Maaf crossposting. Bila hasil polling Gallup ( anggap lembaga ini kurang fair ), hasilnya tetap saja tidak akan berbeda banyak dengan kenyataan yang ada.
Yang membuat aku tertarik adalah pernyataan 2 ahli ekonomi kelas papan atas dan salah satunya Favoritku ( mr Paul krugman si Kribo pemenang nobel ekonomi dan mampu memaparkan masalah perekonomian dengan sederhana dan mudah di pahami oleh orang yang kurang mengerti ilmu ekonomi ), yang ternyata sejak awal sudah menjadi seterunya si Bush ( UK ), sedang Yoseph Stiglight yang juga pemenang nobel Ekonomi malah lebih keras lagi melakukan kritik kepada Bush ( UK ), menandakan bahwa perekonomian global di masa mendatang akan semakin amburadul. Jatuhnya nilai dollar, dan meningkatnya nilai tukar Euro ( aje gile, bisa pada mabok deh pengusaha Europa ), membuat perekonomian dunia menjadi bergolak gak karuan, ditambah lagi dengan mesin mesin ekonomi dari Asia ( RRT ) membuat suasana bertambah ricuh. Bagaimana dengan Indonesia ?, untuk yang ini aku mohon dengan amat sangat kepada para suhu di T-net ( di kampung petar mah gak banyak yang nanggap ) untuk sedikit memberi pencerahan, terutama untuk tahun 2008 yang sudah dekat, dimana menurut sahibul hikayat Bank Bank besar tidak bisa membuat proyeksi sesuai dengan kebiasaan tahunan khusus untuk tahun 2008, aku sebagai masyarakat kicit ( raja bolu saja sudah menjadi kicit, apalagi yang bukan raja ) benar benar mabok untuk melakukan sesuatu, karena tidak tahu apa-apa..... sur. ----- Original Message ----- From: HKSIS Minggu, 11 November 2007 Bush, Presiden AS Terburuk Washington, Sabtu - Hasil jajak pendapat yang dilakukan Gallup Poll menunjukkan George W Bush adalah presiden AS terburuk sepanjang sejarah modern AS. Atau setidaknya, sepanjang jajak pendapat dilakukan. Sejarawan masih akan menentukan di mana Bush mereka tempatkan. Sejauh ini, Bush adalah satu-satunya presiden yang paling memudar popularitasnya pada akhir masa jabatan. Dari hasil Gallup Poll yang diumumkan pekan ini terlihat bahwa 64 persen warga AS tidak menyetujui cara kerja pemimpinnya. Ini cukup buruk. Dua pertiga warga sudah berpikiran bahwa pemimpinnya tak mempunyai kompetensi. Khusus soal Bush sendiri, sekitar 50 persen menyatakan tidak mendukung cara kerja Bush. "Ini adalah tingkat penolakan tertinggi selama Gallup melakukan jajak pendapat," kata Eugene Robinson, seorang kolumnis di harian AS, Washington Post, Sabtu (10/11). Bush juga mengalahkan Presiden AS terburuk sebelumnya, Richard Nixon, yang jatuh karena skandal Watergate. Tahun 1974, sekitar 48 persen warga menyatakan tidak mendukung Nixon. Tinggalkan warisan buruk Menurut Robinson, Bush juga mewariskan penggantinya pekerjaan buruk. Bush, misalnya, mendukung diktator Presiden Pakistan Pervez Musharraf. "Ini bertentangan dengan ucapan Bush sendiri soal demokrasi," kata Robinson. Presiden AS berikutnya juga akan dihadapkan pada isu Irak, Afganistan yang tak kunjung selesai. Juga ada warisan buruk soal kasus Guantanamo, penjara rahasia AS dengan pelanggaran hak asasi manusia tingkat tinggi. Ekonom AS, peraih Hadiah Nobel Ekonomi 2001, Joseph E Stiglitz, juga menuliskan bahwa Bush adalah Presiden AS terburuk sepanjang sejarah. Stiglitz memberikan penilaian itu berdasarkan kinerja Bush soal ekonomi. Bahkan, penilaian Stiglitz soal Bush itu lebih jelek lagi dari penilaian ekonom AS terkenal lainnya soal Bush. Ia adalah Paul Kruman, yang merupakan musuh paling berat Bush soal ekonomi. Dalam wawancara dengan televisi CNN, pebisnis terkenal AS Donald Trump juga mengatakan hal serupa. "Bush adalah presiden terburuk sepanjang sejarah AS," kata Trump, yang malah memuji Presiden Rusia Vladimir Putin sebagai salah satu politisi kontemporer paling sukses. (REUTERS/AP/AFP/MON) Post message: [EMAIL PROTECTED] Subscribe : [EMAIL PROTECTED] Unsubscribe : [EMAIL PROTECTED] List owner : [EMAIL PROTECTED] Homepage : http://proletar.8m.com/ Yahoo! Groups Links <*> To visit your group on the web, go to: http://groups.yahoo.com/group/proletar/ <*> Your email settings: Individual Email | Traditional <*> To change settings online go to: http://groups.yahoo.com/group/proletar/join (Yahoo! ID required) <*> To change settings via email: mailto:[EMAIL PROTECTED] mailto:[EMAIL PROTECTED] <*> To unsubscribe from this group, send an email to: [EMAIL PROTECTED] <*> Your use of Yahoo! Groups is subject to: http://docs.yahoo.com/info/terms/
