"tania_tomabela" yang memang tidak cerdas itupun jadi kalap begini....
Kasihan. Tapi saya jelaskan juga dibawah ini... --- In [EMAIL PROTECTED], "tania_tomabela" <[EMAIL PROTECTED]> wrote: > > --- In [EMAIL PROTECTED], "utusan.allah" > <kesayangan.allah@> wrote: > Ini teknik diskusi dungu lagi nista yang lazim dilakukan orang > Islam: membawa diskusi ketataran pribadi. > > Dan terlepas dari itu, terlepas dari masaalah apakah ki-broto > memang "mengimani begitu saja bahwa ia adalah anak dari orang yang > ia aku-aku sebagai bapaknya" atau tidak, "tania_tomabela" tetap > TIDAK bisa membantah apa yang dikatakan oleh kibroto, yaitu > bahwa "Device yang lengkap adalah saksi+proof+ reason." > > Inilah kedunguan rata-rata orang Islam itu: dalam diskusi mereka > tidak berusaha untuk mencari kebenaran... .. > > Mereka lebih sibuk mencari-cari kesalahan orang lain. > > Lalu bagaimana dunia Islam itu bisa maju? > > - Jelas sekali bahwa Anda seorang yang dungu sekaligus nista. Lebih > buruk lagi... Anda bukan Islam. :). Ini samasekali bukan masalah > pribadi. Justru disitulah kedunguan dan kenistaannya: kibroto membawa masaalah umum, yang ada ditataran publik, dan bukan masaalah paribadi, tapi "tania_tomabela" membawa masaalahnya ketataran pribadi... Saya jelaskan sekali lagi dan kalau Anda setelah ini tetap > tidak paham maka saya tidak akan mengulanginya. Ki Broto mengolok > orang yang beragama dengan mengatakan bahwa yang diimani oleh orang > beragama itu hanya siluman dan tidak bisa dibuktikan. Dengan posisi > yang sama saya juga bisa katakan bahwa apa yang 'diimani' oleh Ki > Broto sebetulnya juga sama saja, yaitu tidak ada saksi+proof+ > Reason. Jadi jelas: "tania_tomabela" membawa masaalah yang ada ditataranpublik ketataran pribadi. Dan cara ini adalah cara yang dungu lagi nista. Orang yang ia 'imani' sebagai orang tua atau anaknya tidak > bisa ia buktikan kebenarannya. Semua hanya perkiraan dan ia tidak > pernah benar-benar membuktikannya. Tidak ada saksi+proof+reason > untuk itu. Tapi toh ia 'mengimaninya'. Ia memilih untuk menjadi > imbesil dalam hal ini. > Pak Dungu, nista dan bukan Islam sudah paham? "tania_tomabela" yang memang tidak cerdas ini jelas sudah betul-betul kalap: dia menfitnah dan bilang saya bukan Islam.. Saya ulang: hingga hari ini saya belum menyatakan diri saya keluar dari Islam. > Satu lagi kedunguan Anda adalah dengan mengolok-olok orang yang naik > haji tapi tidak mengolok-olok orang yang menghambur-hamburkan > uangnya untuk pergi ke Bali, Hawai, atau Maldives. Coba jelaskan > dengan otak dungumu itu mengapa naik haji adalah dungu sedangkan ke > Bali tidak dungu. Bet you cannot. Kalap betul sudah orang ini. Pertama: orang yang pergi (pakansi) ke Bali, Hawai atau Maldive itu atas pilihan sendiri, berdasarkan kemauan sendiri dan bukan karena diwajibkan oleh orang Arab penyusun al-Mushaf yang ngibul bahwa ada panggilan Nabi Ibrahaim yang fiktif itu... Kedua: mereka nggak melempari setan yang tidak ada itu, juga tidak lari-lari kayak anjing di Makah dan berusaha mencium batu item... > Tapi kedunguan terdungu yang Anda miliki adalah dengan selalu > mengatakan : Mereka lebih sibuk mencari-cari kesalahan orang lain. > Lalu bagaimana dunia Islam itu bisa maju? Tapi sebaliknya Anda juga > melakukan hal yang sama, sibuk mencari-cari kesalahan orang Islam > (yang paling mustahal sekali pun) dan tidak berusaha untuk > menyembuhkan kedengkian hatimu. Lalu bagaimana Anda bisa sembuh dari > penyakit dengki tersebut? Anda akan mati karena dengki dan itu > kedunguan terdungu yang pernah ada. > Kalap. "tania_tomabela" penyembah Allah fiktif ini betul-betul sudah kalap. Lha, saya yang hingga hari ini masih belum menyatakan diri saya keluar dari agama Islam, berusaha melakukan apa yang kudu dilakukan orang Islam yang berusaha berfikir: menunjukkan kedunguan, kebuasan, kebiadaban, keganasan, kezaliman ajaran Islam yang tidak dilihat oleh yang tidak dilihat oleh orang Islam tipikal yang rata-rata memang tidak cerdas itu. > TT > Post message: [EMAIL PROTECTED] Subscribe : [EMAIL PROTECTED] Unsubscribe : [EMAIL PROTECTED] List owner : [EMAIL PROTECTED] Homepage : http://proletar.8m.com/ Yahoo! Groups Links <*> To visit your group on the web, go to: http://groups.yahoo.com/group/proletar/ <*> Your email settings: Individual Email | Traditional <*> To change settings online go to: http://groups.yahoo.com/group/proletar/join (Yahoo! ID required) <*> To change settings via email: mailto:[EMAIL PROTECTED] mailto:[EMAIL PROTECTED] <*> To unsubscribe from this group, send an email to: [EMAIL PROTECTED] <*> Your use of Yahoo! Groups is subject to: http://docs.yahoo.com/info/terms/
