Kultur Islam di Indonesia berbeda dengan dunia Islam lainnya. Ada beberapa hal yang berbeda tetapi sudah menjadi ciri khas Islam di Indonesia.
Beduk. Biasanya beduk ditabuh sebelum dikumandangkan adzan. Sering kali ada acara takbir akbar, kompetisi memukul beduk, dimana para peserta memukul beduk sambil bertakbir untuk memuji kebesaran Tuhan. Sebenarnya, beduk sudah ada dari jaman pra Islam. Dari mulai Jepang, Cina, Thailand sampai ke Indonesia, beduk merupakan alat musik tradisional selama ribuan tahun. Sama juga seperti Thailand, beduk merupakan simbol yang tidak terpisahkan dari agama Buddha. Ketupat adalah menu utama dalam setiap Lebaran di Indonesia. Bisa dikatakan ketupat merupakan menu makanan yang unik, karena hampir semua rumah menyediakan ketupat di waktu Lebaran. Umumnya, kita makan ketupat dengan rendang, sayur lodeh, opor ayam, sambal goreng hati, emping melinjo, serondeng, dll. Tidak afdol rasanya, jika tidak ada ketupat di meja makan saat Lebaran. Cerita tentang makanan Lebaran, menu di rumah saya masih sama dengan tahun lalu. Lauknya standard Lebaran yaitu, sayur nangka, sambal goreng hati, opor ayam, dendeng balado, rendang dan juga rendang paru. Rendang paru ini favorit saya, nggak pernah saya bosan makan rendang paru ini. Jika, makanan lain seperti ketupat, dendeng balado, bahkan rendang bisa pesan ke orang lain, rendang paru ini berbeda. Home cook made ala Martha Stewart. Di dunia Barat dan Kristen, Natal dilakukan dengan tukar menukar hadiah. Lebaran di Indonesia, saling mengunjungi kepada orang yang lebih tua, mengunjungi orang yang lebih dihormati, saling memaafkan satu sama lain. Mungkin mengikuti adat budaya Cina, anak kecil menerima uang dari orang yang lebih tua pada saat berkunjung. Budaya Jawa melakukan sungkeman kepada orang tua, dimana anak dan cucu, berlutut dihadapan orang tua menunjukkan rasa hormat dan respek. Last but not least, "Minal Aidin Wal Faidzin, Maaf Lahir dan Batin". Kata-kata ini merupakan ciri khas umat Islam di Indonesia dan cuman ada didaerah sekitar rumpun Melayu. Orang Islam non rumpun Melayu tidak mengerti dan tidak pernah mendengar kata-kata ini. Saling memaafkan satu sama lain setelah menjalani puasa, bertempur melawan diri sendiri, pada akhirnya "Hari Kemenangan' tiba. Mengucapkan "Minal Aidin Wal Faidzin, Maaf Lahir dan Batin" ========== Post message: [EMAIL PROTECTED] Subscribe : [EMAIL PROTECTED] Unsubscribe : [EMAIL PROTECTED] List owner : [EMAIL PROTECTED] Homepage : http://proletar.8m.com/ Yahoo! Groups Links <*> To visit your group on the web, go to: http://groups.yahoo.com/group/proletar/ <*> Your email settings: Individual Email | Traditional <*> To change settings online go to: http://groups.yahoo.com/group/proletar/join (Yahoo! ID required) <*> To change settings via email: mailto:[EMAIL PROTECTED] mailto:[EMAIL PROTECTED] <*> To unsubscribe from this group, send an email to: [EMAIL PROTECTED] <*> Your use of Yahoo! Groups is subject to: http://docs.yahoo.com/info/terms/
