Refleksi: Netters! Benarkah keterangan SBY ini.

http://www.suarapembaruan.com/News/2007/09/13/index.html

SUARA PEMBARUAN DAILY 
--------------------------------------------------------------------------------

Indonesia Bukan Penganut Ekonomi Neoliberalisme
 

 

SP/Adi Marsiela 

Presiden Susilo Bambang Yudhoyono hadir dalam peringatan Dies Natalis ke-50 
Universitas Padjadjaran (Unpad) di aula Graha Sanusi Hardjadinata, Kampus 
Unpad, Bandung, Rabu (12/9). 

[BANDUNG] Presiden Susilo Bambang Yudhoyono menegaskan, Indonesia bukan 
penganut ekonomi neoliberalisme, seperti dituduhkan atau dikhawatirkan 
sementara kalangan. Indonesia tetap konsisten pada pilihannya, yakni ekonomi 
terbuka berkeadilan sosial yang senapas dan sejiwa dengan UUD 1945. 

Penegasan itu dinyatakan Presiden Yudhoyono dalam Orasi Ilmiah bertema 
"Membangun Daya Saing Bangsa Menjadi Negara Maju", di Auditorium Universitas 
Padjadjaran (Unpad), Bandung, Rabu (12/9) dalam forum Sidang Terbuka Senat 
Unpad, memperingati Dies Natalis ke-50. "Bagaimana pun pasar yang efisien kita 
perlukan, bukan pasar absolut. Oleh karena itu kita menolak market 
fundamentalis. Peran pemerintah sangat penting karena pasar tidak bisa 
mendapatkan equity, pemerataan keadilan. Mesti ada intervensi yang wajar dari 
pemerintah," katanya. 

Menurut Presiden Yudhoyono yang didampingi Ibu Negara Kristiani Herrawati dan 
beberapa menteri, peran pemerintah tetap harus ada dan bahkan penting dalam 
sistem ekonomi yang dianut Indonesia. Tidak bisa menyerahkan sepenuhnya pada 
mekanisme pasar, seperti dianut neoliberalisme. "Inilah pilihan kita, sehingga 
growth with equity itu betul-betul dapat kita wujudkan. Saya secara pribadi 
kurang percaya dengan teori trickle down effect," kata Presiden yang juga 
meresmikan Gedung Rektorat Unpad seusai menyampaikan orasi ilmiah. 

Dengan sistem ekonomi yang dianut ini, Presiden yakin Indonesia bisa menjadi 
negara maju. Terlepas dari ramalan, termasuk ramalan optimistis, Indonesia 
harus bekerja keras untuk mencapai semua itu. "Tidak ada jalan pintas untuk 
menjadi negara maju, semuanya melalui proses," kata Presiden. 

Untuk itu, katanya, pertama diperlukan sikap optimistis bukan pesimistis, 
apalagi hanya dengan menganggap diri rendah dan tidak mampu. Indonesia adalah 
negara dan bangsa yang besar dan mampu bersaing dengan bangsa dan negara lain. 
"Saya paling tidak suka kalau ada orang Indonesia menjelek-jelekkan bangsa 
Indonesia sendiri dan menganggap bangsa lain lebih hebat," kata Kepala Negara. 

Ditegaskannya, Indonesia adalah bangsa yang besar, memiliki sejarah besar, 
wilayah besar, potensi besar dengan penduduk besar. Semua kemajuan dan kejayaan 
sebagai bangsa diyakininya bisa dicapai jika rakyatnya rukun dan mau bekerja 
keras. Karena itu sikap optimistis sangat diperlukan, bukan pesimistis yang 
hanya memandang suatu masalah dari sisi kesulitan mengatasinya. 

Diingatkannya juga, globalisasi yang tidak dapat dihindari oleh siapapun makin 
hari makin keras, makin kejam dan bahkan tidak adil. "Globalisasi itu jahat, 
ada yang ingin mendominasi, ada yang ingin dapat untung sebanyak-banyaknya, ada 
yang ingin mengatur berlebihan, tetapi ada baiknya, teknologi, pasar, network," 
katanya. 

Karena itu diperlukan langkah konkret, yakni membangun daya saing, menyiapkan 
semua hal agar tidak dijahati, tetapi tampil menjadi pemenang dalam globalisasi 
ini. [Y-3/153] 



--------------------------------------------------------------------------------
Last modified: 13/9/07 

[Non-text portions of this message have been removed]



Post message: [EMAIL PROTECTED]
Subscribe   :  [EMAIL PROTECTED]
Unsubscribe :  [EMAIL PROTECTED]
List owner  :  [EMAIL PROTECTED]
Homepage    :  http://proletar.8m.com/ 
Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
    http://groups.yahoo.com/group/proletar/

<*> Your email settings:
    Individual Email | Traditional

<*> To change settings online go to:
    http://groups.yahoo.com/group/proletar/join
    (Yahoo! ID required)

<*> To change settings via email:
    mailto:[EMAIL PROTECTED] 
    mailto:[EMAIL PROTECTED]

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
    [EMAIL PROTECTED]

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
    http://docs.yahoo.com/info/terms/
 

Kirim email ke