Tak Percaya Allah Boleh Tapi Tetaplah Beragama Islam !!!

> "Ibrahim Y. Syihab" <[EMAIL PROTECTED]> wrote:
> Mari tinggalkan agama barbariannya si muhammad. Saya sendiri udah 
> lebih dari 7 tahun murtad, ajaran agama yang konon sangat 
> demokratis, sangat penuh kasih terhadap sesama, ternyata omong 
> kosong. Ayah bunuh anak krn agama islam, bukan krn apa2. 
> 



Itulah pandangan yang salah !!!  Kalo anda beragama Islam, tak perlu
keluar dari Islam, karena tugas anda untuk mengubah citra Islam yang
buruk itu agar bisa diperbaiki.  AlQuran bisa kita ubah, sama seperti
halnya Bible bisa kita ubah.  Mengubah yang tidak baik menjadi lebih
baik, mengubah yang salah menjadi tidak salah, dengan demikian dunia
menjadi aman dan damai.

Tidak ada gunanya kita masuk agama yang baik, karena agama yang baik
tidak perlu perbaikan lagi.  Justru kita harus masuk kedalam agama
yang tidak baik agar kita bisa mengubahnya menjadi baik.

Di Amerika bukan cuma orang Kristen yang banyak masuk Islam, juga
banyak orang Buddha yang masuk Islam, meskipun mereka tak pernah
percaya adanya Allah.  Menjadi Islam tak perlu percaya Allah, sama
halnya, menjadi Kristen tak perlu percaya Yesus.  Banyak anggauta2 FBI
yang masuk Islam atas pertolongan saya, mereka bukan percaya Islam,
melainkan bertugas memantau ulama2 Islam yang mendalangi teror2.

Kalo ajaran Islam melarang minuman keras maupun makan babi, beda
sekali dengan Islam di Amerika.  The Nation of Islam dibawah pimpinan
Farakhan selalu mengadakan pertemuan di-hotel2 mewah dengan minuman
keras dan makan babi panggang.  Shalat pun berbahasa Inggris, padahal
uztad Rony di Indonesia dihukum 5 tahun karena bershalat pakai bahasa
Indonesia.  Demikianlah, Islam hanya bisa diubah oleh umatnya sendiri,
dan saya adalah umat Islam sejak dilahirkan, apakah saya harus keluar
dari Islam membiarkan saudara2ku yang beragama Islam menjadi korban
kepercayaannya yang biadab ini ???  tentunya tidak begitu khan ??? 
Demikianlah pemerintah Amerika benar2 berhati emas, negara ini
mengeluarkan jutaan dollar hanya untuk membantu umat Islam
menyelesaikan masalahnya sendiri tanpa dengan kekerasan.  Bahkan
kekerasan teror dijawab dengan tindakan menyadarkannya. Pelaku teror
tidak dibunuh, tapi ditangkap dan diadili dan dihukum sesuai dengan
perbuatannya.  Hanya mereka yang melawan dengan kekerasan saja
akhirnya kalah tertembak dalam kekerasan yang dibuatnya sendiri.

Bayangkanlah, apa yang terjadi kalo saja Grand Ayatollah Sayyid Ali
Husaini al-Sistani yang sangat pro-Barat itu mendadak menjadi Kristen,
dia keluar dari Islam???  Grand ayatollah ini sudah pulang pergi
diobati di Inggris karena sakit parah, Amerika dan Inggris sangat
bergantung kepada Ayatollah ini yang sangat berpengaruh kepada
pengikutnya yang Shiah.  Dia adalah pemimpin Shiah yang paling
berpengaruh di Irak.

Demikianlah, Amerika dan Inggris mengharapkan, dan menugaskan sang
ayatollah ini untuk mengubah tingkah laku umatnya yang biadab. 
Bukankah sia2 biaya yang dikeluarkan Amerika dan Inggris apabila sang
ayatollah ini mendadak masuk Kristen, atau mendadak menjadi pendeta
Buddha berkepala gundul ????

Demikianlah, banyak sekali umat Kristen di Amerika masuk Islam, bukan
karena percaya, melainkan karena bertekad untuk mengubah umat Islam
agar jangan merugikan bangsa Amerika.  Ingatlah, seorang professor
wanita keturunan Arab beragama Islam warga negara Amerika telah
mengangkat dirinya menjadi uztad untuk memimpin sembahyang jum'at di
mesjid terbesar di New York, ternyata diterima dan disetujui oleh
semua ulama dan umat Islam diseluruh Amerika.  Padahal AlQuran
melarang wanita menjadi Imam.  Kita ubah AlQuran agar tunduk kepada
HAM, karena hanya umat Islam sajalah yang berhak mengubah AlQuran
bukan Allah.  Allah tidak pernah menulis AlQuran, karena AlQuran
ditulis oleh manusia, maka manusia jugalah yang harus bisa mengubahnya.

Coba saja anda bayangkan kebalikannya, apa jadinya kalo semua orang
Islam masuk agama Kristen agar umat Kristen menjadi biadab seperti
mereka yang Islam....  mungkinkah ???  Tentu saja sia2, karena pada
dasarnya semua manusia takut berbuat jahat.  Mana mungkin umat Kristen
yang dulunya jahat karena ajaran Yesus juga sama biadabnya dengan
ajaran Islam, setelah berhasil diedit oleh Paulus akhirnya umat
Kristen mau tunduk kepada HAM, mereka setuju agar gereja keluar dari
politik, dan terciptalah dunia sekuler akibat adanya kesadaran umat
Kristen.  Kalopun ada umat Islam sengaja menyusup untuk menjadikan
agama Kristen sekarang menjadi seperti agama Islam, tentunya akan
ditolak, karena berarti umat Kristen harus kembali mempraktekan
kebiadabannya dizaman dulu, dan hal itu tak mungkin, karena tak ada
manusia yang berakal mau kembali balik ke masa gelap dimasa lampaunya.
 Sangatlah berbeda dengan umat Islam, mereka justru sebaliknya, sangat
bangga mempertahankan keaselian kebiadaban AlQuran dimasa lalunya. 
Inilah kebiadaban yang biadab, karena kebiadaban bukan seharusnya
dipertahankan malah sebaliknya harus bisa diubah menjadi beradab.

Ny. Muslim binti Muskitawati.






Post message: [EMAIL PROTECTED]
Subscribe   :  [EMAIL PROTECTED]
Unsubscribe :  [EMAIL PROTECTED]
List owner  :  [EMAIL PROTECTED]
Homepage    :  http://proletar.8m.com/ 
Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
    http://groups.yahoo.com/group/proletar/

<*> Your email settings:
    Individual Email | Traditional

<*> To change settings online go to:
    http://groups.yahoo.com/group/proletar/join
    (Yahoo! ID required)

<*> To change settings via email:
    mailto:[EMAIL PROTECTED] 
    mailto:[EMAIL PROTECTED]

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
    [EMAIL PROTECTED]

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
    http://docs.yahoo.com/info/terms/
 

Kirim email ke