--- In [email protected], "Hafsah Salim" <[EMAIL PROTECTED]> wrote: > > Kepada Siapa Kita Harus Berpihak ???
***Kalo semua orang menanyakan pertanyaan itu, sudah tidak ada pihak yang bisa dipihakkan. > Ada dua pihak yang bermusuhan, si Abi dan si Badu, dan anda sebagai > orang ketiga yang ingin berpihak tentunya memiliki kriteria tertentu > untuk menentukan berpihak kepada siapa ??? Lalu apa kriteria, atau > bagaimana caranya untuk menentukan kepada siapa anda harus berpihak > ??? Anda tinggal pilih salah satu dari dua cara dibawah ini: ***Siapa yang tentukan cuma ada pihak si Abi dan si Badu ? George Bush saja yang either with them or with us, sudah kebingungan. AS berani menentukan Pakistan harus berpihak kepada siapa, tapi tidak berani menentukan Rusia, Tiongkok dan Indonesia harus berpihak kepada siapa. > Cara Amerika: > Mengkaji dulu secara analysis yang rasional dan logis dengan mengupas > permasalahannya untuk bisa ditentukan mana pihak yang salah maupun > mana pihak yang benar. Jadi waktu disodorkan persoalan diatas, anda > akan bertanya, "Pihak mana yang salah ???" dan anda berpihak kepada > yang benar. > Cara Syariah: > Permasalahan diatas tidak perlu kajian otak manusia karena Allah lebih > tahu, jadi cukup anda tanya "Pihak mana yang Islam ???" dan anda > berpihak yang beragama Islam. ***Salah. Anda harus nanya "Pihak mana yang Islam : Sunni atau Shiiat". AS saja sudah sadar, di Islam ada Islam moderate, fanatik dan Islam2an. > Dari kedua cara diatas, dengan mudah anda menyimpulkan cara mana yang > salah dan cara mana yang benar. Karena cara Amerika sudah jelas > dikatakan bahwa kita harus berpihak kepada yang benar, sebaliknya cara > Syariah juga sudah jelas salah, karena kita bukan harus berpihak > kepada yang benar, tetapi berpihak yang Islam. Dalam hal ini bisa > anda baca jelas isi AlQuran yang menyatakan bahwa hanya Muslim yang > benar, hanya Islam yang benar, dan hanya umat Islam yang mulia > sedangkan umat lainnya lebih rendah dari binatang derajatnya. ***Pihak yang merugikan kepentingan saya, adalah pihak yang salah. Tapi, setelah pihak itu merubah cara sehingga menguntungkan saya, pihak itu yang benar. ***Kalo AS pertahankan dia pihak yang benar, dia tidak usah narik mundur tentaranya dari Irak. Kalo al Quran pihak yang benar, dunia ini sudah menjadi dunia Islam. ***Makin banyak negara salahkan George Bush, makin banyak orang menjadi free thinkers. > Kedua cara diatas inilah yang membedakan umat Islam dari umat lainnya > dimana meskipun sudah jelas2 orang Arab Palestina itu bukanlah orang > Palestina tetapi sama halnya dengan orang Cina Indonesia, ternyata > umat Islam tetap berpihak kepada pendusta dan mendustakan diri sendiri > untuk menganggap orang Arab Palestina sebagai pihak yang benar, > sementara Cina Indonesia selalu dianggapnya pihak yang salah. ***Lka itu tidak beda dengan ajaran "Musuhnya musuh saya adalah kawan saya". Suku Tionghoa di Indonesia dianggap pihak yang bersalah ? Oleh siapa ? Anda yakin suku Tionghoa di Indonesia belum pernah menjadi pihak yang salah ? > Seharusnya benar salahnya seseorang janganlah dilihat dari agama ybs. > seperti yang diajarkan dalam Islam. ***Sayang sekali anda bukan penasehat Bush. Bush gagal karena dia anggap invasi ke Irak adalah 'crusade'.... ***Dunia ini tidak ada pihak yang salah atau pihak yang benar. Yang benar adalah pihak yang tidak berpihak. Post message: [EMAIL PROTECTED] Subscribe : [EMAIL PROTECTED] Unsubscribe : [EMAIL PROTECTED] List owner : [EMAIL PROTECTED] Homepage : http://proletar.8m.com/ Yahoo! Groups Links <*> To visit your group on the web, go to: http://groups.yahoo.com/group/proletar/ <*> Your email settings: Individual Email | Traditional <*> To change settings online go to: http://groups.yahoo.com/group/proletar/join (Yahoo! ID required) <*> To change settings via email: mailto:[EMAIL PROTECTED] mailto:[EMAIL PROTECTED] <*> To unsubscribe from this group, send an email to: [EMAIL PROTECTED] <*> Your use of Yahoo! Groups is subject to: http://docs.yahoo.com/info/terms/
