Rezeki Merupakan Hak Milik Jangan Dijarah Atas Nama Yatim Piatu !! Hidup itu pasang surut, ada kalanya kita mendapat rezeki, dan dilain kala mendapatkan sial. Dikala mendapat rezeki seharusnya kita simpan agar dikala sial kita masih bisa menyelamatkan diri dari simpanan itu. Hanya ajaran dusta yang memaksakan rezeki seseorang digunakan untuk menyantuni hal2 yang seharusnya disantuni oleh institusinya.
> Lusy Anita <[EMAIL PROTECTED]> wrote: > Sesungguhnya sebagian rezeki yang kita terima milik anak yatim. > Orang2 yang tidak menyantuni anak yatim dan tidak memberi makan > fakir miskin adalah orang2 pendusta agama. Na'udzubillah min dzalik > Kalo dikatakan Islam itu agama kebencian karena isi AlQuran secara keseluruhan hanya berisi kata2 seperti diatas tidaklah bisa dianggap salah. Kata2 diatas sama sekali tidak menunjukkan kejujuran, tidak menunjukkan cinta kasih, tidak menunjukkan kedamaian hati. Kata2 diatas bukan tersirat melainkan secara terang2an penuh dengan prasangka dimana rezeki orang dianggapnya milik orang lain. Dalam HAM dan Demokrasi, maka rezeki setiap orang sudah jelas milik orang itu sendiri bukan milik siapapun juga, tidak bisa menyalah gunakan nama anak yatim piatu untuk merampas atau memaksa orang lain untuk membagi rezekinya diluar kemauannya. Dalam negara yang menegakkan HAM dan Demokrasi, maka anak yatim, orang miskin, orang tua, dan orang2 cacat kesemuanya dijamin kesejahteraannya oleh pemerintah bukan oleh mereka yang mendapatkan rezeki. Hanya negara2 yang ber-Shariah Islam saja yang tidak menanggung anak yatim, orang miskin, orang tua dan orang2 cacat karena Islam mewajibkan mereka ini ditanggung oleh masyarakat bukan oleh negara. Inilah bukti Syariah Islam memang merupakan Syariah biadab yang sangat korup. Menyalah gunakan anak yatim piatu untuk memeras rezeki orang, dan hal ini memang kenyataan dilapangan. Disatu pihak rezeki umatnya sendiri diperas, dilain pihak gereja dan harta benda umat lainnya dirampas. Alasannya semuanyamilik Allah. Lihat, apa yang mereka lakukan kepada umat Ahmadiah??? Umat yang seagamanya, sebangsa, setanah air, satu bahasa, tapi dianggap binatang murtad yang halal diperlakukan demikian. Alasannya karena Ahmadiah juga mengakui Ghulam Ahmad sebagai nabi disamping Muhammad. Mereka menganggap AlQuran mencatat bahwa Muhammad adalah nabi terakhir sehingga menganggap Ghulam Ahmad juga sebagai nabi berarti menyalahi AlQuran..... Stupiiiik bukan? dunguuu bukan? Padahal, kalo Toyota merelease Mobil Baru, dalam iklan2 mereka juga akan ditulis, "inilah produksi Toyota yang terakhir". Kata "Terakhir" disini bukan berarti Pabrik Toyota bangkrut dan tidak memproduksinya lagi. Tetapi diartikan bahwa Toyota memproduksi model yang terakhir pada tahun tsb atau pada saat tsb. Demikianlah, prasangka, prejudice, dan berbagai ajaran2 yang pada dasarnya dilandasi kebencian ternyata memenuhi dada dan hati umat Islam yang mengimani ajaran2 Islam dari AlQuran. Akibatnya mereka rela untuk membakar mesjid sesama Islam dan menjarah sesama umatnya sendiri. Demikianlah, tulisan diatas hanyalah satu contoh kecil bagaimana hasil ajaran Islam merusak nurani kemanusiaan umatnya seperti penulis yang diracuni dogma Islam diatas ini. Ny. Muslim binti Muskitawati. Post message: [EMAIL PROTECTED] Subscribe : [EMAIL PROTECTED] Unsubscribe : [EMAIL PROTECTED] List owner : [EMAIL PROTECTED] Homepage : http://proletar.8m.com/ Yahoo! Groups Links <*> To visit your group on the web, go to: http://groups.yahoo.com/group/proletar/ <*> Your email settings: Individual Email | Traditional <*> To change settings online go to: http://groups.yahoo.com/group/proletar/join (Yahoo! ID required) <*> To change settings via email: mailto:[EMAIL PROTECTED] mailto:[EMAIL PROTECTED] <*> To unsubscribe from this group, send an email to: [EMAIL PROTECTED] <*> Your use of Yahoo! Groups is subject to: http://docs.yahoo.com/info/terms/
