Anak Tuhan, Anak Kunci, Anak Kapal, Semuanya tak Punya Bapak Ibu.

Semua agama cuma kepercayaan, dan semua kepercayaan hanyalah khayalan,
jadi agama tidak pernah ada yang benar karena yang dinamakan Khayalan
bukanlah realitas kebenaran.

Demikianlah, kepercayaan adanya Anak Tuhan bukan hanya satu2nya yang
tidak masuk akal, tetapi juga Utusan Tuhan sekalipun sama saja tidak
masuk akalnya.

Kalo Tuhan tidak mungkin bisa punya anak, bagaimana mungkin Tuhan bisa
punya utusan, juga tidak mungkin Tuhan punya sekretaris, juga tidak
mungkin Tuhan punya menteri luar negeri yang bertugas mengirim utusannya.

Anak Tuhan tidak perlu bapak dan ibu, sama halnya Utusan Tuhan itu tak
perlu memiliki kantor deplu-nya.

Utusan Tuhan maupun Anak Tuhan, keduanya hanyalah sebatas perbedaan
istilah yang digunakan oleh sutradaranya.  Jadi jangan buang waktu
berdebat untuk hal2 yang sama2 kita tahu tidak pernah ada !!!

> Duladi S <[EMAIL PROTECTED]> wrote:
> Nah, tuh khan, Riyan punya kelainan berpikir nih.
> Kenapa kalau Yesus Putra Allah, Riyan sewot?
> Kenapa Riyan tidak setuju kalau Yesus Putra Allah?
> Tidakkah Riyan seharusnya sadar, Riyan sudah dipakai oleh Iblis 
> untuk menolak Kristus?


Adalah salah besar untuk memperdebatkan apakah Yesus itu anak Tuhan
atau bukan, karena hal itu se-mata2 sebatas kepercayaan seseorang yang
dilindungi HAM-nya.

Sama halnya dengan kepercayaan umat Islam, masa sih Allah itu perlu
mengirim utusan yang bernama Muhammad ???

Namanya kepercayaan tetap saja bersifat angan2, sama halnya mau
memperdebatkan Superman yang bisa terbang.  Kesemuanya itu khan
tergantung dari rekayasa sutradaranya, kalo kita mau menikmatinya,
percaya saja sewaktu nonton, tapi kalo tidak suka, carilah tontonan
yang lainnya.

Umat Islam sendiri menyanggahnya secara bodoh, mereka menganggap kalo
ada Anak Tuhan, tentunya juga harus ada Bapaknya Tuhan, Ibunya Tuhan,
Neneknya Tuhan, dll.  Padahal, "Anak Kunci" tidak memiliki "Bapak,
Ibu, dan Nenek Kunci".  Juga "anak angkat" bukan dilahirkan oleh
"bapak angkat atau ibu angkatnya".  Juga "anak kapal" dilahirkan oleh
"bapak kapal", bahkan tak punya "ibu kapal".  Juga dalam komputer
dikenal "Mother Board", anehnya ternyata tidak punya "Father Board",
juga tidak dikenal adanya "Children Board".

Demikianlah, dinegara Amerika yang serba bebas ini telah berulangkali
terjadi perdebatan Islam-Kristen, yang dengan jelas sekali wakil2
ulama Islam terpukul habis habisan argument-nya, namun kalo perdebatan
ini kemudian diceritakan kepada umatnya, diceritakan bahwa mereka
memenangkan perdebatan dimana katanya lawannya tidak berkutik tak bisa
menjawabnya sampai akhirnya semuanya masuk Islam.

Sama halnya Hesbollah di Libanon yang hancur lebur dikerjain Israel,
bahkan pemimpinnya bersembunyi seperti tikus.  Begitu Israel
menghentikan serangannya, sang pemimpin Hesbollah keluar lagi bikin
arak2an kemenangan.  Tapi kemudian disapu bersih oleh pemerintah
Libanon karena kekuatan Hesbollah sudah habis disikat Israel, padahal
sebelumnya pemerintah Libanon didikte oleh Hesbollah karena kekuatan
tentaranya yang melebihi kekuatan tentara Libanon sendiri.  Negara
Libanon sebelumnya disandera oleh partai Hesbollah yang ingin
memaksakan Syariah Islam di Libanon.

Demikianlah, Islam selalu di-mana2 pasti menang tanpa kemenangan !!!

Ny. Muslim binti Muskitawati.






Post message: [EMAIL PROTECTED]
Subscribe   :  [EMAIL PROTECTED]
Unsubscribe :  [EMAIL PROTECTED]
List owner  :  [EMAIL PROTECTED]
Homepage    :  http://proletar.8m.com/ 
Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
    http://groups.yahoo.com/group/proletar/

<*> Your email settings:
    Individual Email | Traditional

<*> To change settings online go to:
    http://groups.yahoo.com/group/proletar/join
    (Yahoo! ID required)

<*> To change settings via email:
    mailto:[EMAIL PROTECTED] 
    mailto:[EMAIL PROTECTED]

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
    [EMAIL PROTECTED]

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
    http://docs.yahoo.com/info/terms/
 

Kirim email ke