Coba perhatikan program apa yang mereka usulkan, pendirian apa yang
mereka peretahankan selain minta giliran untuk berkuasa?
Nggak ada.
Yang mereka kunyah-kunyah tetap saja program kosong yang tidak banyak
maknanya seperti: "memajukan kesejahteraan umum, mencerdaskan
kehidupanbangsa, dan ikut melaksanakan ketertiban dunia berdasarkan
kemerdekaan, perdamaian abadi dan keadilan sosial.. "
Tidak ada hak-hak azasi manusia, tidak ada pemberantasan korupsi,
tidak ada perbaikan nasib petani atau nasib buruh, tidak ada program
ekonomi yang jelas dan seribu satu masaalah kongkrit yang dihadapi
Indonesia.
Dari pernyataan mereka itu saya hanya melihat bahwa mereka ini adalah
orang-orang yang otaknya nggak begitu jalan dan yang udah geregetan
dapat giliran untuk menindas dan menguras khasanah negara...
--- In [EMAIL PROTECTED], Arkilaus Baho <[EMAIL PROTECTED]> wrote:
Semangat juang yang dimiliki kaum muda Indonesia hari ini patut
didukung. Dorongan perubahan bagi rakyat dan bangsa punya maksud baik
bagi siapa saja. Kaum muda Indonesia sesuai dengan amanat sumpah
pemuda sekarang dituntut melangkah jauh ke arah perubahan.
Riil dari kepemimpinan kaum muda dibutuhkan langkah konkrit hari
ini. Negara ini puluhan tahun tidaklah demokratis karena keterlibatan
kaum muda hanya diluar pagar kebijakan. Mengakibatkan keterpurukan
rakyat itu ada.
Berikan ruang bagi siapa saja untuk memimpin rakyat, Baik kaum Muda,
Petani, Buruh dan Tani punya hak yang sama di negri ini.
Sekali lagi, pergeseran kepemimpinan jika benar diambil alih secara
baik oleh kaum muda, rakyat dipastikan terdidik secara demokratis.
Rezim sekarang sudah adalah rezim dahulu yang ternyata kaum tertuanya
suharto.
Mengambil alih kepemimpinan dari rezim hari ini suatu kewajiban
untuk memperbaiki nasib rakyat oleh siapapun dengan syarat anti
feodalisme, Kapitalisme dan tidak tunduk dalam kebijakan neoliberalisme.
Bagi saya pilihan hari ini yang diangkat kaum muda Indonesia cukup
baik untuk dilakukan kaum muda internasional. Terutam kaum muda mudi
bangsa-bangsa tertindas.
monami <[EMAIL PROTECTED]> wrote:
Halo,
Saya kira yang semestinya dipermasalahkan bukan soal 'tua-muda'-nya.
Yang menjadi masalah adalah, orang-orang 'tua' ini tampak masih
memiliki paham, atau masih terikat pada, 'Soeharto-ism' Maaf, kalau
istilahnya terlalu dicari-cari. Mereka tokoh-tokoh 'tua' ini
rata-rata berkarir dalam suasana Orde Baru, yang setidaknya
mempengaruhi pola pikir mereka. KKN, omong doang, dlsb. Sedangkan
orang-orang 'muda' diharapkan sudah tidak lagi.
Jadi, kalau ada orang 'tua' yang tidak terikat pada 'Soeharto-ism',
mestinya ya tidak bermasalah. Dan juga jangan tertipu dengan usia
muda, yang 'muda' pun belum tentu 'bersih OrBa'. Iya 'kan?
Demikian saya kira, masalah 'tua-muda' ini. Atau ada yang lain?
salam,
/ma
-------------------- m2f --------------------
dikirim lewat http://forums.apakabar.ws - tanpa moderasi
http://forums.apakabar.ws/viewtopic.php?p=97626#97626
-------------------- m2f --------------------
************************
Email:
--------
[EMAIL PROTECTED]
[EMAIL PROTECTED]
Website:
--------
www.kabarpapua.com
www.papuapost.com
***
__________________________________________________
Do You Yahoo!?
Tired of spam? Yahoo! Mail has the best spam protection around
http://mail.yahoo.com
--- End forwarded message ---
Post message: [EMAIL PROTECTED]
Subscribe : [EMAIL PROTECTED]
Unsubscribe : [EMAIL PROTECTED]
List owner : [EMAIL PROTECTED]
Homepage : http://proletar.8m.com/
Yahoo! Groups Links
<*> To visit your group on the web, go to:
http://groups.yahoo.com/group/proletar/
<*> Your email settings:
Individual Email | Traditional
<*> To change settings online go to:
http://groups.yahoo.com/group/proletar/join
(Yahoo! ID required)
<*> To change settings via email:
mailto:[EMAIL PROTECTED]
mailto:[EMAIL PROTECTED]
<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
[EMAIL PROTECTED]
<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
http://docs.yahoo.com/info/terms/