Harap cabut fitnah anda... Dan iringi dengan permintaan maaf yang tulus lagi khusuk...
Saya ulang: Anda menulis: "Artinya, cuma paranoid semodel jusfiq aja yang terus maksa menghayal Indonesia negara Islam." Ini adalah fitnah. Harap cabut fitnah anda ini dan iringi dengan permaintaan maaf yang tulus lagi khusuk. Anda juga menulis ""Re: jusfiq, harap berhenti bersikap fasis" Kalimt,ini adalah fitnah. Harap cabut kalimat anda ini. Dan harap iringi dengan permintaan maaf yang tulus lagi khusuk. Selanjutnya anda menambahkan: "Anda yang bunuh diri lalu mengharuskan orang lain minta maaf? Fasis > amat, dul!" Ini adalah kibulan.. Saya tidak bunuh diri. Harap cabut kalimat ini. Dan iringi dengan permintaan maaf yang tulus lagi khusuk. --- In [email protected], "dipo" <[EMAIL PROTECTED]> wrote: > > > From: <[EMAIL PROTECTED]> > > : In a message dated 10/7/2007 9:59:58 AM Pacific Daylight Time, > : [EMAIL PROTECTED] writes: > : > : > Halah, kalo pinter mah saya udah nulis buku. > : > > : ukuran pintar dan nulis buku ngga linear banget > : banyak orang bloon yang nulis buku > : semua orang yang punya duit juga bisa nulis buku > > Bener. Sekarang banyak bener orang bloon yang nulis buku. > Doeloe, boekoe bin kitab adalah produk dari budaya intelektual. > Masyarakat yang punya tradisi buku akan terpandang sebagai bangsa > maju. Bagaimanapun, pegang boekoe dianggap lebih keren dari megang > patjoel. > > Itu sebabnya Umar kepingin Islam juga main buku. Selain untuk > mendokumentasi apa-apa yang diyakini orang, juga untuk membiasakan > orang 'membaca' sehingga terlatih untuk memenuhi seruan "bacalah". > Tentu saja maksudnya bacalah qur'an yang sesungguhnya a.k.a alam > semesta. Dari zarah sampai zenith; dari zahir sampai twilight zone. > > Untuk urusan buku yang satu ini jelas nggak mungkin khatam dibaca sama > satu orang, satu generasi, satu bangsa, satu agama saja. Qur'an yang > segede alaihim ini harus dibaca secara bergiliran (tadarus) dari > generasi ke generasi, dari ayunan ke kuburan, dari jaman ke jaman. > Bukan cuma di malam-malam Ramadhan doang, tapi siang-malam dari > Januari sampe Desember, dari Muharam sampe Zulhijjah. Di kakus maupun > laboratorium. > > Nah, kenapa sekarang banyak orang bego kayak jusfiq? > Nggak laen karena kebanyakan baca tulisan orang-orang bloon. Itu > sebabnya saya minta dia untuk (belajar) nulis buku supaya terhindar > dari tulisan-tulisan bloon sekaligus buktiin, ulang, buktiin dia punya > kepinteran selama idup di lingkungan modern. > > Saya sendiri bukan orang pinter dan tinggal di negara terbelakang. > Tapi nggak merasa perlu mencaci-maki orang seenaknya. > > Mungkin itu garagaranya saya masih pegang patjoel sembari beduit... > Post message: [EMAIL PROTECTED] Subscribe : [EMAIL PROTECTED] Unsubscribe : [EMAIL PROTECTED] List owner : [EMAIL PROTECTED] Homepage : http://proletar.8m.com/ Yahoo! Groups Links <*> To visit your group on the web, go to: http://groups.yahoo.com/group/proletar/ <*> Your email settings: Individual Email | Traditional <*> To change settings online go to: http://groups.yahoo.com/group/proletar/join (Yahoo! ID required) <*> To change settings via email: mailto:[EMAIL PROTECTED] mailto:[EMAIL PROTECTED] <*> To unsubscribe from this group, send an email to: [EMAIL PROTECTED] <*> Your use of Yahoo! Groups is subject to: http://docs.yahoo.com/info/terms/
