--- In [email protected], "holyuncle" <[EMAIL PROTECTED]> wrote:
>
> --- In [email protected], "sentosaaman" <sentosaaman@> 
> wrote:
> >
> > Mending dikunjungi, malah masih dijauhi dan diludahi....
> > Dinegeri2 lain, para diktator2 sudah diadili atau dikutuk, di
> > Indonesia seorang pembunuh 2 juta manusia tak bersalah,maling 
> negara
> > nomer wahid ( menurut Bank Dunia dan PBB ) malah disujudi, dimintai
> > ma'af......Piye sih bongso Indonesia iki ??
> 
> 
> ***Indonesia satu2nya negara di dunia ini yang berkepribadian 
> tersendiri. Anda mau negara2 lain mengikuti kepribadian Indonesia, 
> jangan harap bisa ada yang bisa,
> 
> ***Hingga saat ini, rakyat Indonesia rindu Bung Karno dan Pak Harto. 
> Bung Karno menyalakan api dan semangat nasionalisme, Pak Harto 
> teruskan api dan semangat nasionalisme + cukup sandang pangan.
> 
> ***Tanpa G30S/Gestok, Nasakom sudah hanguskan tanah air, korban 
> perang saudara sudah lebihi 10 juta, NKRI sudah menjadi pecah belah 
> seperti Uni Soviet, Yugoslavia.
> 
> ***Bank Dunia dan PBB tidak ada data korupsi Soeharto, tapi anda 
> masih juga mengutip BD dan PBB ? Eheemmm, Jowo kowek ?
> 
> ***Maaf lahir dan batin dong...
>


---------------------------------------------------------------------------------------------------------
holyuncle wrote:

> ***Indonesia satu2nya negara di dunia ini yang berkepribadian 
> tersendiri. Anda mau negara2 lain mengikuti kepribadian Indonesia, 
> jangan harap bisa ada yang bisa,

## Yg anda maksud itu samasekali bukan kepribadian Indonesia,tapi 
   kepribadian penjilat dan pemuja orba. Kepribadian Indonesia 
   sekarang sedang mengalami keterpurukan akibat 32 th diinjak2 
   hak2nya :,dipaksa hanya mendengarkan  babe saja,dipaksa hanya 
   melihat saja, dibungkam mulutnya.

   Spt pepatah Cicero 
   „Audi, vide, tace, si tu vis vivere in pace!"     dan 
   „"Silent emin leges inter arma"


  holyuncle wrote:

 ***Hingga saat ini, rakyat Indonesia rindu Bung Karno dan Pak Harto. 
Ø       Bung Karno menyalakan api dan semangat nasionalisme, Pak Harto 
Ø       > teruskan api dan semangat nasionalisme + cukup sandang pangan. 


##  Bagaimana anda bisa menempatkan pelaku dan korban pelaku disatu 
   kategori ? Bung Karno adalah korban kudeta , Suharto adalah pelaku
   kudeta !
   Bagaimana seorang bisa dungu memuja kedua2nya ? 
   Cukup sandang pangan ?  Kemelaratan sebagian besar rakyat Indonesia
  dari sejak "reformasi" (jatuhnya orba) sampai sekarang bukan datang 
  tiba2, tapi meneruskan peninggalan kemelaratan yg sudah ada  jaman 
  orba itu. Sebagian amat kecil saja  dari orang Indonesia  di  
   era   orba yg bisa berfoya2  menikmati hidupnya akibat penjualan 
   kekayaan Indonesia ,mungkin termasuk anda ?



holyuncle wrote:

> ***Tanpa G30S/Gestok, Nasakom sudah hanguskan tanah air, korban 
> perang saudara sudah lebihi 10 juta, NKRI sudah menjadi pecah belah 
> seperti Uni Soviet, Yugoslavia.

##  Fantasi anda sangat tidak berdasarkan fakta2. Dari mana datangnya
 fantasi anda itu ?     


holyuncle wrote: 

> ***Bank Dunia dan PBB tidak ada data korupsi Soeharto, tapi anda 
> masih juga mengutip BD dan PBB ? Eheemmm, Jowo kowek ?

## PBB dan Bank Dunia pasti tidak begitu dungu untuk mengeluarkan
statement yg tidak authentic ! Tidak spt anda yg asal mencuap.
Ttg jowo kowek : 
Pertama, sekali lagi menunjukkan ketidak integensian anda , karena :
jika anda pernah menggunakan kalimat2  arab ( dlm berdoa atau sehari2)
, berartikah itu bhw anda seorang arab ?  Dungu !
Kedua, dg menyebut kata "jowo kowek" , menunjukkan ketidak
nasionalisan anda, menunjukkan  rasialisme yg ada dibenak anda ! Kata2
" jawa kowek, padang…begitu…, ambon begini…., cina… begitu.., sunda ..
begini dll. " adalah kata2 penghinaan yg memecah belah bangsa
Indonesia ini !!


holyuncle wrote:

***Maaf lahir dan batin dong...

##  Ya, sama2, saya maafkan.  




Post message: [EMAIL PROTECTED]
Subscribe   :  [EMAIL PROTECTED]
Unsubscribe :  [EMAIL PROTECTED]
List owner  :  [EMAIL PROTECTED]
Homepage    :  http://proletar.8m.com/ 
Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
    http://groups.yahoo.com/group/proletar/

<*> Your email settings:
    Individual Email | Traditional

<*> To change settings online go to:
    http://groups.yahoo.com/group/proletar/join
    (Yahoo! ID required)

<*> To change settings via email:
    mailto:[EMAIL PROTECTED] 
    mailto:[EMAIL PROTECTED]

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
    [EMAIL PROTECTED]

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
    http://docs.yahoo.com/info/terms/
 

Kirim email ke