Memajukan agama Islam yang ajarannnya hanya berdasarkan kepada omong 
kosong orang Arab itu adalah perbuatan sia-sia.....

Langkah pertama untuk maju adalah bersikap jujur kepada diri sendiri 
dan berhenti jadi korban kibulan orang Arab, artinya menyadari bahwa  
ajaran Islam itu hanyalah berdasarkan kepada omong kosong orang Arab.

Saya ulang untuk kesekian kalinya:

- al-Mushaf itu TIDAK berbukti berisi wahyu Allah.

Artinya Allah yang digambarkan dungu, buas, kejam, keji, ganas, zalim 
lagi biadab oleh al-Mushaf itu hanyalah Allah fiktif.

al-Mushaf itu hanyalah buku susunan orang Arab seperti tambo 
Minangkabau adalah susunan orng Minangkabau dan La Galigo adalah 
susunanorng Bugis.

- hadits dan sirah nabi itu MUSTAHIL ada yagn sahih isinya.

Artinya nabi Muhammad yang digambarkan dungu dan bertabiat  sundel, 
buas, kejam, keji, ganas, zalim lagi biadab itu hanyalah tokoh 
fiktif, seperti fiktifnya Dracula...

Saya ulang untuk kesekian kalinya: ajaran Islam itu hanyalah 
berdasarkan kepada kibuolan orang Arab.

Adalah dungu, adalah bodoh untuk percaya kepada kibulan orang Arab.




--- In [EMAIL PROTECTED], "jeliyas" <[EMAIL PROTECTED]> wrote:

Benar apa yg saya katakan, kalau kita hanya mengikuti 
doktrin2 "expertnya" saja, ya begini jadinya,  sesat menyesatkan dan 
bunuh membunuh demi suatu doktrin dan saya ulangi doktrin bukan 
metode (beda doktrin dgn metode), karena metode bisa beda2 dan itu 
bukan bahasan yg kita bicarakan.

Dan maaf jika anda tidak mengerti maksud saya dgn kata "tidak maju2", 
maka saya ganti dgn "tidak akan mampu berkembang kearah kemajuan", 
karena Islam tidak akan pernah dihancurkan oleh non-Islam, saya tidak 
kuatir ttg itu sama sekali, tapi Islam bisa dibajak dan dirusak 
oleh "orang2 Islam" sendiri, pada saat itulah Allah akan mengirim 
rasul2nya utk mengembalikan orang2 Islam kembali ke kebenaran yg 
dibawa 25 nabi dari Adam sampai Muhammad dan ini sudah terjadi 25 
kali sejak Adam.

Artinya hari ini Islam sudah dibajak dan dirusak, maka doktrin2nya 
pun tidak bisa dilaksanakan sebagaimana yg diajarkan di Al-Quran, 
solusinya ialah meng-"Islamkan" diri kembali ke Islam sesuai dgn 
ajaran Islam yg mulia (bhs komputernya "reset" biar memorynya kembali 
ketitik nol lagi) dan meneruskannya ke keturunan kita dgn baik dan 
benar dan dimulai dari rumah kita masing2, sebab kalau tidak 
demikian, kita dalam perjalanan kejurang kehancuran dan disitulah 
siksa yg pedih akan dirasakan, sekarangpun sudah kelihatan tanda2 
hasil akhirnya yg tercermin dgn kebodohan dan kemiskinan serta 
ketidak sehatan fisik dan mental "orang2 Islam", masihkah kita belum 
yakin dgn kondisi dan situasi yg bisa kita lihat hari ini? Kalau 
tidak mau menggunakan hati dan pikiran serta penglihatan dan 
pendengaran kita, lihatlah Al-Quran (7:179), kita terlena akan masa 
silam ratusan tahun padahal kita tidak memiliki andil apapun ttg itu, 
pepatah Islam mengatakan:"Janganlah bicara: "dahulu bapakku berbuat 
ini dan itu (pujian)", namun tunjukkanlah siapa dirimu (sekarang) dan 
apa yg bisa engkau perbuat (kebaikan).

JE



usman_maine wrote:
> --- In [EMAIL PROTECTED], "jeliyas" <dayungsampan@> wrote:
> Tentang nabi dan rasul biar dibahas oleh expertnya saja. Aku cuma 
mau 
> ngasih catatan dikit alinea di bawah.
> 
> ya lihat-lihat dulu dong Om. Majunya itu akan berakibat seperti 
apa. 
> Maju tidak selalu baik. Sampeyan berdiri di pinggir jurang, terus 
maju 
> ya kecemplung (baca: kita harus lakukan analisis situasi dampak 
dari 
> langkah maju itu, sebelum putuskan mau maju, mundur, atau belok). 
> 
> Maksud sampeyan...sampeyan belajar agama Islam dengan metode 
menurut 
> kakek saya, nenek saya, ayah saya, paman saya, ibu dan guru dan 
lebih 
> jelek lagi kalau Doktrin MUI dan DEPAG?"
> 
> Kalau jawabnya ndak. Ya mbok gak usah berasumsi orang lain cara 
> beragamanya seperti itu. Misalnya, apa ndak mbuka peluang si Anak 
yang 
> justru membimbing orang tuanya masuk Islam.
> 
> =Joko Tingkir Jr=
> 
> 
> 
> 
> > Kalau kita hanya mengikuti doktrin "menurut kakek saya, nenek 
saya, 
> > 
> ayah saya, paman saya, ibu saya dan guru saya dan lebih jelek lagi 
> kalau doktrin MUI dan DEPAG" (Al-Quran 2:170), maka orang Islam 
tidak 
> akan maju2 dan dipastikan tidak akan ke-mana2, kecuali selalu jalan 
> kebelakang saja, karena jalan kedepan dianggap sesat.
> 
> > 
> > JE
> > 
> > 
> 
> 
> 
> 
> ========================================
> Kunjungi SUPERKORAN: www.apakabar.ws 
> & Forum Apakabar: http://apakabar.ws/forums
> 
>  dikirim lewat  http://forums.apakabar.ws - tanpa moderasi





-------------------- m2f --------------------
dikirim lewat  http://forums.apakabar.ws - tanpa moderasi
http://forums.apakabar.ws/viewtopic.php?p=98465#98465
-------------------- m2f --------------------

--- End forwarded message ---




Post message: [EMAIL PROTECTED]
Subscribe   :  [EMAIL PROTECTED]
Unsubscribe :  [EMAIL PROTECTED]
List owner  :  [EMAIL PROTECTED]
Homepage    :  http://proletar.8m.com/ 
Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
    http://groups.yahoo.com/group/proletar/

<*> Your email settings:
    Individual Email | Traditional

<*> To change settings online go to:
    http://groups.yahoo.com/group/proletar/join
    (Yahoo! ID required)

<*> To change settings via email:
    mailto:[EMAIL PROTECTED] 
    mailto:[EMAIL PROTECTED]

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
    [EMAIL PROTECTED]

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
    http://docs.yahoo.com/info/terms/
 

Kirim email ke