Refleksi: Membangun jembatan antara kaya dan miskin bukan jalan penyelesaikan masalah kemiskinan, tetapi yang dibutuhkan ialah kesempatan mempertinggi tinggi hidup bagi si miskin dengan jalan (a) mempunyai pekerjaan dengan upah yang memada, (b) tersedia lapangan pendidikan bermutu tanpa membebankan pendapatan si miskin, (c) pelayanan kesehatan dengan prevensi dan pemyembuhkan dari penyakit dengan sebaik-baiknya (d) kesempatan memperoleh air bersih dengan harga termurah (e) keamanan lingkungan. (f) Kehidupan rakyat tidak diasaskan dengan belaskasihan dermawan tetapi sebagai salah satu landasan utama hak kemanusian. Lain dari pada itu hanya dongengan di bawah sinar bulan purnama!
http://www.antara.co.id/arc/2007/9/14/presiden-tak-perlu-pertentangkan-antara-kaya-dan-miskin/ 14/09/07 15:29 Presiden: Tak Perlu Pertentangkan Antara Kaya dan Miskin Jakarta (ANTARA News) - Presiden Susilo Bambang Yudhoyono meminta seluruh pihak tidak mempertentangkan antara kalangan yang berpunya dengan yang miskin, apalagi kalau nuansanya bermusuhan. "Selaku yang mengemban amanah memimpin negeri ini, saya tidak ingin melihat adanya pertentangan itu. Tetapi yang perlu dibangun adalah adanya jembatan antara kalangan kaya dan miskin," kata Presiden Yudhohono, saat meresmikan penggunaan Rumah Sehat Masjid Agung Sunda Kelapa (RSMASK), Jakarta Pusat, Jumat. Didampingi Wakil Presiden (Wapres), M. Jusuf Kalla, dan sejumlah anggota Kabinet Indonesia Bersatu (KIB), antara lain Menteri Agama Maftuh Basyuni, Menkes Siti Fadilah Supari, Mendagri Mardiyanto, dan Gubernur DKI Jakarta Sutiyoso, meninjau langsung fasilitas RSMASK yang berada di sisi kanan Masjid Sunda Kelapa itu. RSMAK dimaksudkan untuk memberikan layanan kesehatan cuma-cuma yaitu klinik gratis 24 jam, bagi kaum dhuafa terutama di ibukota Jakarta dan sekitarnya. Terdiri atas lima lantai, RSMAK memiliki perlengkapan medis menelan biaya sekitar Rp4 miliar, dengan fasilitas Unit Gawat Darurat (UGD), Poli Umum, Poli Gigi, Laboratorium, Apotik dan perlengkapan USG. Menurut Presiden Yudhoyono, dirinya mendorong setiap keluarga yang memiliki kekayaan berlebih untuk membantu kalangan miskin atau kaum dhuafa. "Ini merupakan pendekatan positif. Dengan menjembatani kalangan berpunya dan yang miskin yang dilandasi kewajiban moral, kewajiban sosial, kewajiban agama, diharapkan menjadi salah satu cara mengentaskan kemiskinan di tanah air," ujar Presiden. Di tengah bulan bulan suci Ramadhan ini, diutarakan Kepala Negara, perilaku berbagi kepada saudara-saudara yang kurang beruntung diharapkan dapat terus dipertahankan. Pembangunan RSMASK ini, katanya, pantas untuk ditiru, dimana dana yang digunakan atau dikelola berasal dari dari dana Zakat, infak, sedekah dan wakaf masyarakat. "Dana-dana tersebut, jika dikelola secara amanah dan profesional zakat bisa didayagunakan secara tepat dan strategis," tegas Presiden. Kepala Negara juga mengucapkan terimakasih kepada Badan Amil Zakat Nasional (Baznas), Dompet Dhuafa Republika, dan Masjid Agung Sunda Kelapa atas berdirinya RSMASK yang dapat dimanfaatkan kalangan miskin untuk meningkatkan kesehatannya. "Saya mengetuk pintu hati semua pihak untuk lebih dermawan, membantu secara ikhlas sehingga perbuatan mulia itu dapat membikin suasana semakin teduh dan penuh pertanggungjawaban," demikian Presiden Yudhoyono. (*) Copyright © 2007 ANTARA [Non-text portions of this message have been removed] Post message: [EMAIL PROTECTED] Subscribe : [EMAIL PROTECTED] Unsubscribe : [EMAIL PROTECTED] List owner : [EMAIL PROTECTED] Homepage : http://proletar.8m.com/ Yahoo! Groups Links <*> To visit your group on the web, go to: http://groups.yahoo.com/group/proletar/ <*> Your email settings: Individual Email | Traditional <*> To change settings online go to: http://groups.yahoo.com/group/proletar/join (Yahoo! ID required) <*> To change settings via email: mailto:[EMAIL PROTECTED] mailto:[EMAIL PROTECTED] <*> To unsubscribe from this group, send an email to: [EMAIL PROTECTED] <*> Your use of Yahoo! Groups is subject to: http://docs.yahoo.com/info/terms/
