Allah Adalah Puncak Kejahatan Melebihi Iblis berdasarkan Hadist ???

> irwank <[EMAIL PROTECTED]> wrote:
> AFAIK, sombong memang bukan untuk makhluq.. dan hanya Allah yang 
> berhak 'mengenakan'nya.. Namun menuduh Allah sebagai biang kerok 
> kejahatan, jelas" menghina Allah.. Dan barangsiapa yang menghina 
> Allah, tiada lain (hakikatnya) sedang menghinakan dirinya sendiri.. 
> sooner or later.. Tersenyumlah selama masih bisa, mus.. tapi 
> percayalah, kebohongan ente gak bakal berumur panjang.. Wallahu 
> a'lam..
> 


Anda itu pikun ya?  Coba deh anda baca lagi yang anda tulis
sebelumnya, bukankah anda sendiri yang menyatakan bahwa "sombong itu
puncak kejahatan" ???  Yang saya tulis bahkan sebaliknya, saya malah
bilang bahwa "sombong itu bukanlah kejahatan".

Bagi saya, sombong itu hanyalah kebanggaan seseorang akan kelebihannya
yang tidak perlu membuat siapapun jadi sakit hati.  Setiap orang
berhak untuk sombong, dengan kesombongannya itu kadang2 orang yang
rendah diri bisa menjadi percaya diri.  Dengan rendah hati saya
menyatakan bahwa saya tidak akan benci atau sakit hati melihat orang
yang sombong.  Apalagi professi saya sebagai pendidik, yang ada
kalanya harus bisa memancing anak murid saya untuk menjadi sombong
sekedar mendorong mereka untuk lebih berprestasi.  Murid satu
menyombong akan mendorong murid lainnya berusaha menyainginya. 
Demikianlah, kesombongan satu murid bisa mendorong prestasi murid2
lainnya.  Semua ini sudah sangat jelasnya diajarkan dalam Psikologi
pendidikan.

Namun karena anda diracuni ajaran2 AlQuran, malah pikiran anda jadi
sesat, hidup selalu mencurigai orang lain untuk hal2 yang buruk. 
Apalagi anda bilang, "Sombong adalah Puncak Kejahatan", hal inilah
menjadikan Allah secara otomatis sebagai mahluk yang paling jahat
melebih Iblis.  Karena ternyata iblispun enggak boleh sombong, iblis
harus takut kepada Allah.

Anda dengan secara tidak langsung telah mengakui bahwa "Allah sombong
ini sebagai paling jahat, puncaknya kejahatan", waaah.... segala maha
memang diborong Allah, termasuk "maha jahat"..... begitulah sebenarnya
yang anda nyatakan meskipun secara tidak langsung.

Lalu kenapa anda malah mengutuk saya dengan sumpah serapah???  Apa
salahnya saya???  Semua pendapat saya sama sekali tidak ada prasangka
buruk kepada siapapun seperti halnya anda.  Bukankah sudah saya
katakan berulangkali???  Sombong itu bukanlah kejahatan, janganlah
kita membenci hanya karena melihat ada orang yang sombong.

Bukankah anda yang beriman ini justru tersesat dengan prasangka2 buruk
sehingga menganggap bahwa "sombong itu puncak kejahatan" ????  Allah
itu sombong boleh, tapi kita yang sebagai manusia tidak boleh sombong,
sombong itu bukan untuk mahluk tapi cuma untuk Allah.  Demikianlah
yang anda katakan, yang kesimpulannya adalah bahwa Allah bukan mahluk
tapi iblis dalam puncak kejahatannya.  INGAT YA, ini bukan kata2 saya,
tapi adalah kesimpulan atau summary daripada pemahaman anda tentang
"sombong puncak kejahatan".  Ini bukan paradoks, karena paradoks itu
artinya berlawanan, saya tetap sama tidak berubah pendapatnya sehingga
tidak ada yang berlawanan.  Justru anda yang pendapatnya paradox,
mulanya bilang "sombong puncak kejahatan", tetapi kebentur dengan
tulisan saya yang menyimpulkan Allah yang sombong ini juga puncak
kejahatan.  Setelah terbentur, anda malah berbalik, anda bilang
"Sombong itu boleh untuk bukan mahluk".  Saya manusia hanyalah mahluk
yang tidak boleh sombong, hanya Allah yang boleh jadi iblis karena
boleh mencapai puncak kejahatan dengan sombongnya itu.  ITULAH YANG
KITA NAMAKAN PARADOX !!!  Manusia tak boleh sombong, tapi Allah boleh
sombong.  Tak peduli bedanya manusia dan Allah, yang pasti kata
sombong itu merupakan puncak kejahatan menurut pemahaman anda !!!!

Ny. Muslim binti Muskitawati.






Post message: [EMAIL PROTECTED]
Subscribe   :  [EMAIL PROTECTED]
Unsubscribe :  [EMAIL PROTECTED]
List owner  :  [EMAIL PROTECTED]
Homepage    :  http://proletar.8m.com/ 
Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
    http://groups.yahoo.com/group/proletar/

<*> Your email settings:
    Individual Email | Traditional

<*> To change settings online go to:
    http://groups.yahoo.com/group/proletar/join
    (Yahoo! ID required)

<*> To change settings via email:
    mailto:[EMAIL PROTECTED] 
    mailto:[EMAIL PROTECTED]

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
    [EMAIL PROTECTED]

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
    http://docs.yahoo.com/info/terms/
 

Kirim email ke