Ade Kimhook  dlm. „apakabar“ wrote:
   
   
  " Bapak sedang keluar rumah..." kata sipembantu.Saya pikir sulit amat untuk 
menilpon teman yang satu ini.Dibulan puasa ini, kesibukan siteman ini berlipat 
ganda. 
  




"Kim, sorry. Gua jarang ada dirumah. Habis kerja gua pergi

ngaji. Sehabis buka puasa, gua kemesjid, terawehan. " kata

dia di e-mail yang keterima dikemudian hari.



Saya baca hari ini dinews, bahwa maskapai Vietnam sedang me-

mesan pesawat boeing 787-8. Sementara maskapai penerbangan

Indonesia sudah masuk daftar hitam dari segi keamanan bagi

penumpang ( sebelumnya terjadi hal yg tidak diduga bahwa

setiap individu warganegara Indonesia, sudah masuk pula se-

bagai "black list" bilamana bepergian keluar negeri).



Apa hubungannya antara kesibukan siteman ini dengan kema-

juan maskapai Vietnam ?



Ini semua menandakan bahwa ada indikasi yang nyata dari se-

tiap individu dinegara Indonesia. Rangkauan Islam di Indo-

nesia begitu kuatnya dan semakin mendebu-debu akhir-akhir ini,

sehingga ada kecondongan dipikiran setiap individu itu lebih

baik utk meninggalkan ke-duniaan, lebih cepat (secepat mungkin)

menyongsong dunia akhirat.



"Mesin penggerak" utk maju disetiap benak muslim itu digero-

goti oleh oleh pikiran/ideologi bahwa hidup dibumi tak lah

sepenting kehidupan di akhirat nanti. Dilain pihak bisa di-

mengerti pula, bahwa hidup bahagia loh jinawi selama hidup

dibumi ini adalah hal yang tidak mudah dilakukan. Agar setiap

saat dapur mengepul itu, masih pergulatan kehidupan sehari-

hari.



Jalan lintas untuk menghadapi bagaimana agar hidup dibumi ini

dengan bahagia loh jinawi, tapi tak terkabulkan karena penuh

dengan kesulitan itu, jalan yang mudah ditempuh yakni...ya

menyongsong dunia akhirat sedini mungkin, alias mati. Begitu

lah keadaan di Indonesia pada awal abda ke 21 ini.



Tapi, apa benar kehidupan susah itu hanya dialami oleh orang

Indonesia saja ? Oh tidak !



Orang Vietnam pun mempunyai kehidupan yang sama-sama sesulit

orang Indonesia. Hanya perlu digawris bawahi bahwa orang Viet-

nam itu tidak mempunyai landasan pikiran, pikiran ideologi,

bahwa kehidupan dibumi tak begitu berharga dibandingkan dengan

kehidupan nanti di akhirat.



Demikian pula bagi rakyat Cina daratan ataupun orang-orang

India. Mereka merangkak untuk meraih kemajuan ekonomi dan

ibarat ada konsesus disetiap orang-orang ini, " negara lain

bisa maju( baca: Korea, Jepang, Taiwan), kitapun bisa semaju

mereka !". Bisa jadi seperti demikianlah yang terjadi.



Oleh karena itu, perkenankan sekali lagi,ada pikiran bahwa

ideologi Islam itu adalah sebagai batu penghalang untuk setiap

individu ataupun bagi negara untuk meraih kemajuan, dengan

hanya bermodalkan dengan akal dan tenaga.
   
  
       
---------------------------------
Heute schon einen Blick in die Zukunft von E-Mails wagen? Versuchen Sie´s mit 
dem  neuen Yahoo! Mail. 

[Non-text portions of this message have been removed]



Post message: [EMAIL PROTECTED]
Subscribe   :  [EMAIL PROTECTED]
Unsubscribe :  [EMAIL PROTECTED]
List owner  :  [EMAIL PROTECTED]
Homepage    :  http://proletar.8m.com/ 
Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
    http://groups.yahoo.com/group/proletar/

<*> Your email settings:
    Individual Email | Traditional

<*> To change settings online go to:
    http://groups.yahoo.com/group/proletar/join
    (Yahoo! ID required)

<*> To change settings via email:
    mailto:[EMAIL PROTECTED] 
    mailto:[EMAIL PROTECTED]

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
    [EMAIL PROTECTED]

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
    http://docs.yahoo.com/info/terms/
 

Kirim email ke