REFLEKSI: Wah hebat juga  Pak Amien Rais belum juga amin-amin ambisi diusahakan 
menjadi presiden. Good luck! 

http://www.indopos.co.id/index.php?act=detail_c&id=302014

Senin, 03 Sept 2007,

Amien Berpeluang Dicapreskan Lagi 




JAKARTA - Partai Amanat Nasional (PAN) membuat langkah lebih dini tentang 
pencalegan kadernya. Kemarin (2/9), dalam acara silaturahmi nasional kader 
eksekutif-legislatif PAN di Hotel Sahid, Jakarta, ditetapkan bahwa caleg 
terpilih dari PAN harus kader yang memperoleh suara terbanyak dalam pemilu.

"Sistem nomor urut kami tinggalkan," kata Ketua Umum DPP PAN Soetrisno Bachir.

Sistem suara terbanyak dipilih supaya target 15 persen kursi DPR tercapai. 
Dengan demikian, selain kader PAN yang dicalegkan berlomba-lomba memperoleh 
suara sebesar-besarnya, kalau target 15 persen tercapai, PAN bisa mengajukan 
capres sendiri.

Silaturahmi nasional kader PAN yang dibuka kemarin dihadiri, antara lain, 
Mensesneg Hatta Radjasa, Mendiknas Bambang Sudibyo, Gubernur Jambi Zulkifli 
Nurdin, mantan Ketua MPR Amien Rais, serta sejumlah wali kota dan bupati dari 
PAN. Ditambah anggota DPR dan DPRD, total peserta mencapai 2.000 orang.

Selain memutuskan pencalegan dini dengan sistem suara terbanyak, forum tersebut 
diisi pemberian PAN Award kepada Rais Am PB NU KH Achmad Sahal Mahfudz dan 
mantan Ketua Umum PP Muhammadiyah Prof Dr Syafi'i Ma'arif. Tapi, Kiai Sahal dan 
Buya Syafi'i -sapaan Syafi'i Ma'arif- tidak hadir untuk menerima PAN Award.

Soetrisno menyatakan, dengan sistem suara terbanyak, nomor urut dan posisi 
politik di kepengurusan partai tidak menjadi jaminan terpilih sebagai anggota 
DPR. "Sekjen Zulkifli Hasan dan Ketua Bapilu Totok Daryanto tidak bisa terpilih 
jika tidak rajin turun ke daerah," tegasnya. 

Yang akan terpilih adalah kader yang bekerja keras dan mengakar. "Caleg nomor 
urut satu nanti bisa saja dikalahkan nomor enam," ujarnya.

Dengan asumsi 550 anggota DPR, pada pemilu mendatang, PAN menargetkan merebut 
minimal 85 kursi. "Target psikologisnya sebenarnya 100 kursi. Apakah para kader 
siap mencapai target tersebut?" kata Soetrisno. 

"Siap," ujar ribuan kader PAN yang hadir dari kabupaten/kota serta utusan 
provinsi di seluruh Indonesia tersebut.

Wakil Sekjen DPP PAN Dede Yusuf kemarin tampil membacakan putusan peraih PAN 
Award. Menurut dia, selama tiga bulan, panitia seleksi melakukan kajian dan 
riset terhadap tokoh-tokoh yang dinilai pantas mendapat PAN Award. Hasilnya, 
diputuskan Kiai Sahal dan Buya Syafi'i menerima award tersebut.

Di hadapan ribuan kader PAN, profil kedua tokoh itu ditampilkan di layar lebar 
dengan komentar sejumlah tokoh serta cendekiawan NU dan Muhammadiyah. Sosok 
kesederhanaan, daya kritis, ketegasan, dan komitmen moral keduanya menjadi 
pilihan utama pemberian penghargaan tersebut.

Soal calon presiden yang diusung PAN, Soetrisno menyatakan akan melihat raihan 
suara PAN serta perkembangan polling yang dilakukan per tiga bulan. Pendiri PAN 
Amien Rais berpeluang dicalonkan kembali jika data polling-nya tinggi.

Namun, Amien menyatakan tidak tertarik soal peluang dirinya maju kembali dalam 
pilpres. "Setiap hari, sering saya dengar kalau dan kalau," ungkapnya. 

Dia hanya berpendapat, jika dalam dua tahun ke depan tidak ada perubahan 
mendasar bagi rakyat, sudah tepat dilakukan perubahan kepemimpinan nasional. 
"Diperlukan pemimpin yang kreatif dan berani. Kalau tidak berani, tidak usah 
jadi pemimpin," tegasnya. 

Sosok presiden kreatif dan berani diperlukan agar tidak mudah didikte 
kepentingan asing serta pihak pemodal. (adb


[Non-text portions of this message have been removed]



Post message: [EMAIL PROTECTED]
Subscribe   :  [EMAIL PROTECTED]
Unsubscribe :  [EMAIL PROTECTED]
List owner  :  [EMAIL PROTECTED]
Homepage    :  http://proletar.8m.com/ 
Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
    http://groups.yahoo.com/group/proletar/

<*> Your email settings:
    Individual Email | Traditional

<*> To change settings online go to:
    http://groups.yahoo.com/group/proletar/join
    (Yahoo! ID required)

<*> To change settings via email:
    mailto:[EMAIL PROTECTED] 
    mailto:[EMAIL PROTECTED]

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
    [EMAIL PROTECTED]

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
    http://docs.yahoo.com/info/terms/
 

Kirim email ke