Hallo Netter,
Karena banyak bahasan ttg LQ dibawah ini saya tuliskan pengalaman 
orang
yang diduga mendapat Lailatul Qodar.Saat kejadian Haris nama orang 
tsb
beberapa saat dipisahkan dari orang2 disekelilingnya,pernah juga 
kondisi
orang dipisahkan dari lingkungannya semacam itu dialami mertua yang
hilang sak raganya 3 jam terpisah dengan ipar saya diMasjidil Haram 
tapi
bisa pulang kepondokan lagi dengan tak kurang suatu apa(waktu itu 
ketemu
Rasul,tapi serasa hanya 3 detik jadi ada beda waktu antara dunia ini
dengan alam lain,atau istilah Einstein itu adalah Relativitet.


 Pada tahun 79 ketiaka saya melakukan iktikaf atau berdiam diri di
 mesjid dengan niat hanya kepada Allah perhatian difokuskan.
 Kebiasaan ini memang pada saat-saat itu saya sering lakukan, tidak
 tahu hanbya merasa dekat saja dan merasa tenang bila saya selalu
 mengingat-Nya atau Berzikir.

 Padaaat iktikaf saya banyak melakukan dzikir, mungkin tidur hanya 1
 jam sehari tidak memikirkan akan lailatur qadar, tetapi hanya rasa
 rindu kepada Allahlah yang menguasi hati saya pada saat itu.

 Saya hanya bisa menangis dan menangis, karena rindu kepada Allah
 tetapi ga tau diamana adanya masuk kedalam diripun masing bingung
 kala itu, aku hanya menangis, ya Allah kerinduanku kepadaMu hanya
 sebatas aku menangis, karena bahasa air mata itu sangat dalam
 susah di uraikan dengan kata-kata.

 Didalam mesjid apabila malam banyak sekali orang-orang yang
 melakukan pengajaian ada yang berkelompok atau ada yang sendiri
 sendiri, apalagi pada saat hari ganjil tambah banyak, mereka
 biasanya melakukan pada malam hari saja setelah subuh mereka pada
 pulang, sedangkan saya diam terus di mesjid.

ganjil lupa tanggalnya saya melihat suatu fenomena yang
neh, karena saya suka melakukan tafakur , memperhatikan kejadian
 alam pada saat itu.
 Kejadiannya, pada saat tengah malam keadaan lingkunagn mesjid mulai
sepi dan hening padahal biasanya ramai dan ribut, baik suara
 binatang atau manusia, pada saat itu hening, saya keliuar mesjid
 memperhatikan suasananya , lalu lihat ke langit begitu bersih,
lihat angin pada berhenti, ada apa ya kok suasananya begitu hening .

 lalu saya ambil wudu dulu, masuk kembali ke mesjid, alalu aku salat
sunat dan berdzikur, pada saat aku sedang berdzikir, aku melihat
 orang orang yang mengaji di depan kira-kira 20 orang itu, pada
 ketiduran padahal tiap hari mereka sampai subuh masih ngaji, timbul
pertanyaan ada apa ya ?

 Melihat kejadian itu aku langsung melakukan salat sunat Tasbih ?
 karena suasana mesjidpun sama dengan di luar sepi. saya hanya
 menbgikuti sasana hati saja, dan hanya saya yang masih bangun di
dalam mesjid.
Sewaktu saya salat tasbih, saya mencium ada wewangian yang harum
 sekali, tidak tahu dari mana datangnya, lalu aku tutup mataku , aku
 berdoa ya Allah kuatkan aku dari godaan ini aku melakukan ini
 karena Mu bukan karena sesuatu, setelah bau wangi menghilang tiba
 tiba-tiba aku merasakan ada getaran seakan akan bumi gempa ada pa
 lagi aku tetap nelakukan salat dan mataku tertutup biar tidak
 tertpengaruh, pada saat goncangan agak keras timbul ketakuan
 bagaimana kalau mesjid ini roboh, aku bilang didalam hati terserah
 ya Allah, kalau aku harus mati karena tertimpa bangunan ini
 asalakan kondisiku lagi sadar mengingat-Mu aku pasrah.

 Setelah gempa itu hilang tiba tiba atap bangunan mesjid itu terbuka
 padahal aku menutup mata , dtang cahaya putih terang sekali, sampai
 aku lagi shalat menggigil , pada saat itu badanku tiba-tiba sujud
 lalu manangis ya Allah aku hanya bisa berserah diri kepadamu apapun
 yang terjadi aku serahkan diriku kepadamu aku bilang jangan
 berpalingkan hatiku darimu pada saat ini ya Allah, badanku pada
 saat itu seperti disiram cahaya sampai mataku kesilauan padahal
 aku merem. Melihat kejadian itu aku tambah menangis ya Allah kuatkan
 aku dalam cobaan itu jangan sampai keimananku berpaling darimu
 terus menjerit.

 Setelah aku selesai dan fenomena alam itu kembali normal, mulai
 orang yang ketiduran itu pada bangun dan mengaji lagi, dilurpun
 mulai ramai kembali

 Nah ini pengalaman yang ahanya pengalaman pada saat saya iktikaf
 atau berdiam diri di mesjid pada saat puasa. Apa fenomena itu saya
tidak tahu saya hanya berserah kepada Allah , hanya Allahlah yang
 tahu semuanya.
 Ini hanya pengalaman jangan di kembangkan lagi. karena hanya sebatas
 pengalaman saja.
 Apabila ada kesalahan mohon maaf, semoga pengalaman saya ini ada
 hikmahnya dan peajarannya bagi rekan-rekan tercinta.

 Wass
 haris

Tawangalun.

 







---------------------------------
Do you Yahoo!?
Protect your identity with Yahoo! Mail AddressGuard

[Non-text portions of this message have been removed]




Kunjungilah www.swaramuslim.net untuk mengetahui berita-berita serta
artikel-artikel terbaru tentang Islam

Untuk subscribe ke milis sabili kirim email kosong ke:
[EMAIL PROTECTED]
Untuk unsubscribe dari milis sabili kirim email kosong ke:
[EMAIL PROTECTED]

 

Your use of Yahoo! Groups is subject to
http://docs.yahoo.com/info/terms/

--- End forwarded message ---




Post message: [EMAIL PROTECTED]
Subscribe   :  [EMAIL PROTECTED]
Unsubscribe :  [EMAIL PROTECTED]
List owner  :  [EMAIL PROTECTED]
Homepage    :  http://proletar.8m.com/ 
Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
    http://groups.yahoo.com/group/proletar/

<*> Your email settings:
    Individual Email | Traditional

<*> To change settings online go to:
    http://groups.yahoo.com/group/proletar/join
    (Yahoo! ID required)

<*> To change settings via email:
    mailto:[EMAIL PROTECTED] 
    mailto:[EMAIL PROTECTED]

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
    [EMAIL PROTECTED]

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
    http://docs.yahoo.com/info/terms/
 

Kirim email ke