http://www.suarapembaruan.com/News/2007/09/22/Jabotabe/jab01.htm

SUARA PEMBARUAN DAILY 

Presiden Mau Datang, PKL Digusur
 

[JAKARTA] Demi menyenangkan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono, yang akan 
mengunjungi Pasar induk Kramat Jati, Jakarta Timur, para pedagang kecil dan 
pedagang kaki lima (PKL) diusir dengan dalih penertiban. Merasa dilecehkan oleh 
tindakan arogansi petugas, para PKL yang biasa berjualan di lorong dekat los 
pasar baru pun mengamuk. 

"Beginilah kalau budaya asal bapak senang (ABS) masih terus dipelihara," teriak 
seorang PKL, Sabtu (22/9) pagi saat ditemui di lokasi kejadian. 

Pascapenertiban Jumat (21/9) sore, ratusan pedagang sayur-mayur menghancurkan 
kaca ruang maket di lantai dua dan membakar mobil Toyota Kijang pick up milik 
petugas, Jumat sore menjelang malam. Suasana yang seharusnya damai menyambut 
waktu berbuka puasa pun berubah ricuh. 

Pemicu kerusuhan menurut keterangan sejumlah pedagang, karena petugas memukul 
salah seorang pedagang saat penertiban berlangsung. Pendekatan kekuasaan yang 
masih melekat pada karakter petugas, ketimbang pendekatan kemanusiaan, memicu 
suasana menjadi ricuh. 

Karena berniat membalas perlakuan kasar si oknum petugas pengamanan pasar, para 
pedagang pun mencarinya. Namun, karena yang dicari tidak ada di tempat, mereka 
pun melampiaskan kekesalannya dengan mengamuk. 

Ratusan pedagang sayur kaki lima yang mengamuk berlarian ke lantai dua gedung 
utama, di mana terdapat sebuah maket pasar. Mereka menghancurkan kaca-kaca 
jendela. 

Tak puas sampai di situ, mobil Toyota Kijang pick up B 99596 JI milik petugas 
yang diparkir di halaman pasar pun, dirusak dan dijungkirbalikkan, kemudian 
dibakar. 

Menurut Rizal (29) para pedagang marah karena merasa sudah memberi uang 
retribusi setiap hari kepada satpam Rp 3.000-5.000. "Kalaupun mau menertibkan, 
ya caranya yang baik-baik dong jangan kasar," ujarnya. 


Berjaga 

Mengantisipasi kerusuhan susulan maupun hal-hal yang tidak diinginkan lainnya, 
Kepolisian Sektor (Polsek) Kramat Jati dibantu tim dari Kepolisian Resor 
(Polres) Jakarta Timur pun dikerahkan untuk mengamankan keadaan. Hingga pagi 
menjelang kedatangan Presiden, petugas berjaga-jaga di setiap sudut pasar Induk 
Kramat Jati. 

Kepala Polres Jakarta Timur, Komisaris Besar Robinson Manurung mengatakan, 
penjagaan hanya untuk mengantisipasi hal-hal yang tidak diinginkan. Menurut 
Robinson, kondisi saat ini sudah terkendali, dan amarah pedagang pun sudah 
berhasil diredam. Hingga berita ini disusun, polisi belum menetapkan tersangka 
otak dibalik kerusuhan tersebut. 

Sementara itu, Manajer Pasar Induk Kramat Jati, Hari Saksono menolak 
berkomentar mengenai kerusuhan tersebut. Ia hanya mengatakan, anak buahnya 
sudah menjalankan prosedur yang seharusnya. 

Semantara itu, Kepala Areal PD Pasar Jaya, Hari Sasono SH mengatakan, tidak ada 
penambahan personel pengamanan karena para pedagang juga tidak bersifat reaktif 
terhadap kejadian semalam. 

Berdasarkan pantauan di sepanjang Jalan Raya Bogor, terutama di sisi Jalan 
Pasar Kramat Jati, terlihat kurang lebih 100 petugas keamanan berjaga ketat 
menjelang kedatangan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono. Jalanan sedikit 
tersendat sepanjang areal pasar tersebut. [MDM/L-11] 



--------------------------------------------------------------------------------

Last modified: 22/9/07 

[Non-text portions of this message have been removed]



Post message: [EMAIL PROTECTED]
Subscribe   :  [EMAIL PROTECTED]
Unsubscribe :  [EMAIL PROTECTED]
List owner  :  [EMAIL PROTECTED]
Homepage    :  http://proletar.8m.com/ 
Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
    http://groups.yahoo.com/group/proletar/

<*> Your email settings:
    Individual Email | Traditional

<*> To change settings online go to:
    http://groups.yahoo.com/group/proletar/join
    (Yahoo! ID required)

<*> To change settings via email:
    mailto:[EMAIL PROTECTED] 
    mailto:[EMAIL PROTECTED]

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
    [EMAIL PROTECTED]

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
    http://docs.yahoo.com/info/terms/
 

Kirim email ke