Orang beragama itu pasti jadi baik? Mmm ... pengalaman hidup saya di Indonesia kok tidak menunjukkan indikator bahwa taat beragama akan jadi orang baik. Contohnya anda tahu kan, rajin sholat rajin sembahyang tapi kelakuannya di jalan raya begitu buas begitu egois, padahal tertib berlalu-lintas kan cermin keadaban suatu bangsa. Belum lagi korupsinya ... Sori ... bulan puasa malah dimanfaatkan dengan amat sangat baik untuk mengancam, menekan/ menindas pihak2 lain seperti restoran, pemilik usaha/ pabrik (soal thr), kafe. Juga selalu 'menghimbau' pihak2 lain untuk menghormati ibadah puasa, padahal kalau umat lain merayakan hari raya mereka tidak begitu dihormati ... bahkan ada yang dilarang2
Attachment anda pada nilai-nilai yang sudah ditanamkan pada anda kadang membutakan anda pada kenyataan... bahwa banyak orang yang sebenarnya merasa tidak nyaman dengan model beragama seperti itu. Mahir menghapalkan ayat-ayat suci, tapi pada orang lain bertindak keji. Saya harap anda mau lebih bijak lagi dalam menyikapi persoalan di sekitar kita. Trims "utusan.allah" <[EMAIL PROTECTED]> wrote: Allhu Akbar.. Dan selama bulan puasa ini saya akan minum khamar sedikit lebih banyak dari biasanya dan makan pagi saya tambah sepotong daging babi asap dari pegunungan Alpen.. Allahu Akbar. Dan terima kasih buat Hasan Basri yang bukan dari Basrah. --- In [email protected], [EMAIL PROTECTED] wrote: > > Jusfiq yang terhormat, > Saya ingin mengucapkan selamat ramadhan buat anda. Dan barangkali > jika bukan cuma saya, hanya segelintir orang yang mengucapkan selamat > puasa atau ramadhan atau lebaran buat anda, Jusfiq Marajalelo. > > Saya tidak perduli apakah anda akan berpuasa atau tidak. Islam mutazilah > atau muslim ultra sekular. Yang saya perduli adalah kenapa begitu banyak > orang yang melulu selalu kampanye membela agamanya, dengan amat > tidak berprikemanusiaan memestakan kekerasan yang pernah terjadi terhadap > anda. Kasus pemukulan yang disiarkan di milis ini bukan saja tidak senonoh > tapi juga tidak senonon. Dan saya amat menyayangkan kedangkalan rasa > kemanusiaan mereka. > > Ada yang menyangka saya membela anda lantaran kesukuan. Bukan saja > itu tidak benar, bahkan jejak sejarah saya di net dimulai justru dengan > melabrak > etnis saya sendiri. Beberapa neter yang memproklamirkan permusuhan dulu > sebagian malah orang minang. > > Memang kita bertiga dengan Edizal pernah dikenal dengan 3 serangkai padang > yang lupa dengan kulit. Tapi dengan Edizal sekalipun misalnya saya selalu > bertempur argumen misalnya waktu saya gugat bahwa orang minang bukan > cuma secara general terkenal kikir, tapi adat istiadat mereka memalukan. > > Saya tidak mempermasalahkan anda beranjing anjing ke orang. Atau orang > menganjing anjingkan anda. Cara orang bicara memang beda beda. Cuma > lucunya ketika anda misalnya mengatakan orang Islam kebanyakan bodoh > dan kejam dan keji, beberapa neter muslim yang baru saja bilang selamat > berbulan puasa, seolah olah hati mereka suci di bulan suci- merespon tulisan > anda dengan menyukuri penganiayaan yang pernah terjadi pada anda yg ironisnya > justru membenarkan statemen yang pernah anda pernah tulis. > > Itu yang mengagumkan dari anda Jusfiq. Karena situ saya bisa memfilter > temperamen orang yang mengaku beragama dengan personal statistik. Boleh > dibilang jika ukuran iman seseorang terhadap agamanya adalah compassion > for others, tidak ada satupun manusia di milis ini yang benar benar mengerti > dan menjalani agama mereka dengan baik. Tidak juga yang berbalas balasan > mengucapkan SELAMAT BERIBADAH PUASA. > > Saya Habe, walaupun bukan penggemar Muhammad tetap mengakui bahwa > his last sermon adalah salah satu pidato kemanusiaan yang monumental. > Salah satu point Muhammad adalah menganjurkan agar umatnya berlaku > baik dan adil pada orang lain. Dan pemukulan terhadap anda serta perayaannya > adalah sama sekali unjust dari sudut manapun kita memandang. > > Well, Jusfiq yang terhormat. Selamat Ramadhan buat anda. Jika berpuasa > nikmatilah. Jika tidak berpuasa juga nikmatilah. Ibadah adalah bukan urusan > orang lain, itu sangat personal. Tapi bagaimanapun saya tahu niat anda > berkasar kasar di net adalah niat yang baik. Dan bukanlah Tuhan memberikan > pahala pada manusia terlebih dahulu dari niatnya, setelah itu tindakannya? > > Jusfiq anda pasti masuk surga, rasanya > > > Habe > > > </HTML> > > > [Non-text portions of this message have been removed] > --------------------------------- Got a little couch potato? Check out fun summer activities for kids. [Non-text portions of this message have been removed] Post message: [EMAIL PROTECTED] Subscribe : [EMAIL PROTECTED] Unsubscribe : [EMAIL PROTECTED] List owner : [EMAIL PROTECTED] Homepage : http://proletar.8m.com/ Yahoo! Groups Links <*> To visit your group on the web, go to: http://groups.yahoo.com/group/proletar/ <*> Your email settings: Individual Email | Traditional <*> To change settings online go to: http://groups.yahoo.com/group/proletar/join (Yahoo! ID required) <*> To change settings via email: mailto:[EMAIL PROTECTED] mailto:[EMAIL PROTECTED] <*> To unsubscribe from this group, send an email to: [EMAIL PROTECTED] <*> Your use of Yahoo! Groups is subject to: http://docs.yahoo.com/info/terms/
