dijual nick 3 huruf mig33,ada byk pilihan, hrg 500rb per biji. Yg
serius hubungi: "k6." add lalu pvt dg saya,dijamin jujur dan bukan
penipuan. Thx
Pada tanggal 19/10/07, PAREWA PAREWA <[EMAIL PROTECTED]> menulis:
> Si jusfiq jelas ngga lulus tes kepribadian. Pertama, suka
>   ngibul. kedua, lupa sama kibulannya sendiri. ketiga, pengecut.
>   keempat, ngga tau diuntung. Dan kibulannya yag terakhir adalah
>   soal mesin tik dan copy IHT yang ngga berani diakuinnya serta
>   ngga berterimakasih pada orang yg menunjukan kibulannya itu.
>
> mangucup88 <[EMAIL PROTECTED]> wrote:
>           Yuu..uk coba test kepripadian: Cobalah renungkan sejenak,
> nama-nama
> dari orang kepada siapa saja Anda merasa sewot/sebel/ benci ? Begitu
> juga dengan kejadian-kejadian yang sangat menyakiti hati Anda ?
> Apakah masih ada nama-nama atau kejadian-kejadian menyakitkan yang
> masih teringat ?
>
> Apabila jawabannya "Yes" berarti Anda kurang rapih membersihkan
> arsip gudang dosa Anda, kita masih belum mampu mereset jadi nol
> kembali kalkulator dosa kita, sehingga rasa benci dan hal-hal yang
> negatif lainnya masih tetap saja bercokol dan teringat terus. Dalam
> hal ini tidak bisa dipungkiri, bahwa virus benci maupun sewotnya
> masih tetap ada di dalam pikiran maupun lubuk hati kita.
>
> Itulah hasil nyata dari Neraca hitung-hitungan dari "Permohonan Maaf
> Lahir Batin" selama hari raya Lebaran kemarin !
>
> Padahal kalau direnungkan, kemarin kita telah mengirimkan puluhan
> bahkan ratusan SMS, kartu permohonan maaf lahir dan batin, begitu
> juga dengan parsel maupun bunga kepada semua rekan-rekan dan handai
> taulan kita dengan harapan minimum setahun sekali kita dapat
> membersihkan batin dan hati kita. Dengan demikian diharapkan dapat
> mengawali tahun baru dengan pandangan maupun hidup yang baru. Hanya
> sayangnya kalau kita jujur, orang yang kita benci masih tetap saja
> ada dan banyak, bahkan kejadian-kejadian yang menyakitkan pun masih
> tetap saja tak terlupakan. Kenapa?
>
> Permasalahannya; kita hanya mengirimkan SMS, kartu ucapan
> permohonana maaf lahir dan batin kepada orang-orang yang kita merasa
> dekat / simpatik saja, apalagi dengan kiriman parsel maupun bunga
> ini pada umumnya hanya ditujukan kepada keluarga dekat seperti ortu,
> kekasih atau rekan bisnis atau pejabat; agar "take & give" nya jelas
> begitu.
>
> Jawablah dengan jujur pernahkan anda mengirimkan parsel ato bunga
> maupun kartu kepada orang yang kita benci ataupun kepada musuh kita,
> ataupun kepada korban orang-orang yang pernah kita sakiti. Jangan
> harap ! Boro-boro ucapan selamat yang berkaitan dengan uang kirim
> email ato sms yang gratisan azah udah ogah.
>
> Sebenarnya bukan saya yang menyakiti, melainkan sayalah sang korban
> yang disakiti, moso sih saya yang harus kirim kartu apalagi parsel,
> emangnya aku ini termasuk wong gendheng? Bukankah kita seringkali
> mendengar ucapan seperti "forgiving, but not forgetting", kita
> mungkin bisa memaafkan, tetapi tidak bisa melupakan, apalagi kalau
> rasa sakitnya itu dalam sekali, sehingga telah menghancurkan
> hidupnya seseorang.
>
> Disamping itu permohonan maafnya pun dalam bentuk "kodian", yang
> dikirim secara "grosiran" dalam jumlah besar, bukannya "eceran".
> Jadi bukannya yang khusus ditujukan dan ditulis untuk saya tulen,
> melainkan karena kalimat "permohonan maaf" tsb sdh tercantum dicetak
> dikartu atau karena hanya men fwd SMS orang saja. Maka dari itu
> kalau ia benar-benar serious mau minta maaf, kenapa harus menunggu
> hingga tibanya hari raya Idul Fitri bukan sebelumnya. Apakah
> permohonan maaf itu seperti juga penutupan buku neraca akhir tahun
> yang dilakukan hanya setahun sekali saja untuk melihat laba dan rugi
> nya untuk berkawan dengan seseorang ?
>
> Maka dari itu janganlah heran kalau banyak orang yang menilai
> permohonan maaf lahir & batin yang diajukan pada saat hari raya Idul
> Fitri tidak dapat ditanggapi secara serious, karena hal ini lebih
> menjurus kepada tradisi yang sekedar basa-basi atau pemanis bibir
> saja !
>
> Walaupun tidak bisa dipungkiri bahwa bisnis "maaf & memaafkan" ini
> setiap tahunnya dapat menghasilkan omset ratusan milyar Rp, mulai
> dari penjualan kartu mohon maaf, s/d porto meterainya, belum lagi
> dengan pengiriman parsel-nya, kueh, bunga dll-nya. Perlu diketahui
> bahwa "Anda dapat memberi tanpa mengasihi, tetapi Anda tidak dapat
> mengasihi tanpa memberi!"
>
> Orang yang dapat memaafkan kesalahan seseorang adalah orang yang
> baik, sedangkan yang dapat memaafkan dan melupakan kesalahan
> seseoran adalah orang yang bijak, tetapi orang yang dapat memaafkan
> dan melupakan kesalahan seseorang "sebelumnya" orang tsb minta maaf
> adalah orang yang memiliki sifat illahi.
>
> Mang Ucup
> Email: [EMAIL PROTECTED]
> Homepage: www.mangucup.org
> http://www.friendster.com/mangucup
>
>
>
>
>
>
> ---------------------------------
> Bergabunglah dengan orang-orang yang berwawasan, di bidang Anda di Yahoo!
> Answers
>
> [Non-text portions of this message have been removed]
>
>


Post message: [EMAIL PROTECTED]
Subscribe   :  [EMAIL PROTECTED]
Unsubscribe :  [EMAIL PROTECTED]
List owner  :  [EMAIL PROTECTED]
Homepage    :  http://proletar.8m.com/ 
Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
    http://groups.yahoo.com/group/proletar/

<*> Your email settings:
    Individual Email | Traditional

<*> To change settings online go to:
    http://groups.yahoo.com/group/proletar/join
    (Yahoo! ID required)

<*> To change settings via email:
    mailto:[EMAIL PROTECTED] 
    mailto:[EMAIL PROTECTED]

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
    [EMAIL PROTECTED]

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
    http://docs.yahoo.com/info/terms/
 

Kirim email ke