Idulfitri Bukan Hari Kemenangan Tapi Hari Kesadaran Meminta Maaf !!!

Bulan Ramadhan adalah bulan2 untuk umat Islam merenungkan dan untuk
menyesalinya terperosok dalam dorongan2 nafsu biadab di-bulan2
sebelumnya yang meminta korban akibat pemahaman AlQuran yang
menyesatkan.  Untuk ikut merasakan penderitaan korban2 itulah secara
simbolik umat Islam berpuasa, mengenangkan bagaimana penderitaan umat
yang jadi korban baik mereka sesama umat Islam seperti umat Ahmadiah,
juga umat yang bukan Islam seperti umat Kristen/Katolik/Yahudi, Hindu,
Buddha, Konghucu, Animisme, maupun mereka yang kafir.

Puncaknya adalah hari raya Idulfitri dimana kita bersuka ria karena
berhasilnya umat Islam dalam perenungannya yang akan membawa kita
kepada kejujuran dalam mengakui kejahatan2 kita dalam beragama,
kejahatan2 kita dalam beriman, dan kejahatan2 kita akibat mengejar
janji pahala yang dilestarikan AlQuran.  Keberhasilan inilah kemudian
kita implementasikan di hari raya Idulfitri untuk memhohon maaf kepada
para korban2 secara langsung tanpa melalui perantara Allah ataupun
malaikat, karena para korban2 keimanan kita itu sebagian besar
bukanlah umat yang sama seperti kita dan mereka tidak menyembah Allah.

Menganggap Idulfitri sebagai kemenangan umat Islam yang berpuasa
hanyalah kesombongan yang dangkal yang dibenci Allah, ingatlah, Allah
membenci orang2 yang sombong, terutama kesombongan2 untuk perbuatan2
yang memalukan dan biadab.


> wirajhana eka <[EMAIL PROTECTED]> wrote:
> Kesanggupan
> selama Ramadhan untuk: 
> menahan hal-hal yang yang disukai dan diinginkan dan 
> melakukan  hal-hal baik yang tidak disukai dan diinginkan Adalah 
> merupakan suatu Kemenangan!
> Untuk itu, Idul Fitri 1428H adalah milik para Pemenang
> Bagi Para Pemenang saya ucapkan Selamat! 
> 



Benar, dizaman dulu dalam ajaran Islam berlaku hal2 yang diatas, namun
pemahaman seperti itu dizaman sekarang dianggap biadab dan kita umat
Islam harus mengubah berbagai pandangan dalam Islam.  Antara lain,
Idulfitri bukan untuk pemenang melainkan untuk juga semua umat manusia
baik mereka itu Islam dari aliran yang mayoritas ataupun dari aliran2
yang minoritas seperti Ahmadiah, Kurdi dll.  Tetapi juga untuk mereka
yang bukan Islam, seperti orang2 kafir, orang2 Yahudi, dan orang2
murtad.  Semuanya dalam konteks yang memenuhi persyaratan dalam HAM
dan Demokrasi bahwa kita tak boleh membedakan manusia karena agamanya.

Demikianlah dalam rangka Idulfitri ini kita sebagai umat Islam memohon
maah kepada umat penyembah berhala, Yahudi, kafir, maupun orang2
murtad yang secara sengaja direndahkan dalam AlQuran, diperlakukan
tidak adil, bahkan didholimi dengan memperlakukan mereka lebih rendah
daripada binatang yang ada kalanya dihalalkan untuk dibunuh.

Idulfitri bukan untuk pemenang karena disini bukan mengejar menang2an,
umat Islam bukan mencari menang seperti penulis yang melanggar HAM
diatas ini yang menganggap sebagai mencari kemenangan.

Berhasil berpuasa hanyalah sebatas keuntungan pelaku yang
menjalankannya, dan bukan untuk digunakan untuk bangga2an, sombong2an,
ataupun menang2an.  Pemahaman tsb sangatlah sesat.

Hari Raya Idulfitri adalah Hari Bergembira bersama bukan karena
kemenangan berpuasa TETAPI KARENA PADA HARI INILAH KITA BERKUMPUL
UNTUK SALING MEMINTA MAAF ATAS KESALAHAN2 KITA PADA WAKTU YANG LALU,
ANTARA LAIN PEMBAKARAN MESJID AHMADIAH, PENJARAHAN UMAT AHMADIAH,
MAUPUN PEMERKOSAAN MASSAL TERHADAP AMOY2.

Pada hari raya Idulfitri inilah umat Islam diberi kesempatan oleh
Allah untuk meminta maaf kepada korban2 masa lalu dan berjanji untuk
tidak mengulanginya lagi dimasa depan.

Idulfitri bukan hari kemenangan karena bulan Ramadhan bukanlah bulan
berperang seperti yang dilakukan orang Arab dimasa lalu.  Bulan
Ramadhan adalah bulan untuk merenungkan perbuatan2 biadab yang
dilakukan umat Islam dimasa lalu, dan puncaknya pada hari raya
Idulfitri inilah, umat Islam yang berhasil dalam perenungannya akan
hilang kesombongannya dan bersedia dengan ikhlas mengakui kesalahan
dan meminta maaf kepada para korban2nya dengan mengundang untuk makan
bersama mereka ditempat kita.

Ny. Muslim binti Muskitawati.

















Post message: [EMAIL PROTECTED]
Subscribe   :  [EMAIL PROTECTED]
Unsubscribe :  [EMAIL PROTECTED]
List owner  :  [EMAIL PROTECTED]
Homepage    :  http://proletar.8m.com/ 
Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
    http://groups.yahoo.com/group/proletar/

<*> Your email settings:
    Individual Email | Traditional

<*> To change settings online go to:
    http://groups.yahoo.com/group/proletar/join
    (Yahoo! ID required)

<*> To change settings via email:
    mailto:[EMAIL PROTECTED] 
    mailto:[EMAIL PROTECTED]

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
    [EMAIL PROTECTED]

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
    http://docs.yahoo.com/info/terms/
 

Kirim email ke