KOMPAS Senin, 10 September 200
Bahan peledak Motif Penimbunan Detonator di Kota Cimahi Belum Jelas Cimahi, Kompas - Sampai Minggu (9/9) kemarin Kepolisian Daerah Jawa Barat belum bisa menjelaskan secara rinci mengenai motif, asal-muasal maupun digunakan untuk apa ribuan detonator yang ditemukan di Kelurahan Cigugur Tengah, Kecamatan Cimahi Tengah, Kota Cimahi, Sabtu lalu. Terkait kasus itu, polisi setidaknya sudah memeriksa 15 saksi, termasuk DW (60), pemilik rumah tempat barang berbahaya itu ditemukan, yang diperiksa secara intensif. Menurut Solihin (50), tetangga >small 2small 0<, >small 2small 0< merupakan pribadi yang tertutup, namun dia dikenal ramah terhadap tetangga dan aktif dalam kegiatan di masyarakat. >small 2small 0< sudah tinggal di daerah itu lebih dari 30 tahun bersama istri dan anaknya. Meski demikian, Solihin tidak tahu pasti apa pekerjaan karena setiap waktu dia selalu berada di rumah. "Saya tidak berani bertanya," katanya. Solihin mengakui, beberapa kali dia melihat ada orang yang datang ke rumah . Mereka biasanya mengenakan pakaian biasa, membawa tas kecil. Selebihnya dia tidak tahu apa yang dikerjakan di dalam rumah. Satu hal yang pasti, ujar Solihin, dan istrinya adalah orang yang pendiam. Mereka hanya menjawab sekadarnya jika ditanya sesuatu. Tetangga lain, Didi Sukardi, menyatakan, dikenal taat dalam beribadah. Bapak lima anak dan empat cucu itu sering beribadah bersama di masjid. Namun, Didi tidak pernah tahu bagaimana mencukupi kebutuhan hidup sehari-hari keluarganya karena tidak pernah terlihat meninggalkan rumah. Rumah yang dikunjungi kemarin tampak sepi. Di teras rumahnya masih tersisa sarung tangan karet yang dipergunakan oleh petugas kepolisian untuk memeriksa lokasi penemuan bahan kimia serta ribuan detonator, Sabtu lalu. Dari kaca depan tampak televisi menyala di ruang tamu, tetapi tidak tampak orang di dalam rumah. Menurut Kepala Polda Jabar Inspektur Jenderal Sunarko Danu Ardanto kepada wartawan di Markas Polres Cimahi, polisi telah memeriksa 15 saksi menyangkut kepemilikan bahan-bahan berbahaya itu. Pemeriksaan lebih intensif ditujukan terhadap tiga orang. Polisi juga sudah menetapkan sebagai tersangka dari pengembangan kasus sebelumnya di Desa Rawabogo, Kecamatan Ciwidey, Kabupaten Bandung. "Kami belum bisa memberikan penjelasan mengenai motif maupun latar belakang sampai ada pemeriksaan lebih lanjut terhadap saksi, begitu juga dengan penggunaan barang-barang tersebut," ujar Sunarko. Polisi menemukan ribuan detonator di Kelurahan Cigugur Tengah. Selain itu, petugas juga menemukan 20 kilogram belerang, serbuk berwarna yang masih akan diuji oleh Pusat Laboratorium Forensik Mabes Polri. (eld [Non-text portions of this message have been removed] Post message: [EMAIL PROTECTED] Subscribe : [EMAIL PROTECTED] Unsubscribe : [EMAIL PROTECTED] List owner : [EMAIL PROTECTED] Homepage : http://proletar.8m.com/ Yahoo! Groups Links <*> To visit your group on the web, go to: http://groups.yahoo.com/group/proletar/ <*> Your email settings: Individual Email | Traditional <*> To change settings online go to: http://groups.yahoo.com/group/proletar/join (Yahoo! ID required) <*> To change settings via email: mailto:[EMAIL PROTECTED] mailto:[EMAIL PROTECTED] <*> To unsubscribe from this group, send an email to: [EMAIL PROTECTED] <*> Your use of Yahoo! Groups is subject to: http://docs.yahoo.com/info/terms/
