Solusinya ngene: 1.Wong sing bubar solat disuruh bertebaran dimuka bumi. Bagi burung saja asal paginya dia TERBANG keluar dari sarang nanti sore dia pulang kesarang dijamin rejekinya oleh Allah,dia pulang dg tembolok kenyang,nah itu baru pada burung pada manusia yo lebih no. 2.Untuk mudah dapat rejeki do disuruh silaturahmi (memperbanyak network).Dari saling tukar informasi tadi segala masalah bisa terpecahkan.Tur rejeki itu bukan duwit tok. 3.Duwit yang dipinjamkan tdk boleh kena riba nanti bikin cost of money tinggi.kalau tanpa bunga tentu orang dapat dana murah. 4.Yang punya duwit idle dikenai zakat,maksudnya biar tergiring ke investasi.Investasi tdk terkena zakat.jadi bagi yang punya duwit diputar bisa menggerakkan roda ekonomi gak terkena zakat. 5.nGambil untung ada batasan entah 10 % atau berapa . 6.Menimbun gak boleh.Jadi beli tanah 5 Ha di Pamulang njur dibiarkan wis terkena hukum menimbun.Menimbun minyak tanah jelas gak boleh. 7.Ngurangi timbangan yo gak oleh ,pengertiannya amat luas yaitu ngurangi spec yang telah disepakati,ngurangi campuran beton juga gak oleh. Pokoknya kalau dunia diatur pakai ekonomi syariah tdk akan terjadi negara kaya makin kaya ,yang miskin makin miskin.La seperti ini pasti mBush gak setuju.Makane Barat itu musuhnya ISLAM. 8.Duwit kertas itu haram soale nilainya berubah terus.Hari ini makan direstoran habis 20 USD,sepuluh tahun lagi gak dapet.kalau mau pakai duwit Dinar Emas atau Dirham perak.Dulu jaman khalifah 4 dinar dapat kambing,sekarang yo harganya masih segitu. nah nanti apabila seluruh penduduk negeri sudah gelem diatur Allah rahmat akan tercurah.Wong dulu kebun kurmanya sahabat itu bisa ada hujan padahal tetangganya gak hujan.
Begitulah konsep Ekonomi Islam yang penting2,nah adil bukan? Shalom, tawangalun. - In [EMAIL PROTECTED], "Hafsah Salim" <muskitawati@> wrote: > > Apa Jalan Keluar Dalam Islam Untuk Memecahkan Pengangguran? > > Propaganda Islam Merupakan Ajaran Yang Lengkap hanyalah sebatas > propaganda dakwah umatnya, sepanjang sejarah belum ada satupun > sumbangsih umat Islam dan ajaran Islamnya untuk mengatasi pengangguran. > > Malah sebaliknya, ajaran Islam hanyalah menambah jumlah pengangguran. > Contoh yang paling sederhana, ajaran Islam melarang pelacuran, ajaran > Islam melarang club2 malam. Larangan demi larangan yang ada dalam > Islam hanyalah mendorong umatnya ber-lomba2 menghancurkan tempat2 yang > terlarang itu. Menghancurkan memang gampang, tapi apakah mereka bisa > menampung pengangguran2 yang diakibatkannya??? > > Sudah menjadi standard system management diseluruh dunia, apabila > pemerintahnya mau melarang suatu kegiatan, maka sebelum larangan itu > dijalankan selalu sudah dipikirkan akibat2nya, selalu sudah dicarikan > penyalurannya kepada pengangguran2 yang diakibatkan oleh larangan tsb. > Dalam ajaran Islam hanya cara2 menghancurkannya saja yang diajarkan, > tidak ada satupun yang mengajarkan untuk mengatasi akibat2nya, untuk > menyalurkan pengangguran sebagai akibatnya. > > Tidaklah berbeda dengan kasus pembakaran mesjid Ahmadiah dan > penjarahan harta benda umatnya, akibat perbuatan tsb mengakibatkan > makin banyak bangsa ini terjerembab kedalam pengangguran, tak ada > penyaluran para korbannya. Cara2 biadab oleh ajaran biadab memang > seharusnya dilarang didunia ini, namun demikianlah, sebaiknya kita > serahkan kepada mereka sendiri yang dimana akhirnya mereka akan juga > terjerumus saling membunuh antar mereka seperti hal nya yang terjadi > di Gaza Strip sekarang. Janganlah menyalahkan pihak lain memboykot > karena pihak lain wajar kalo tidak mau tersangkut urusan bunuh > membunuh, dan tidak mau berinvestasi diwilayah yang penuh kebiadaban > seperti ini. > > Ny. Muslim binti Muskitawati. Post message: [EMAIL PROTECTED] Subscribe : [EMAIL PROTECTED] Unsubscribe : [EMAIL PROTECTED] List owner : [EMAIL PROTECTED] Homepage : http://proletar.8m.com/ Yahoo! Groups Links <*> To visit your group on the web, go to: http://groups.yahoo.com/group/proletar/ <*> Your email settings: Individual Email | Traditional <*> To change settings online go to: http://groups.yahoo.com/group/proletar/join (Yahoo! ID required) <*> To change settings via email: mailto:[EMAIL PROTECTED] mailto:[EMAIL PROTECTED] <*> To unsubscribe from this group, send an email to: [EMAIL PROTECTED] <*> Your use of Yahoo! Groups is subject to: http://docs.yahoo.com/info/terms/
