http://www.gatra.com/artikel.php?id=108160

Panglima TNI: Kesejahteraan Bukan Alasan Bentrok

Ranai, 28 September 2007 07:58
Panglima TNI Marsekal Djoko Suyanto mengatakan, masalah kesejahteraan bukan 
satu-satunya pemicu bentrokan antara aparat TNI dan Polri.

"Kalau masalah pendapatan yang rendah, seluruh prajurit juga gajinya sama 
seluruh Indonesia tetapi bukan berarti seluruh prajurit bentrok dengan Polri," 
kata Djoko di Pangkalan Udara Ranai, Kepulauan Natuna, Kamis (27/9).

Djoko mengatakan, banyak warga masyarakat yang memiliki pendapatan lebih rendah 
dari TNI/Polri tetapi tidak bentrok. "Bentrok lebih dipicu oleh masalah-masalah 
elementer seperti tersinggung, semangat korps yang berlebihan dan mabuk. Orang 
mabuk kan gak tau atau sadar apa yang dilakukan," tuturnya.

Selain itu, tambah Panglima TNI, masih kurang intensifnya pembinaan dan 
koordinasi antara komandan satuan bawah TNI dan Polri. "Kami sudah sering 
bertemu, Panglima TNI dan Polri, para kotama di satuan bawah. Memang di level 
lebih bawah, koordinasi masih perlu ditingkatkan," ujarnya.

Meski begitu, lanjut Djoko, koordinasi dan pembinaan yang intensif baik di 
masing-masing instansi maupun antara TNI dan Polri tidak menjamin bentrokan 
antara TNI-Polri tidak akan terjadi lagi.

"Jadi, masalah kesejahteraan hanya merupakan salah satu faktor tetapi bukan 
yang utama," kata Djoko menegaskan.

Dalam arahannya kepada prajurit, Panglima TNI mengingatkan agar seluruh anggota 
TNI untuk rukun dan menjaga soliditas TNI antara TNIB Angkatan Darat, Laut, dan 
Udara.

Lebih penting lagi, tambah Djoko, kerukunan dan soliditas dengan aparat 
keamanan dan ketertiban lainnya, khususnya Polri.

"Bagaimana pun, meski TNI dan Polri tidak lagi berada dalam satu atap, tetapi 
ada peran dan fungsi TNI/Polri yang bersinggungan dan bersentuhan. Karena itu, 
aparat TNI dan Polri tetap perlu untuk menjaga kebersamaan dan rukun," ujarnya.

Sebelumnya, Menteri Pertahanan Juwono Sudarsono menegaskan bentrokan antara TNI 
dan Polri yang masih sering terjadi dikarenakan tingkat kesejahteraan yang 
masih minim.

Bahkan, tambah dia, lima hingga sepuluh tahun mendatang tingkat kesejahteraan 
prajurit TNI masih minim. "Untuk itu, perlu komitmen kuat antara Dephan 
(Departemen Pertahanan), TNI, dan Polri, untuk bisa meningkatkan kesejahteraan 
prajurit di masa datang," demikian Juwono.[EL, Ant]

[Non-text portions of this message have been removed]



Post message: [EMAIL PROTECTED]
Subscribe   :  [EMAIL PROTECTED]
Unsubscribe :  [EMAIL PROTECTED]
List owner  :  [EMAIL PROTECTED]
Homepage    :  http://proletar.8m.com/ 
Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
    http://groups.yahoo.com/group/proletar/

<*> Your email settings:
    Individual Email | Traditional

<*> To change settings online go to:
    http://groups.yahoo.com/group/proletar/join
    (Yahoo! ID required)

<*> To change settings via email:
    mailto:[EMAIL PROTECTED] 
    mailto:[EMAIL PROTECTED]

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
    [EMAIL PROTECTED]

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
    http://docs.yahoo.com/info/terms/
 

Kirim email ke