Yah, kalau sudah tergila-gila (nyokot) sama sesuatu, pandangannya jadi tidak
obyektif lagi deh. Entah itu Islam atau Amerika. Kalau tergila2 sama Islam
tidak mau tahu kalau ada begitu banyak ketidakberesan dalam ajaran agama dan
orang2nya. Fans Amerika juga begitu.
Makanya saya tidak mau tergila2 dengan sesuatu, sebaik apapun itu di-klaim.
Aman Sentosa <[EMAIL PROTECTED]> wrote:
Ya Allah, ya Robbi.......
Republik Indonesia ini negara apa sih ?
Tahu ada berita begini koq:
* Presidennya tenang2 saja.
* Pemerintah diem2 saja,melihat warganya disiksa orang2 biadab.
* Parlemen pura2 tidak tahu
* Rakyatnya ayem2 saja.
* Partai2/Ormas2 yg biasanya lebar mulutnya dan sok beringasan
berdemonstrasi, sekarang menghadapi penyiksa2 TKI/TKW dari negeri pujaan
mereka pada tutup mata , mulut dan telinga.
Pantesan negeri se-upil malaysia berani melecehkan Indonesia yg kaya gajah
lumpuh !!
Republik Indonesia ini negara apa sih ? Kalau begini terus,aku malu jadi orang
Indonesia !
Sunny <[EMAIL PROTECTED]> wrote: refleksi: Masyaallouh! Bagaimana tuan-tuan dan
nyonya-nyonya berkuasa, kalian tidak bersuara memberi perlindungan dan
pembelaan kepada TKI karena merugikan bisnis kalian? Sebagaimana biasa tentunya
MUI juga membungkam.
HARIAN ANALISA
Edisi Senin, 17 September 2007
Buruh Migran Indonesia Diamputasi setelah Disiksa Majikan
Pontianak, (Analisa)
Lembaga swadaya peduli buruh migran, Migrant CARE, mengungkapkan bahwa seorang
pembantu rumah tangga (PRT) migran asal Indonesia di Saudi Arabia dalam kondisi
kritis setelah menjalani operasi amputasi kaki dan tangan yang diduga akibat
penganiayaan majikan.
Direktur Eksekutif Migrant CARE, Anis Hidayah dalam keterangan tertulis di
Pontianak, Minggu, menyatakan hingga kini belum diketahui identitas lengkap
dari PRT migran tersebut.
Namun, lanjutnya, informasi mengenai kasus itu berdasarkan laporan dari Nora Al
Jumaih, seorang anggota Saudi National Society for Human Rights tanggal 14
September lalu.
Nora menyebutkan bahwa penganiayaan keji yang dilakukan sepasang majikan itu
antara lain dengan menjemur PRT migran tersebut setiap hari di tengah terik
matahari, dan setelah itu dipukuli dengan batang besi.
Akibatnya giginya lepas dan bibirnya robek-robek. Peristiwa keji itu
diperkirakan berlangsung selama satu bulan terakhir ini dan kasusnya tengah
dimonitor dan akan ditindaklanjuti oleh Saudi National Society for Human
Rights, sebuah institusi semacam KOMNAS HAM di Saudi Arabia. National Society
for Human Rights juga mendesak adanya proses hukum terhadap kasus ini.
Terhadap kasus itu, Migrant CARE mendesak kepada Pemerintah RI (terutama KBRI
Saudi Arabia) untuk segera menindaklanjutinya dengan mencari identitas lengkap
dan mengadvokasinya.
Selain itu, juga melanjutkan desakan untuk kasus penganiayaan keji empat PRT
migran lainnya. Migrant CARE juga mendukung inisiatif Saudi National Society
for Human Rights dalam memonitor dan menindaklanjuti kasus-kasus pelanggaran
HAM terhadap buruh migran di Saudi Arabia. (Ant
[Non-text portions of this message have been removed]
---------------------------------
Fussy? Opinionated? Impossible to please? Perfect. Join Yahoo!'s user panel and
lay it on us.
[Non-text portions of this message have been removed]
---------------------------------
Be a better Heartthrob. Get better relationship answers from someone who knows.
Yahoo! Answers - Check it out.
[Non-text portions of this message have been removed]
Post message: [EMAIL PROTECTED]
Subscribe : [EMAIL PROTECTED]
Unsubscribe : [EMAIL PROTECTED]
List owner : [EMAIL PROTECTED]
Homepage : http://proletar.8m.com/
Yahoo! Groups Links
<*> To visit your group on the web, go to:
http://groups.yahoo.com/group/proletar/
<*> Your email settings:
Individual Email | Traditional
<*> To change settings online go to:
http://groups.yahoo.com/group/proletar/join
(Yahoo! ID required)
<*> To change settings via email:
mailto:[EMAIL PROTECTED]
mailto:[EMAIL PROTECTED]
<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
[EMAIL PROTECTED]
<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
http://docs.yahoo.com/info/terms/