Coba pakai pikiran yang bening:

1.Muslim untuk membunuh Kafir tdk harus dibantu oleh siapa2,sebab 
kafir yang dibunuh tadi adalah obyek.Di Timur Tengah pengebom bunuh 
diri itu gak ragu2 sama sekali,asal ibunya sudah acc laju.jadi 
tinggal muslim tadi hatinya keder opo enggak.

2.Yesus ketika mau nebus dg cara disalib harus dibantu Yudas dulu 
baru penyaliban terlaksana.Bahkan Yesus malah mau menggagalkan 
penyaliban,buktinya malah ndonga:Eloi Eloi lama sabahtani,terus di 
Getsemani malah sujud kaya wong Islam. 
Jadi mentalnya Tuhanmu itu kok kalah sama pengebom bunuh diri tadi.
Piramboro Dia ngomong seminggu sebelumnya kpd muridnya bahwa Aku 
nanti mau nebus umat sedunia via salib.Kalau ngomong baik2 gitu saya 
yakin Petrus gak memotong kuping tentara Romawi ,malah dimonggo 
monggo.Celakanya lagi dia ngomonginnya malah ketika sudah was dead 
dg penjagal wong Kristen taat yoiku Paulus,yo Paulus pasti bentrok 
dg murid Yesus kan.

Shalom,
tawangalun.




- In [EMAIL PROTECTED], item abu <itemabu@> wrote:
>
> Dgn logika yg sama, kafir2 itu adalah pahlawan jg buat orang islam 
krn dgn adanya kafir orang islam bisa nunjukin gimana mereka jadi 
islam yg baik dgn ngebunuh, ngerampok n merkosa kafir, lalu dpt 
pahala jihad buat bisa ngentotin bidadari perawan abadi dgn 
kontolnya yg ngaceng abadi sepanjang 3 meter itu.
>   
> Kalo ga ada kafir, mana bisa orang islam mati sahid? (ini kalo 
kebeneran orang islamnya koit waktu berjihad di jalan auloh, padahal 
mati sahid itu masih banyak caranya, misalnya dgn mati mencret, mati 
tenggelan, atau mati ketimpa bangunan runtuh).
>   
> He kafir2, apa udah tau bhw sebetulnya lo lo ini adalah pahlawan 
buat orang islam? Makanye islam itu kan rahmatan lil alamin termasuk 
jg ke kafir, krn dgn islam, maka kafir diangkat jadi pahlawan yg 
bisa bikin orang islam langsung masuk sorga buat ngentotin bidadari 
perawan abadi dgn kontolnya yg 3 meter ngaceng abadi itu.
>    
>    
>   ----- Original Message ----- 
> From: "tawangalun" <tawangalun@>
> To: <[EMAIL PROTECTED]>
> Sent: Sunday, September 30, 2007 9:24 AM
> Subject: [islamkristen] Re: MATINYA YESUS, TUHAN UMAT KRISTEN
>    
>   Item Abu2 makanya kesulitan memvonis Yudas itu penghianat opo 
> pahlawan.
> kalau saya dia itu pahlawan:
> Tanpa Yudas mau nunjukin keberadaan Yesus tentara Romawi gak bisa 
> nangkep Tuhan yang wedi mati itu akibatnya Item Abu gak 
> tertebus,sebab penyaliban akan gagal.namun karena jasa Yudas 
makane 
> Yesus berhasil diseret ketiang salib agar nebus.jadi harus 
dilakukan 
> secara paksa.
>   Kalau nurut Item Abu2 dia penghianat:
> Dia melaporkan persembunyian  Yesus agar dikasih hadiah uang.Opo 
> tumon murid Yesus kok tega njual gurunya.Apa lagi kalau waktu itu 
> Item Abu2 juga sebagai muridnya pasti mendahului Yudas . 
>   Kalau di Islam gak ada persoalan abu2 kaya gitu itu.
>   Tawangalun.
>   - In [EMAIL PROTECTED], "Didik" <di2k_t@> wrote:
> >
> > Hari Paskah umat Kristen di seluruh dunia memperingati hari 
> > meninggalnya Tuhan mereka, Yesus. Seluruh umat Kristen meratapi 
> > kematian Tuhan mereka yang rela berkorban untuk menebus dosa 
> manusia.
> > Jika kita mau menggunakan akal kita untuk berpikir, apa iya 
Tuhan 
> > harus disalib agar manusia itu bisa tertebus dosanya? Bukankah 
> untuk 
> > diampuni dosa, manusia tinggal bertobat, dan insya Allah Tuhan 
> akan 
> > mengampuninya. Bukankah Tuhan itu Maha Pengampun? 
> > Aneh sekali jika manusia ditebus dosanya asal percaya Yesus itu 
> juru 
> > selamat. Akibat dari doktrin ini, manusia akhirnya merasa bebas 
> > berbuat dosa seperti membunuh, berzinah, merampok, dan lain-
lain, 
> > toh dosa mereka sudah ditebus oleh Yesus. Akibatnya, hancurlah 
> kode 
> > etik atau moralitas umat Manusia karena kepercayaan yang sesat 
> > seperti ini.
> > Islam mengajarkan kita, bahwa seseorang itu bertanggung-jawab 
atas 
> > perbuatannya. Jika dia ingin bertobat, maka Tuhan akan 
> mengampuninya 
> > dengan syarat dia benar2 bertobat dan tak ingin lagi mengulangi 
> > dosanya. Jadi tidak perlu Tuhan turun ke dunia, dicaci-maki dan 
> > disalib, bahkan sampai merasa ketakutan karenanya.
> > YESUS BERSYUKUR KEPADA TUHAN
> > Pada waktu itu berkatalah Yesus: "Aku BERSYUKUR kepadaMU, ya 
Bapa, 
> > Tuhan langit dan bumi, karena semuanya itu Engkau sembunyikan 
bagi 
> > orang bijak dan orang pandai, tetapi Engkau nyatakan kepada 
orang 
> > kecil." (Matius 11:25) 
> > a. Setiap yang bersyukur kepada Tuhan, adalah bukan Tuhan
> > b. Yesus bersyukur kepada Tuhan
> > c. Berarti Yesus bukan Tuhan.
> > 
> > YESUS DILUDAHI DAN DIPUKULI
> > Mereka MELUDAHINYA dan mengambil bulu itu dan MEMUKULKANNYA ke 
> > kepalanya (Matius. 27:30, Markus. 15:19, Yohannes. 19:3)
> > a. Mustahil Tuhan bisa dipukul, diludahi dan ditampar
> > b. Yesus dipukuli, ditampar dan diludahi oleh tentara
> > c. Berarti Yesus bukan Tuhan.
> > 
> > YESUS KETAKUTAN MELIHAT MALAIKAT
> > Maka seorang dari langit menampakan dirinya kepadanya untuk 
> memberi 
> > kekuatan kepadanya. Ia sangat KETAKUTAN dan makin bersungguh-
> sungguh 
> > berdoa. PELUHNYA menjadi seperti titik-titik darah yang 
bertetesan 
> > di tanah (Lukas 22:43-44) 
> > a. Setiap yang takut, bukanlah Tuhan
> > b. Yesus takut kepada Malaikat
> > c. Berarti Yesus bukan Tuhan.
> > 
> > Sesungguhnya mustahil Tuhan itu ketakutan terhadap yang lain.  
> > Bukankah Dia adalah sang pencipta alam? Bahkan manusia pun 
jarang 
> > yang bersikap penakut seperti itu. Misalnya Nabi Muhammad (yang 
> cuma 
> > manusia biasa) sendiri melarang kita sedih dan takut, sabdanya: 
> > "Janganlah engkau takut, sesungguhnya Allah beserta kita.
> > YESUS MERASA SEDIH
> > Lalu katanya kepada mereka: "Hatiku sangat sedih seperti mau 
mati 
> > rasanya. Tinggallah di sini dan berjaga-jagalah dengan Aku" 
> (Matius 
> > 26:38; Markus 14:34)
> > a. Mustahil Tuhan merasa sedih
> > b. Yesus merasa sangat sedih
> > c. Berarti Yesus bukan Tuhan
> > 
> > Dari ayat di atas, Yesus meminta bantuan manusia untuk berjaga-
> jaga 
> > (dari bahaya). Adakah Tuhan seperti itu?
> > YESUS MEMANGGIL TUHAN
> > "Dan pada jam tiga berserulah Yesus dengan suara nyaring:
> > "Eloi, 
> > Eloi, lama sabakhtani?", yang berarti: Allahku, Allahku, mengapa 
> > Engkau meninggalkan Aku?" (Markus 15:34).
> > a. Setiap yang memanggil Tuhan adalah bukan Tuhan
> > b. Yesus memanggil Tuhan
> > c. Berarti Yesus bukan Tuhan
> > 
> > Seandainya Yesus memang dipersiapkan Tuhan (diriNya sendiri) 
untuk 
> > dihina dan mati disalib, mengapa ia berteriak keras memanggil 
> Tuhan 
> > (diriNya sendiri). Banyak hal yang tidak masuk akal di sini. 
Tuhan 
> > telah menganugrahkann kita akal untuk berpikir memilih agama 
yang 
> > benar, dan agama ini kelihatan sekali banyak salahnya. Adakah 
> masuk 
> > akal kita berteriak2 memanggil diri kita sendiri? Yang masuk 
akal 
> > adalah Yesus itu cuma manusia biasa, yang akhirnya disalib oleh 
> > orang2 Yahudi.
> > YESUS TAKUT DAN GENTAR
> > Dan ia membawa Petrus, Yakobus dan Yohanes sertaNya. Ia sangat 
> takut 
> > dan gentar (Markus 14:33)
> > a. Setiap yang takut bukan Tuhan
> > b. Yesus takut dan gentar
> > c. Berarti Yesus bukan Tuhan
> > 
> > Rasanya cukup ayat-ayat di atas untuk membuktikan bahwa Yesus 
itu 
> > adalah manusia biasa, bukan Tuhan yang Maha Kuasa.
> > Dalam ajaran Kristen yang diajarkan oleh Paulus, seluruh manusia 
> > berdosa karena nenek moyang mereka, Adam dan Hawa, memakan buah 
> > terlarang. Hal ini bukan saja bertentangan dengan Al Qur'an, 
tapi 
> > juga bertentangan dengan ajaran Alkitab itu sendiri:
> > "Orang yang berbuat dosa, itu yang harus mati. Anak tidak akan 
> turut 
> > menanggung kesalahan ayahnya dan ayah tidak akan turut 
menanggung 
> > kesalahan anaknya. Orang benar akan menerima berkat 
kebenarannya, 
> > dan kefasikan orang fasik akan tertanggung atasnya" (Yehezkiel 
> 18:20)
> > Hal ini dibenarkan oleh Al Qur'an:
> > "Orang yang berdosa, tiada memikul dosa orang lain. Dan tiadalah 
> > untuk manusia, melainkan apa-apa yang dia usahakan" (An Najm 
53:38-
> > 39)
> > Jadi tak mungkin Tuhan bersikap tidak adil, misalnya si Fulan 
> > membunuh seseorang, kemudian anak serta cucunya dan seluruh 
> > keturunannya yang belum lahir ketika pembunuhan terjadi ikut 
> > mewarisi dosanya, dan harus ikut dibunuh.
> > Jadi konsep bahwa Yesus turun ke dunia untuk menebus dosa 
seluruh 
> > manusia hanya karena nenek moyang mereka, Adam dan Hawa, makan 
> buah 
> > terlarang itu jelas bertentangan dengan akal dan nilai2 
keadilan. 
> > Lagi pula haruskah dosa warisan tsb ditebus dengan dosa yang 
lebih 
> > besar, yaitu menyalib Yesus? Kemudian  jika Penyaliban itu 
> dianggap 
> > keharusan untuk menebus dosa manusia, kenapa Yudas Iskariot di 
> > Alkitab (Markus 14:10;Matius 26:14;Lukas 22:3) disebut sebagai 
> > pengkhianat? Bukankah dia telah membantu terjadinya penyaliban 
tsb?
> > Jika Yesus memang bersedia disalib, kenapa dia menyebut Yudas 
> > pengkhianat, dan kenapa dia memanggil-manggil Tuhan:
> > "Dan pada jam tiga berserulah Yesus dengan suara nyaring:
> > "Eloi, 
> > Eloi, lama sabakhtani?", yang berarti: Allahku, Allahku, mengapa 
> > Engkau meninggalkan Aku?" (Markus 15:34).
> > Lagipula jika jiwa Yesus itu benar2 Tuhan, tentulah jiwanya 
> sanggup 
> > menahan itu. Bukankah banyak orang2 seperti suku Indian yang 
dapat 
> > menahan siksa dan diam saja ketika disiksa?
> > Sesungguhnya Tuhan itu Maha Pengampun, dia mengampuni hambanya 
> yang 
> > bertobat:
> > "Kemudian Adam memperoleh beberapa kalimat dari Tuhannya (ia 
minta 
> > ampun), lalu Allah menerima taubatnya, sesungguhnya Dia Penerima 
> > taubat lagi Penyayang." (Al Baqarah 2:37)
> > "Tetapi jikalau orang fasik bertobat dari segala dosa yang 
> > dilakukannya dan berpegang pada segala ketetapan-Ku serta 
> melakukan 
> > keadilan dan kebenaran, ia pasti hidup, ia tidak akan mati" 
> > (Yehezkiel 18:21)
> >
>   
>  
> 
>        
> ---------------------------------
> Got a little couch potato? 
> Check out fun summer activities for kids.
>

--- End forwarded message ---




Post message: [EMAIL PROTECTED]
Subscribe   :  [EMAIL PROTECTED]
Unsubscribe :  [EMAIL PROTECTED]
List owner  :  [EMAIL PROTECTED]
Homepage    :  http://proletar.8m.com/ 
Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
    http://groups.yahoo.com/group/proletar/

<*> Your email settings:
    Individual Email | Traditional

<*> To change settings online go to:
    http://groups.yahoo.com/group/proletar/join
    (Yahoo! ID required)

<*> To change settings via email:
    mailto:[EMAIL PROTECTED] 
    mailto:[EMAIL PROTECTED]

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
    [EMAIL PROTECTED]

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
    http://docs.yahoo.com/info/terms/
 

Kirim email ke