Email ini ditulis dan disebarluaskan pertama kali oleh
[EMAIL PROTECTED]
Subject: Sisi Lain Dra. Ratih Andjayani Ibrahim MM.
“Psikolog Selebriti“
From: “intel psi-trans” <[EMAIL PROTECTED]> 
DDT: Mon Nov 19, 2007 2:48 am
e-link:
http://groups.yahoo.com/group/Komunikasi_Empati/message/2942
http://groups.yahoo.com/group/psikologi_transformatif/message/35129
http://groups.yahoo.com/group/vincentliong/message/23171


“intel psi-trans” <[EMAIL PROTECTED]> wrote:





Sisi Lain Dra. Ratih Andjayani Ibrahim MM. “Psikolog
Selebriti“

Disusun & Disebarluaskan oleh:
[EMAIL PROTECTED]
Tempat, Hari & Tanggal: Jakarta, Senin, 19 November
2007

“”Memperingati Setengah Tahun berlangsungnya Teror
Non-Stop Gerakan Teror, Cacimaki & Ngomong Jorok
Pabrik Tontonan.””



Daftar Isi Makalah: 
* CV / Biodata Dra. Ratih Andjayani Ibrahim MM. .
(halaman 1)
* Sisi Lain Dra. Ratih Andjayani Ibrahim MM. .
(halaman 2)
* Jenis terror yang telah dan sedang dilakukan gerakan
Pabrik Tontonan. (halaman 3)
* Mereka yang terlibat. (halaman 4)
* Mengapa Dra. Ratih Andjayani Ibrahim MM. Menjadi
Teroris. (halaman 5)
* Wawancara dengan Dra. Ratih Andjayani Ibrahim MM.
oleh “Tan”. (halaman 6)
* Lampiran 01 : Email asli dari Dra. Ratih Andjayani
Ibrahim MM. dalam menjalankan misinya di gerakan
terror, cacimaki dan ngomong jorok Pabrik Tontonan.
(halaman 7)
* Lampiran 02 : Alasan Penerapan Negative
Reinforcement Kepada Vincent Liong & Keluarganya dari
Psikolog Maya Notodisurjo. (halaman 22)
* Lampiran 03 : Biodata / CV dari anggota gerakan
cacimaki dan teror Pabrik Tontonan, selain Dra. Ratih
Andjayani Ibrahim MM. yang biodatanya telah
dilampirkan di bagian awal email ini. (halaman 26)





Sebelum membahas “Sisi Lain Dra. Ratih Andjayani
Ibrahim MM.” (Psikolog) mari kita baca dulu CV /
Sejarah pendidikan dan karier dari Dra. Ratih
Andjayani Ibrahim MM. .

==============================================

Dra. Ratih Andjayani Ibrahim MM. Psi (Psikolog dari
PERSONAL GROWTH)  
Pendidikan :
# 1996 – 1997 Prasetiya Mulya Business School, Jakarta
- Magister Manajemen major : Pemasaran
# 1984 – 1992 Fakultas Psikologi,Universitas
Indonesia, Jakarta – Psikolog.
Pengalaman & Kegiatan :
# 2006 Psikolog untuk BERANI – Koran Berita Anak
Indonesia
# 2006 Pakar tetap dalam program televisi CINTA –
Psikoproblem di O Channel TV setiap hari rabu pukul
10.00 dan 18.30
# 2004-2006 Psikolog untuk Indonesian Idol 1 (2004),
Indonesian Idol 2 (2005), Indonesian Idol 3 (2006) dan
Bintang Akting RCTI (2004), - Juri untuk pemilihan
COSMO GIRL OF THE YEAR 2004 & 2005, Juri untuk
pemilihan CGFaces 2004 – majalah Cosmo Girl Indonesia,
- Juri untuk pemilihan FUN FEARLESS FEMALE 2004 -
majalah Cosmopolitan Indonesia. - Pembicara dalam
kampanye maupun peluncuran berbagai produk baru,
diantaranya : Armani, Dove, novel, biografi, toko
buku, dan lain-lain
# 2004 – sekarang intruktur Pengembangan Pribadi untuk
John Robert Powers Indonesia
# 2002 – sekarang Pakar dan pengisi tetap kolom Cosmo
Controversy Majalah Cosmopolitan Indonesia
# 2002 – sekarang, Narasumber berbagai media publik
untuk topik-topik psikologi, meliputi televisi
(diantaranya : Matahari, Selamat Datang Pagi,
Fenomena, dll), radio(diantaranya ARH, Trijaya,
HardRock FM, Cosmopolitan FM, Female Fm, Radio Bahanam
dll), majalah dan surat kabar, diantaranya
Cosmopolitan, Good House Keeping, Spice, Nakita,
Reader's Digest Indonesia, HIDUP Kompas, Republika,
Female Radio, Kiss FM, Trijaya FM, Radio Bahana, dll.
# 2002 – sekarang Dosen di Fakultas Psikologi UKRIDA,
Jakarta. Mata kuliah : Psikologi Umum, Perilaku
Organisasi, Perilaku Konsumen.
# 2001 – sekarang Associate Psychologist – Klinik
Perkembangan, Lembaga Psikologi Terapan (LPT) UI
# 2003 – sekarang Pengurus Yayasan Sancta Ursula, Bumi
Serpong Damai.
# 1997 President of Manajemen Society Prasetiya Mulya
Business School – Jakarta
# 1995 – 2000 Salah satu pendiri, dan anggota dewan
pengurus tingkat nasional Jaringan Mitra Perempuan
# 1993 Sekretaris WKRI DPD Jakarta
# 1984 – 1992 Aktivis KUKSA UI, Jakarta

Contact Person: Ratih Andjayani Ibrahim
Mobile : 0816-182-0750  
Email : [EMAIL PROTECTED],
[EMAIL PROTECTED] 

==============================================


Dra. Ratih Andjayani Ibrahim MM. (Ratih Ibrahim) yang
kita kenal dari sejarah penampilannya di berbagai
lembaga bergengsi, media cetak & elektronik seperti
yang tertulis di biodatanya di atas memiliki record
yang sangat baik sebagai psikolog multifungsi di mata
masyakarat. 

Di sisi lain kehidupannya yang tidak tampak oleh
pandangan masyarakat umum, Dra. Ratih Andjayani
Ibrahim MM. memiliki sifat, prilaku, kebiasaan yang
sangat amat berbeda dari yang ditampilkannya di
lembaga bergengsi, media cetak & elektronik. Ratih
Andjayani Ibrahim MM. bahkan berpartisipasi aktif
dalam gerakan terror, cacimaki dan ngomong jorok yang
menamakan dirinya Pabrik Tontonan yang melakukan
berbagai private abuse, terror keluarga untuk
menjatuhkan sebuah ilmu yang bernama Kompatiologi yang
dikembangkan Vincent Liong; seorang lulusan The Gandhi
Memorial International School (setingkat SMU) yang
sempat dicap Indigo dan tampil sebagai narasumber di
program Kick Andy Show. Dalam menjalankan perannya,
Ratih Andjayani Ibrahim MM. tidak sekalipun membahas
atau mendiskusikan isi (materi) dari ilmu
kompatiologi.

Dra. Ratih Andjayani Ibrahim MM. dalam terror ini
menjalankan perannya sebagai psikolog membuat
tulisan-tulisan yang seolah-olah pernah menterapi
Vincent Liong dan ayah Vincent Liong dengan
menggunakan obat-obatan, seperti seorang psikiatri
dengan alasan Vincent Liong dan ayahnya mengidap
gangguan kejiwaan. Padahal sampai hari ini Vincent
Liong dan seluruh anggota keluarganya tidak sakalipun
pernah menemui Dra. Ratih Andjayani Ibrahim MM.
apalagi menjadi pasien. Vincent Liong dan ayah Vincent
Liong tidak pernah bermasalah dengan Dra. Ratih
Andjayani Ibrahim MM. , kalau ditanya alasan mendasar
mengapa segala usaha terror dilakukan Dra. Ratih
Andjayani Ibrahim MM. Tidak bisa menjawab kecuali
menggunakan alasan-alasan judgement kejiwaan sebagai
psikolog bergelar dan berijasah. Kami menduga Dra.
Ratih Andjayani Ibrahim MM. memiliki kegemaran bermain
game terselubung yaitu memperlakukan orang lain, yang
bukan pasiennya seolah-olah sebagai pasien psikologi,
dan menganiaya dengan perlakukan yang sadis misalnya
dengan obat-obatan dan setruman listrik. Semua hal-hal
itu tercermin dalam tulisan-tulisan Dra. Ratih
Andjayani Ibrahim MM. yang kami lampirkan bersama
dengan email ini, lihat “Lampiran 01”.

Tujuan gerakan terror, cacimaki dan ngomong jorok
Pabrik Tontonan merekrut Dra. Ratih Andjayani Ibrahim
MM. untuk melakukan hal ini, adalah untuk menarik
masyarakat awam yang terlalu mudah mempercayai orang
bertitel psikolog untuk bersama-sama melakukan
negative reinforcement (tindakan negatif / hukuman
dengan tujuan untuk merugikan semaksimal mungkin,
dengan cara apapun yang bertujuan “menyembuhkan /
menyadarkan”) kepada Vincent Liong, tentunya bila ini
berhasil akan sangat menguntungkan pihak Pabrik
Tontonan dalam usahanya untuk membasmi Vincent Liong
dan ilmu kompatiologi-nya. Setelah lembaga hukum,
psikologi dan agama memang adalah cara berikutnya yang
bisa digunakan sebagai alas an untuk melakukan
negative reinforcement (perlakuan negatif) kepada
orang lain. Psikologi bisa menjadi alasan untuk
menangkap dan memasukkan orang lain ke rumah sakit
jiwa atau menyuntik orang lain dengan obat-obatan yang
berakibat melemahkan kesadaran. Negative Reinforcement
dibahas lebih lanjut di lampiran, lihat “Lampiran 02”.

Email asli dari Dra. Ratih Andjayani Ibrahim MM. dalam
menjalankan misinya di gerakan terror, cacimaki dan
ngomong jorok Pabrik Tontonan (email selama sebulan
terakhir saja yang terlampir) sebagai seorang Psikolog
praktik, kami lampirkan bersama dengan email ini,
lihat “Lampiran 01”.

Berbagai cara sudah dilakukan oleh gerakan terror ini
untuk menjatuhkan Vincent Liong secara tertulis dan
terbuka (dapat dibaca setiap orang) di maillist
psikologi_transformatif selama setengah tahun
terakhir, herannya semua ini dilakukan dengan gagah
berani meskipun kadang-kadang pelakunya ketakutan.
Pemberitaan ini sendiri ditulis untuk memperingati
setengah tahun berlangsungnya teror oleh gerakan
Pabrik Tontonan yang secara resmi dimulai pada tanggal
20 Mei 2007 sebagai hadiah ulangtahun untuk Vincent
Liong yang pada hari itu berulangtahun ke 22. 

Cara-cara terror yang telah dan sedang terus dilakukan
oleh anggota gerakan terror, cacimaki dan ngomong
jorok Pabrik Tontonan, diantaranya:
* Teror kepada anggota keluarga dengan sita jaminan
kepada para praktisi Kompatiologi (kalau tidak menurut
maka rahasia pribadi akan digunakan sebagai black
mail) sebelumnya teroris telah melakukan pendekatan
via Yahoo Messanger selama beberapa bulan kepada
target teror.
* Penyebarluasan data psikologis palsu. 
* Cacimaki dan dengan bahasa kotor kepada subject,
keluarga dan nenek moyang kompatiolog;
bibit-bebet-bobot. Menggunakan Yahoo ID nama sendiri
dan yahoo ID palsu, sbb: "Alexanderkhoe" alias
"kabayangelo" alias "bola_volleyku" alias
"hautesurveilance" alias "wongedangakkatokan" alias
"wongsosubali" alias "ahlidekon" alias
"alexanderkhoe".
* Pemalsuan dan penyebarluasan data keberadaan korban.
* Pemalsuan bukti korban dan pemalsuan kuesioner.
* Usaha pemerasan, penangkapan dan pemenjaraan melalui
jalur hukum secara tertulis.
* Pelecehan pribadi kepada praktisi Kompatiologi.
* Pembahasan ‘Kontol Blacky’ anjing Vincent Liong.
* Usaha untuk memberantas kompatiologi dengan
mengangkat isu SARA diantaranya membuat
skenario-skenario, sbb:
- Kompatiologi akan diadu domba dengan penganut agama
Islam. Pihak teroris telah memasang foto-foto
pornografi dengan wanita-wanita berjilbab dari
Malaysia di maillist [EMAIL PROTECTED]
dengan judul file “Islam!!!!!“. Dengan demikian
seolah-olah kelompok Vincent Liong adalah pembenci
umat beragama Islam, dan negara Malaysia yang sedang
hangat bermasalah dengan Indonesia. Foto-foto ini
diumumkan oleh pihak Pabrik_T di maillist
psikologi_transformatif untuk menggalang massa lebih
banyak. Pada saat ini bukti-bukti tidak dihapus, bukti
kami bekukan sebagai barang bukti kejahatan tsb. Cara
ini gagal karena banyak pengguna kompatiologi yang
mengenal Vincent Liong dengan baik yang menganut agama
Islam.
- Pendiri Kompatiologi Vincent Liong adalah keturunan
Tionghoa, hal ini dipermasalahkan.
- Pendiri kompatiologi Vincent Liong dari golongan
hanya lulusan SMU bukan dari universitas.
- Pendiri kompatiologi diisukan menindas kaum miskin.
* Usaha membuat praktisi kompatiologi palsu yang
mempropagandakan budaya sex bebas sebagai bagian dari
ritual dekon-kompatiologi. Saat ini menggunakan Yahoo
ID: Ani Munafich.
* Pembuatan email palsu meniru Yahoo ID orang lain
untuk meusak nama baik para pemilik nama tsb.
(Ditambah lagi beberapa nama yang dimirip-miripkan
dengan Yahoo ID orang lain seperti misalnya:
"baduamink" (meniru: baduamin), "intel.psitrans"
(meniru: intel.psitrans hanya berbeda provider
emailnya saja), "vincentlliong" (meniru:
vincentliong), "istiani.c" (meniru: istaini_c),
“monde78100” (meniru: monde78100 hanya berbeda
provider emailnya saja), dlsb terlalu banyak untuk
disebut satu per satu.)
* Pelaksanaan black mail kepada anggota keluarga
dengan membuat cerita porno di maillist
[EMAIL PROTECTED] dengan
mencantumkan nama kompatiolog dan keluarganya. 
* Penulisan dan penyebarluasan naskah chatting palsu
dengan mengatasnamakan nama peneliti kompatiologi.

Selain Dra. Ratih Andjayani Ibrahim MM. mereka yang
terlibat bukanlah orang-orang sembarangan, misalnya:
* Nuruddin Asyhadie adalah south east asian editor di
Common Ground News Service.
* Goenardjoadi Goenawan founder ESQCU Training &
Consulting, ahli management hati nurani.
* Psikolog Maya Notodisurjo.
* Leonardo Rimba peramal kartu Tarrot.
* Audifax peneliti di Institut Ilmu Sosial Alternatif
(IISA)-Surabaya. Penulis buku: Semiotika Tuhan dan
Mite Harry Potter.
* Sinaga Harez Posma Lulusan Magister Psikologi
Universitas Indonesia, saat
ini bekerja sebagai konsultan. 
, dlsb… (note: Biodata / CV lengkap terlampir, lihat
“Lampiran 03”)



MENGAPA Dra. Ratih Andjayani Ibrahim MM. MENJADI
TERORIS ?

Budaya yang berlaku di masyarakat membuat orang
menahan diri, menutupi atau bahkan menekan hasrat yang
adalah dirinya yang apa adanya. Public figure di
masyarakat kita dituntut untuk mampu menjadi teladan
orang banyak, sehingga harus berkepribadian dan
berkelakuan sempurna. Batasan-batasan ini menghalangi
penyaluran hasrat emosional sebagai manusia yang apa
adanya. Misalnya karier, untuk mencari nafkah
misalnya: sebagai Psikolog ahli Kesehatan Prilaku
(misalnya Ratih Andjayani Ibrahim), Motivator Hati
Nurani (misalnya Goenardjoadi Goenawan)yang selalu
bicara tentang kehidupan yang lebih baik, sebagai
editor untuk tulisan-tulisan bertema konflik
muslim-barat (misalnya Nuruddin Asyhadie) yang harus
selalu membela perdamaian, dlsb ; membuat seorang
manusia yang tentunya memiliki kelebihan dan
kekurangan dituntut untuk selalu menjadi manusia yang
sempurna tanpa cela. Ini mengakibatkan terjadi
penumpukan hasrat, emosi, ego, dlsb yang tidak
tersalurkan. 

Media internet dianggap sebagai media yang cocok untuk
melampiaskan hasrat, emosi, ego, dlsb yang ditekan,
yang selama di kehidupan nyata tidak dimungkinkan
untuk diluapkan. Tidak heran para anggota gerakan
teror, cacimaki dan ngomong jorok tidak tertarik
membicarakan materi kompatiologi, melainkan hanya
tertarik melakukan private & family abuse berupa
teror, cacimaki, ngomong jorok, dlsb. Di sini
“kebenaran“ tidak penting. Yang penting adalah emosi
tersalurkan dan kelompoknya bisa merasa menang
bilamana Vincent Liong dan kompatiologi mengalami
kerugian, istilah mereka olahraga pikiran. Mereka
bukan ilmuan yang mencari kebenaran, hanya sekedar
orang yang butuh hiburan dengan menjadikan orang lain
sebagai samsak tinjunya.

Sebenarnya Dra. Ratih Andjayani Ibrahim MM. Di
maillist psikologi_transformatif tidak pernah secara
serius membantah keterlibatannya dalam gerakan teror
tsb di atas. Dra. Ratih Andjayani Ibrahim MM. pernah
diwawancarai member maillist
[EMAIL PROTECTED] yang bernama
"tan" <[EMAIL PROTECTED]>. Tan malahan pernah mewawancarai
langsung ke email kantornya:
[EMAIL PROTECTED], [EMAIL PROTECTED]
tentang keterlibatan Dra. Ratih Andjayani Ibrahim MM.
dalam gerakan terror, cacimaki dan ngomong jorok
Pabrik Tontonan yang menghalalkan segala cara termasuk
yang melanggar norma profesionalisme, merusak nama
baik, persahabatan, sumber nafkah, bahkan kehidupan
itu sendiri. Silahkan baca tanya jawab per email
antara Tan dan Dra. Ratih Andjayani Ibrahim MM. Di
bawah ini...

==============================================

Subject: Re: ! (3) Ratih Ibrahim ?
From: "tan" <[EMAIL PROTECTED]> 
DDT: Tue Sep 11, 2007 11:53 am
e-link:
http://groups.yahoo.com/group/psikologi_transformatif/message/30711


"tan" <[EMAIL PROTECTED]> wrote:

ini Ratih Ibrahim yg suka nongol di O channel bukan
ya? kok nyinyir
banget!!! atau pake namanya doang, atau ini emang
sifat aslinya???


Email balasan Ratih Ibrahim untuk Tan…
Subject: Re: ! (3) Ratih Ibrahim ?
From: "ratih ibrahim" <[EMAIL PROTECTED]>
DDT: Fri Sep 14, 2007 2:03 am
e-link:
http://groups.yahoo.com/group/psikologi_transformatif/message/30825


 "ratih ibrahim" <[EMAIL PROTECTED]> wrote:

hahahahahahaaaaa...........
berap hari ga buka email, emailnya bejibun....
 
Tan, yuhuuuu.....
memang bener kok ini Ratih Ibrahim yang itu
bayangin kalau si Ratih yang kamu bilang dengan kata2
yang indah itu bisa sampai nyinyir seperti nenek sihir
dan burung gagak,
berartiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiii................
apa hayo????????????????
 
nah, apakah kalau manis2 berarti harus manis terus????
gile!
bukan orang itu!!!!
 
psikolog itu profesi
di sini, saya mah embok2 temen ngobrol kalian aja....
 
duhhhhhhhhhhh........
pingin ikutan ngopi sama mang ucup,
tapi hamil nih....
*karena miting efektif dengan pakde*
 
kalau ngopi yang de-caf gitu bole ga ya?
ada ngga mang ucup?
punya kopi de-caf rasa kopi tubruk gitu????
 
*kangen kopi tubruk*


Tancen, membalas email Ratih Ibrahim…
Subject: Re: ! (3) Ratih Ibrahim ? palsu atau
palsu...monggo...
From: "tan" <[EMAIL PROTECTED]> 
DDT: Wed Sep 12, 2007 4:12 am
e-link:
http://groups.yahoo.com/group/psikologi_transformatif/message/30732


"tan" <[EMAIL PROTECTED]> wrote:

Bukan gak nyimak, tapi ngak yakin aza. Di O
Channel-kan keliatan
cantik, bijaksana dan lembut, kaya putri Solo. Lah
disini kok jadi
nyinyir ndak karuan? hayoo palsu atau
palsu...Monggo...!


Email balasan Ratih Ibrahim untuk Tan…
Subject: Re: [psikologi_transformatif] Re: ! (3) Ratih
Ibrahim ? palsu atau palsu...monggo...
From: "ratih ibrahim" <[EMAIL PROTECTED]>
DDT: Fri Sep 14, 2007 2:05 am
e-link:
http://groups.yahoo.com/group/psikologi_transformatif/message/30826


 "ratih ibrahim" <[EMAIL PROTECTED]> wrote:

btw, Tan
emang putri Solo itu = cantik, bijaksana, lembut????
hahahahahahaaaaa.....
yang bener aja....
plissss dong..
*meski saya berdarah solo dan jogya... tapi so what
sih?*
 
ratih

==============================================







L A M P I R A N   0 1

Email asli dari Dra. Ratih Andjayani Ibrahim MM. dalam
menjalankan misinya di gerakan terror, cacimaki dan
ngomong jorok Pabrik Tontonan (email selama sebulan
terakhir saja yang terlampir) sebagai seorang Psikolog
praktik. 

Note: Mau mengikuti langsung private abuse di maillist
psikologi_transformatif?
Join:
http://groups.yahoo.com/group/psikologi_transformatif/join
 
Read Messages:
http://groups.yahoo.com/group/psikologi_transformatif/messages

Post message: [EMAIL PROTECTED] 
Subscribe:
[EMAIL PROTECTED] 
Unsubscribe:
[EMAIL PROTECTED] 
List owner:
[EMAIL PROTECTED]
Hanya yang telah join sebagai member bisa membaca dan
memposting / mengirim email di maillist
psikologi_transformatif. Kalau mau membaca email-email
dari Ratih Ibrahim ketik di kotak search:
[EMAIL PROTECTED] di kotak search yang ada di
http://groups.yahoo.com/group/psikologi_transformatif/messages
. Anda juga bisa mencari tulisan-tulisan member yang
lain dengan mencantumkan kata kunci di kotak search
dengan cara yang sama.

==============================================

Subject: Re: [psikologi_transformatif] Re: Lampiran
Chatting via Yahoo Messanger dengan Nurudin Asyhadie. 
From: "ratih ibrahim" [EMAIL PROTECTED]
DDT: Fri Oct 5, 2007 3:21 pm
e-link:
http://groups.yahoo.com/group/psikologi_transformatif/message/32374


"ratih ibrahim" [EMAIL PROTECTED] wrote:

hmmmmmmmmmmmmm.....
 
ngomong2,
mungkin obatnya kurang dosisnya ya?
atau jangan2 tidak tepat...
atau salah pilih psikiater kali ya?
*melihat gejala kambuhnya secepat ini*
 
ngomong2,
ada yang tahu ga sih, siapa psikiater yang menangani
beliau ini???
*jadi penasaran...*
 
*di lain pihak, saya malahan jadi makin IBA kepada
Donny .
terutama atas niat baiknya berlatih aikido bersama
sebagai sarana penyembuhannya itu*
 
tetapi, Rez
meski merepotkan, mau gimana lagi ya?
karena menjadi psikopat, sosiopat itu bukan something
criminal sih...
 
*ga cuma elu yang terenyuh, men
gue juga udah dari dulu2....*
 
=)
bude Tih

==============================================

Subject: Re: [psikologi_transformatif] Re: Lampiran
Chatting via Yahoo Messanger dengan Nurudin Asyhadie.
From: "ratih ibrahim" [EMAIL PROTECTED]
DDT: Fri Oct 5, 2007 2:24 pm 
e-link:
http://groups.yahoo.com/group/psikologi_transformatif/message/32370


"ratih ibrahim" [EMAIL PROTECTED] wrote:

ini pasti diagnosa psikiaternya sendiri atas dirinya, 
dan dibawa2 ke orang lain
 
Vincent.
saran nih...
bacalah itu DSM IV, supaya perbendaraan istilah sakit
jiwa nya lebih banyakkkk
dan supaya kamu tampak sedikit lebih pintar...
 
kamu dikasih obat aja sih apa sama psikiatermu?
jangan lupa di minum
dan yang disiplin minumnya....
 
ada yang kenal orangtua Vincent?
tolong diingatkan untuk menjaga anaknya baik2....
kalau mereka masih peduli sama dia, sih..
mengapa?
supaya si bocah ini tidak gentayangan kemana-mana
di luar itu banyak hal tak terduga bisa terjadi
bahkan hanya 1 meter saja dari pagar rumah
 
ngingetin aja
*udah bagus diingetin*
 
==============================================

Subject: Re: [psikologi_transformatif] Re: Orangtua
Vincent Liong mengamati....
From: "ratih ibrahim" [EMAIL PROTECTED]
DDT: Sun Oct 7, 2007 4:22 am
e-link:
http://groups.yahoo.com/group/psikologi_transformatif/message/32475


"ratih ibrahim" [EMAIL PROTECTED] wrote:

Vincent,
 
jujur saja,
saya sangat prihatin dan kasihan dengan orangtuamu
Vincent...
 
seperti kata Harez, berdoalah kamu bersama ayah ibumu
karena saya ragu apakah kamu mampu berdoa sendiri?
 
dan jangan lupa obat2 dari dokter, psikiatermu itu
diminum secara teratur dan disiplin.
jangan main2 dengan dosisnya.
dan jangan tidak diminum obatnya.
juga ikuti baik2 saran dari psikolog yang menanganimu
juga...
(saya mengasumsikan kamu dirawat oleh dua pakar tadi,
tidak hanya oleh salah satu!)
 
mudah2an bapak dan ibumu juga bisa tegas dan sangat
berdisiplin dalam menindaklanjuti terapi untukmu di
rumah...
kalau mereka memang sungguh peduli kepadamu.
meski kamu anak yang sangat tidak tahu diri...
 
saran terakhir dari saya.
jangan cari perkara deh sama saya....
cari mati namanya.
 
bude Tih

==============================================

Subject: Re: [psikologi_transformatif] Method &
Readiness -- > DKN (was Re: Balasan: GUGUR GUNUNG
From: "ratih ibrahim" [EMAIL PROTECTED]
DDT: Sun Oct 7, 2007 5:03 am
e-link:
http://groups.yahoo.com/group/psikologi_transformatif/message/32484


"ratih ibrahim" [EMAIL PROTECTED] wrote:

VINCENT!!!!!
MINUM OBAT!!!!!!
CEPAT!!!!

==============================================

Subject: Re: [psikologi_transformatif] Manic Depresif
(Pro Sinaga Harez Posma)
From: "ratih ibrahim" [EMAIL PROTECTED]
DDT: Sun Oct 7, 2007 5:01 am
e-link:
http://groups.yahoo.com/group/psikologi_transformatif/message/32483


"ratih ibrahim" [EMAIL PROTECTED] wrote:

capekkkkkkkkkkkk??????????
*aduh, geli sampai nangis aku*
 
kamu capek untuk menerangkan apa itu manic derpesive,
Vincent????
hahahahahahahahaaaa....
lalu melemparkannya kepada Harez untuk menerangkannya
di sini?
hahahahahaaaaaa........
leluconmu memang kampungan!
 
baca sendiri nakkkkkkkkkkkk
baca!
ayo baca sendiri....
 
dasar pemalas...
paling2 karena kamu membacapun tidak bisa,
apalagi mengerti....
 
*tetap heran....
obatmu sudah kamu minum belum?*

==============================================

Subject: Re: [psikologi_transformatif] Kompatiologi:
Orientasi Metodologi Penelitian
From: "ratih ibrahim" [EMAIL PROTECTED]
DDT: Sun Oct 7, 2007 4:56 am
e-link:
http://groups.yahoo.com/group/psikologi_transformatif/message/32482


"ratih ibrahim" [EMAIL PROTECTED] wrote:

Vincent...........
obat dari Psikiater kamu sudah diminum
belummmmmmmmmmm?
diingatkan berkali2 kok tidak diminum sih????
minum obatnya nak....
 
iya,
obat yang dari psikiatermu itu lho....
bukan obat2an yang lainnya, okay???
 
lihat,
kamu meracau lagi.....
ckckckckckckckkkkk............
*iba*
 
*heran,
kok Istiani mau sih sama kamu?*
 
bude Tih

==============================================

Subject: Re: [psikologi_transformatif] perhatian
papanya Vincent Re: BAGI VINCENT BERLAKU JUGA HUKUM
INDONESIA 
From: "ratih ibrahim" [EMAIL PROTECTED]
DDT: Tue Oct 9, 2007 4:53 am
e-link:
http://groups.yahoo.com/group/psikologi_transformatif/message/32607


"ratih ibrahim" [EMAIL PROTECTED] wrote:

mas Goen,
tulisanmu sangat dalam...
terima kasih....

*saya,
ibu2 yang sedang mendisiplinkan dan mengajarkan
kemandirian serta kerja keras pada anak2 lelakinya,
apalagi kedua bocah itu sedang masuk ke sebuah tahap
perkembangan berikutnya...*

==============================================

Subject: Re: [psikologi_transformatif] Re: BAGI
VINCENT BERLAKU JUGA HUKUM INDONESIA
From: "ratih ibrahim" [EMAIL PROTECTED]
DDT: Mon Oct 8, 2007 3:08 pm
e-link:
http://groups.yahoo.com/group/psikologi_transformatif/message/32564


"ratih ibrahim" [EMAIL PROTECTED] wrote:

mas Goen.
menjadi psikopat memang bukan kriminal,
karenanya tidak bakalan bisa dihukum *Vincent pasti
senang membaca ini!!!!*
tetapi mau dimasukkan ke RSJ, panti sosial (panti
sosial?????????? please dong....) tidak mengubah
apapun, kecuali membantu menghindarkan orang lain dari
keonaran yang diakibatkan si psikopat.
penyandang psikopat diobati dengan frisium lalu
sembuh?
yang bener ajaaaaaaaa..........
 
nah, meski tidak bisa dihukum karena menjadi psikopat
adalah bukan kriminal,
tetapi ia bisa dihukum atas dasar PERILAKU si psikopat
itu.. sebagaimana yang dipampangkan Harez di
emailnya...
jadi dia dihukum bukan lantaran psikopatnya, melainkan
atas dasar perilaku kriminalnya.
dalam hal ini, kalau bung Hares punya banyak sekali
bahan untuk menjebloskan Vincent ke penjara jahanam.
 
tapi rasanya itu kebagusan lah.....
 
mas Goen serta teman2 yang lain,
sampai anda sekalian bosen, 
Vincent Liong bukan seorang indigo...
kemungkinan dia berusaha menampilkan ciri2 indigo
supaya mendapatkan peneguhan saja.
kalau yang model beginian, sih banyak yang bisa, bukan
hanya dia...
kembali kepada Vincent, 
paling dia bakalan agak kebiruan, 
apalagi jika agak lama dicelup kedalam blau...

==============================================

Subject: Re: [psikologi_transformatif] Permisi
Bapak-bapak...Ibu-ibu
From: "ratih ibrahim" [EMAIL PROTECTED]
DDT: Tue Oct 9, 2007 5:27 am 
e-link:
http://groups.yahoo.com/group/psikologi_transformatif/message/32614


"ratih ibrahim" [EMAIL PROTECTED] wrote:

btw,
betul kirik kamu bernama Vincent Liong?????
dan mruduli?????
 
aduhhhhhhhhhhhhh..............
kamu kok tega banget sih??????
jahat!
kejem!
 
KASIHAN sekali kiriknya...
pantesan jadi mruduli, rabies,
skizophrenik (menggonggong tidak jelas dan kencing
dimana2)
ya kamu beri nama itu sih!
 
ga sopan....
penindasan!
pelanggaran hak kirik!
 
*kirik malang.....
mbok dikasih nama lain yang lebih bagusan, 
jangan yang itu....
bawa sial..*
 

Email sebelumnya dari "officerhank.katts"
<[EMAIL PROTECTED]>
note: Gerakan terror, cacimaki dan ngomong jorok
Pabrik Tontonan dimana Psikolog Ratih Ibrahim adalah
anggotanya biasa membuat Yahoo ID palsu atau
memalsukan email orang lain dengan mengubah satu huruf
atau membuat email yang sama dengan profiser yang
berbeda. Email officerhank.katts adalah salahsatu
email yang mereka buat. 
Subject: Permisi Bapak-bapak...Ibu-ibu
From: "officerhank.katts" <[EMAIL PROTECTED]> 
DDT: Tue Oct 9, 2007 3:56 am
e-link:
http://groups.yahoo.com/group/psikologi_transformatif/message/32605


"officerhank.katts" <[EMAIL PROTECTED]> wrote: 

Permisi bapak-bapak...ibu-ibu

Saya Officer Hank Katts..dari K-9. Itu lho...polisi,
tapi yang urusan
kirik

Tadi kirik anakan saya lepas satu...ada yang lihat?
Kirik saya
namanya Vincent Liong...kalo ketemu, hati-hati, rabies

Ciri-ciri:
Bulu rodo mbrunduli
Suka menggonggong dan kencing di mana-mana
Pada dasarnya memang tidak sehat

Tolong ya Bapak Ibu...kalo ketemu saya diberitahu

Sudah ya Bapak Ibu...saya teruskan nyari dulu

==============================================

Subject: Re: [psikologi_transformatif] Re: Vincent
Sinaga ? Ha....ha....ha... Belum Terdaftar Tuh .... :)
From: "ratih ibrahim" [EMAIL PROTECTED]
DDT: Tue Oct 9, 2007 5:11 am 
e-link:
http://groups.yahoo.com/group/psikologi_transformatif/message/32612


"ratih ibrahim" [EMAIL PROTECTED] wrote:

khusus untuk vincent,
kasian banget orangtuanya.....
kasian banget kita semua....
 
*mudah2an keduanya betul2 tabah dan kuat punya anak
seperti itu*
*atau jangan2 justru merekalah yang berandil di situ?
- just a thought*
*mudah2an kita semua mendapatkan PAHALA yang
berkelimpahan karena kok ya sudi2nya ngeladenin urusan
cemen begini*

==============================================

Subject: Re: [psikologi_transformatif] Re: Pilih BAP
(Berita Acara pemeriksaan) atau bapak Omong Doank
From: "ratih ibrahim" [EMAIL PROTECTED]
DDT: Tue Oct 9, 2007 5:06 am
e-link:
http://groups.yahoo.com/group/psikologi_transformatif/message/32610


"ratih ibrahim" [EMAIL PROTECTED] wrote:

karena melantur. meracau. halusinasi. dan dipenuhi
berbagai waham....
mau ikut minum obat????
itu buat Vincent...
 
kalau kamu,
mending minum es cincau ijo aja...
enak...
seger lagi.

==============================================

Subject: BAPAKNYA VcL, ikutan main di sini
lhoooooooo..........Re: [psikologi
From: "ratih ibrahim" [EMAIL PROTECTED]
DDT: Wed Oct 24, 2007 11:06 am 
e-link:
http://groups.yahoo.com/group/psikologi_transformatif/message/33219


"ratih ibrahim" [EMAIL PROTECTED] wrote:

hahahahahahahhaaaaaaaa...............
 
kalau mau lihat dan pegang yang betulan, vincent,
ke sini aja.....
ke tempat saya sini.....
atau mau latihan bareng saya?
boleh juga kok...
 
khusus untukmu,
kupinjamkan yang warnanya hijau...
atau kamu suka yang merah?
 
ahhhhhhhhhhhhhhhhhhhhhhhhh............
yang merah mudah lebih cocok rasanya!!!!!!!!!!!
nanti saya tempelkan stiker barbie di situ, khusus
buat kamu...
 
tapi janji,
minum dulu OBATNYA.....
 
cuma pamer sponsor aja bangga....
dasar ......
 
 
btw.
harez...
bapaknya VcL ikutan bermain-main juga lho di
sini.......
namanya TIMBANGAN BALANCE...
 
selamat ngobrol deh...

==============================================

Subject: Re: [psikologi_transformatif] Re: to Kakang
Pabrik_t yang ngadek pangandhita
From: "ratih ibrahim" [EMAIL PROTECTED]
DDT: Sat Oct 27, 2007 10:16 am 
e-link:
http://groups.yahoo.com/group/psikologi_transformatif/message/33417


"ratih ibrahim" [EMAIL PROTECTED] wrote:

Oalah le le..karepmu iku opo tho?
Mbok ojo merengek-rengek ngono tho

Iku jawaben dhisik pabrik
keberatanmu iku opo tho le?
keberatan Vincent dicaci maki? 
caci maki sing endhi sing mbok maksud?

Ck..ck..ck...kok isih ngotot ngerengek mbelo Vincent 

*senyum sambil geleng2 kepala keheranan*

bude Tih

==============================================

Subject: Re: [psikologi_transformatif] To
Swas...Sumber dari dugaan Milis Psitrans bertujuan
mempermalukan anggotanya
From: "ratih ibrahim" [EMAIL PROTECTED]
DDT: Sat Oct 27, 2007 10:09 am 
e-link:
http://groups.yahoo.com/group/psikologi_transformatif/message/33416


"ratih ibrahim" [EMAIL PROTECTED] wrote:

seingat gue iklan itu reaksi Audifax
setelah Vincent bikin ulah dengan bomb mail
agar member milis Psitrans pada keluar

jadi jangan sewottttt doooonggggg kalo dibalik
kondisi Vincent dijadikan iklan
biar orang pada masuk milis Psitrans 

bude Tih

==============================================

Subject: vincent sedang lucu2nya = hahahahahaaaaa
From: "ratih ibrahim" [EMAIL PROTECTED]
DDT: Sun Oct 28, 2007 8:49 am
e-link:
http://groups.yahoo.com/group/psikologi_transformatif/message/33446


"ratih ibrahim" [EMAIL PROTECTED] wrote:

ketika sore ini lagi kurang kerjaan......
iseng saya membaca2 lagi.
dan menemukan tulisan tentang bagaimana Vincent Liong
itu lagi lucu2nya.
tulisan ini ada dalam salah satu postingan di milis
ini, ditulis oleh Timbangan Balance, yang adalah
BAPAKnya Vincent Liong.
 
terus terang saja nih,
dengan kemampuan mengingat saya yang sangat buruk,
rasanya ada beberapa pernyataan serupa yang dulu
dikumandangkan di sini.
yaitu : bahwa Vincent Liong itu masih muda dan sedang
lucu2nya...
 
lalu saya jadi geli sekali...
mengapa?
haloooooooo...........
yang dibicarakan ini kan manusia berusia 22 tahun dan
nyaris 22 tahun bukan???????
bukan di bawah 7 tahun????
 
sebetulnya,
ada banyak juga pernyataan lain yang justru LUCU
banget.
berupa pembelaan2 terhadap  Vincent Liong dan segala
sepak terjangnya yang merusak.
rasionalisasi namanya.
dan absurb.
oleh siapa?
oleh kalian yang mengatas namakan orangtua, kakek
buyut, teman, sahabat, fans, dukun, tuyul, anjing,
suruhan, apapunlah nama yang dipilih.....
 
kalau bicara tentang kubu?
saya sendirian kok...
bukan kubu siapa2...
memangnya seberapa kurang kerjaannya sih, menghimpun
kubu-kubuan di sini
*masih geliiiiiiiiiiii banget*
 
dan memang membuat saya semakin yakin sungguh
betapa tololnya kalian yang membuat kubu di sini
atau bahkan mengkubukan siapapun di sini...
 
dan lebih absurb lagi ketololan kalian
yang terus berusaha menemukan pembenaran atas kegilaan
Vincent Liong...
*masih tergeli2 oleh ancaman Vincent Liong dan
Bapaknya dengan ilmu Dora Emonnya - (masya Allah, anak
saya yang 7 tahun saja ga begini2 amat!!!!!!) dan yang
terakhir oleh si tuyul....
 
yul, kalau mau ketemu yang "beneran" dan "sangar", di
sini banyakkkkkk........ hahahaha...*
 
nah,
sekarang saya betul2 bosan dan jijik oleh segala
urusan Vincent Liong ini...
jadi mending jangan dipancing2 lagi untuk ngetawain
deh...
 
*Audi,
bebek goreng emang dahsyat!!!!!!!!!!*
 
bude Tih

==============================================

Subject: Re: [psikologi_transformatif] Re: to Kakang
Pabrik_t yang ngadek pangandhita
From: "ratih ibrahim" [EMAIL PROTECTED]
DDT: Sat Oct 27, 2007 10:16 am 
e-link:
http://groups.yahoo.com/group/psikologi_transformatif/message/33417


"ratih ibrahim" [EMAIL PROTECTED] wrote:

Oalah le le..karepmu iku opo tho?
Mbok ojo merengek-rengek ngono tho

Iku jawaben dhisik pabrik
keberatanmu iku opo tho le?
keberatan Vincent dicaci maki?
caci maki sing endhi sing mbok maksud?

Ck..ck..ck...kok isih ngotot ngerengek mbelo Vincent

*senyum sambil geleng2 kepala keheranan*

bude Tih

==============================================

Subject: Re: [psikologi_transformatif] Re: edy berbagi
rasa dengan vincent
From: "ratih ibrahim" [EMAIL PROTECTED]
DDT: Mon Nov 5, 2007 11:18 am
e-link:
http://groups.yahoo.com/group/psikologi_transformatif/message/34064


"ratih ibrahim" [EMAIL PROTECTED] wrote:

hehehehhehehehheeeee.......
baru paham ya pak?
kenapa dari jaman dulu saya males diskusi sing rodhok
ilmiah sama "beliau"?
dan kenapa tembak langsung melulu dan nyuruh minum
obat????
soalnya, jelas psikotik kok diajak diskusi, debat...
opo tumon...
heheheheh.....
 
sing tabah ya pak...
kapan2 ngopi atau ngeteh saja sama saya
tapi ini jelas bukan dekon...
emang gue vincent... hahahahaha
 
*peace*
bude tih

==============================================

Subject: Re: edy berbagi rasa dengan vincent == bude
menjawab
From: "ratih ibrahim" [EMAIL PROTECTED]
DDT: Mon Nov 5, 2007 11:10 am
e-link:
http://groups.yahoo.com/group/psikologi_transformatif/message/34060


"ratih ibrahim" [EMAIL PROTECTED] wrote:

wah wah wah....
 
sudah lama ditinggal kok makin parah...
pasti obat yang oranye itu ga diminum lagi
dehhhhhhhh........
pil yang oranye itu lho vincent, DIMINUM!!!!!
 
gini deh, vincent
 
bapakmu juga suruh minum juga
dosisnya yang banyakan....
 
supaya bisa sedikit lumayan warasnya
apalagi kamu kan jelas ga ketolong.... *iba*
 
ahhhhhhhhhhhh.......
rasanya pengobatan oral malahan sudah tidak mempan
lagi...
disuntik aja ya?
 
di sini ada jarum suntik sebesar jarum kasur..
mau ya?
sekalian juga sama bapakmu....
 
mau saya jemput?
kamu sudah siap ditempeleng belum???
perlu dikirim brimob berapa???
mau pakai anjing juga?
 
*yang dengan berat hati, karena kasihan dengan para
brimob dan anjing2 mereka itu...*
 
atau begini deh,
daripada main tulisan di sini,
berani tidak, kamu dan bapakmu itu ke tempat saya????
 
*yakin tidak berani. pengecut hanya lahir dari rahim
dan benih pengecut juga*
 
bude Tih
 
 
-------------
 
btw,
saya adalah seorang bude2 di sini.
dan bukan antek siapapun...
 
apalagi anak bapakmu!

==============================================

Subject: Re: [psikologi_transformatif] Bipolar Tipe II
From: "ratih ibrahim" [EMAIL PROTECTED]
DDT: Mon Nov 5, 2007 10:55 am
e-link:
http://groups.yahoo.com/group/psikologi_transformatif/message/34057


"ratih ibrahim" [EMAIL PROTECTED] wrote:

ini kata seorang bude-bude.
 
si dia,
memang ga bakal mau diajak ketemu psikolog apalagi
psikiater.
mengapa?
karena yang bersangkutan tidak merasa terganggu.
siapa sih yang merasa terganggu (oleh dia) orang-orang
lain di sekitarnya...
 
dan para penderita psikotik tidak akan merasa dirinya
terganggu....
orang lain yang merasa terganggu...
karena dia memang mengganggu...
 
dan sangat mungkin untuk bertemu dengan psikolog
maupun psikiater bisa diinterpretasikan sebagai
"penghinaan" untuk dia..
karena bisa jadi dalam benaknya dia bilang, "memangnya
saya gila apa????'"
 
apakah bisa di"obati" dengan konseling?
tergantung tingkat "keparahan"nya tentu...
semakin parah yang dikonseling sampai dower yang
memberi konseling ga bakalan ada perbaikan...
bisa2 yang jadi stress dan harus dikonseling adalah si
konselornya, hahahaha
 
nah,
apa yang harus dilakukan?
bila HARUS, angkutlah si dia ke RS terdekat yang ada
psikiaternya.
memang harus janjian dulu...
 
-------------
 
mas Goen,
Vincent?
hahahahahahahaaaaaa..........
 
bapaknya juga tuhhhhhhhhh, yang musti disuntik obat...
ga bisa cuma disuruh minum obat aja
 
bude Tih

==============================================

Subject: ketika saya mengingatkan lalu menyuruh lalu
memaksa untuk minum obat
From: "ratih ibrahim" [EMAIL PROTECTED]
DDT: Mon Nov 5, 2007 11:43 am 
e-link:
http://groups.yahoo.com/group/psikologi_transformatif/message/34071


"ratih ibrahim" [EMAIL PROTECTED] wrote:

apakah berarti saya memaki, mengancam, menghancurkan
vincent liong?
 
yang bilang YA....
memang harus minum obat yang sama juga....
 
bude Tih

==============================================

Subject: Re: [psikologi_transformatif] Contoh
Pelecehan Pribadi ala Psikolog Ratih Andjayani Ibrahim

From: "ratih ibrahim" [EMAIL PROTECTED]
DDT: Tue Nov 6, 2007 3:40 am 
e-link:
http://groups.yahoo.com/group/psikologi_transformatif/message/34143


"ratih ibrahim" [EMAIL PROTECTED] wrote:

wah wah wah wahhhhhh...........
beraninya cuma nulis di milis?
ke sini donggggg..............
 
jangan lupa,
minum obatnya dulu.
yang orange itu terutama...
 
ckckckckkkkk.......
masak minum obat aja musti pake didatengin brimob
dulu???
*ketawa*
 
betul2 kasihan kamu, nak....
 
btw,
mamamu mana????
 
==============================================

Subject: Re: [psikologi_transformatif] Pertanyaan
Terbuka, attn: Don Kenow, Adhi P, Monde (was Re:
REKAMAN PERCAKAPAN)
From: "ratih ibrahim" [EMAIL PROTECTED]
DDT: Tue Nov 6, 2007 12:36 pm
e-link:
http://groups.yahoo.com/group/psikologi_transformatif/message/34191


"ratih ibrahim" [EMAIL PROTECTED] wrote:

vincent memang lucu.........
 
pulang aja sana sendiri, nak...
dan jangan keluyuran di luar sebelum minum obat,
atau tidak membawa obat
dan tanpa pengawas...
 
baik-baiklah bocah...

==============================================







L A M P I R A N   0 2

Alasan Penerapan Negative Reinforcement Kepada Vincent
Liong & Keluarganya dari Psikolog Maya Notodisurjo.

==============================================

Subject: Maya Notodisurjo : Psikolog Spesialis Praktik
Hukum Negative Reinforcement
From: "intel.psitrans" <[EMAIL PROTECTED]> 
DDT: Sun Oct 28, 2007 6:03 pm 
e-link:
http://groups.yahoo.com/group/vincentliong/message/22978


http://groups.yahoo.com/group/psikologi_transformatif/message/33448


"intel.psitrans" [EMAIL PROTECTED] wrote:

Maya Notodisurjo : Psikolog Spesialis Praktik Hukum
Negative Reinforcement
(Baca email terlampir: Data Swastinika = Maya
Notodisurjo)


Pengantar

Negative Reinforcement (stimulus negatif) secara sah /
legal / resmi / boleh dilakukan siapa saja bertitel
Psikolog terhadap siapapun orang non-psikologi yang
ingin dijadikan target korban. Sebagai psikolog maka
memiliki hak untuk mengatur nasib psikologis orang
lain, bilamana tidak menurut hukum psikologi maka
siapapun dapat diberi sangsi tegas di dunia maya dan
dunia nyata. Silahkan baca dialog-dialog dengan
Psikolog Maya Notodisurjo di bawah ini tentang sangsi
yang boleh secara tegas diberikan kepada pihak-pihak
yang dianggap bersalah dalam hukum Psikologi di
Indonesia.

Sangsi-sangsi ala Psikologi tsb diantaranya berupa:
* Teror kepada anggota keluarga dengan sita jaminan.
* Cacimaki dengan bahasa kotor ala Psikologi kepada
subject dan keluarga subject.
* Pemalsuan dan penyebarluasan data kepribadian
korban.
* Pemalsuan bukti korban dan pemalsuan kuesioner.
* Usaha pemerasan, penangkapan dan pemenjaraan melalui
jalur hukum.

Untuk mengamati penerapan hukum ala Psikologi yang
berlaku di Indonesia dengan contoh praktikalnya dapat
diamati prilaku para psikolog kondang kita seperti
misalnya Audifax, Ratih Ibrahim (sering muncul di
televisi dan majalah), Sinaga Harez Posma, dan di Maya
Notodisurjo di:
http://groups.yahoo.com/group/psikologi_transformatif/messages
.

==============================================

Subject: Psikologi ala Pak Jusuf Sutanto (was Re: Yuk
kita rame2)
From: "monde78100" <[EMAIL PROTECTED]>
D/D/T:Wed Oct 24, 2007 2:48 pm
e-link:
http://groups.yahoo.com/group/psikologi_transformatif/message/33233
"swastinika" <[EMAIL PROTECTED]> wrote:


Swastinika menulis :
Kenapa Negative Reinforcement ini muncul? Sejauh yang
saya amati, karena pendekatan dengan mazhab psikologi
yang lebih positif sudah dilakukan,tapi tidak
berhasil.

Monde : Mbak Swas, dari mana muncul penilaian tidak
berhasil? Bukankah justru kita seharusnya terus
berusaha untuk menggunakan mazhab psikologi yang
positif dibandingkan menyerah dengan Negative
Reinforcement? Sebaiknya tidak ada alasan untuk
membenarkan munculnya Negative Reinforcement. Mungkin
saja Negative Reinforcemet memiliki daya supaya setiap
pelakunya akhirnya dapat mengambil hikmahnya. Tapi
bukan sebagai saran atau toleransi untuk
memicu/membenarkan Negative Reinforcement tersebut.
Justru kita harus mengambil sikap tidak mendukungnya.

Swastinika menulis :
Subyek tetap tidak menyadari bahwa dirinya bermasalah,
dan.. significant others-nya juga tetap tidak
mendukung subyek untuk menyadari masalahnya.

Monde : Ini adalah pengamatan sepihak mbak Swas.
Bermasalah atau tidak bermasalahnya seseorang
tergantung dari sudut kepentingan para pengamatnya.
Kalau mau melihatnya dengan sungguh-sungguh inilah
yang terjadi pada fenomena kompatiologi. Vcl dianggap
bermasalah atau tidak tergantung dari kepentingan
terhadap kompatiologi ataupun pertemanannya dengan
Vcl. Jadi itu sangat subyektif sifatnya. Jadi
tetap tidak bisa dipukul-rata Vcl sudah pasti
bermasalah untuk membenarkan munculnya Negative
Reinforcement karena teman-temannya sudah tidak
sanggup. Mbak Swas jangan terburu-buru memberikan cap
penilaian kalau kenal dengan Vcl dan teman-temannya
saja cuma dari milis.

Swastinika menulis :
Padahal, dalam psikologi, semua "remedy" itu asalnya
dari diri sendiri dan/atau dukungan lingkungan.
Integrasi antara keduanya. Kalau subyek tidak
menyadari dirinya bermasalah, apalagi lingkungan
mendukung konsep diri seperti itu, setahu saya
pendekatan psikologi yang paling positif pun tidak
akan membawa perubahan :)

Monde : Sekali lagi apa yang dikatakan oleh mbak Swas
sendiri justru menunjukkan kerelatifan suatu perilaku
seseorang. Bukankah bermasalah atau tidaknya seseorang
sangat tergantung dari penilaian lingkungannya? Nah
kalau lingkungannya sudah mendukung, apa masalahnya
kalau begitu? Vcl bermasalah bagi mbak Swas itu sih
urusan kepentingan mbak Swas. Sekali-lagi tidak bisa
dipukul-rata kalau mbak Swas sudah memberikan
penilaian Vcl bermasalah maka dianggap bagi seluruh
lingkungan lainnya pasti menilai juga Vcl bermasalah
sekaligus menganggap lingkungan lain adalah buta jika
tidak melihatnya. Vcl memiliki kekurangan iya. Kita
semua pun memiliki kekurangan. Tapi apakah kekurangan
(yang lagi-lagi relatif) itu bermasalah bagi
lingkungannya itu soal lain.

Swastinika menulis:
Kembali ke konsep Mamamia: mau pakai pendekatan apa
pun, kalau Ajeng, Fiersha, dll tidak menyadari dirinya
perlu menjadi lebih baik, tidak akan pernah berhasil
mereka berubah :)

Monde : Setuju!

Mbak Swas mau beli Mondenya? Pliiissss

==============================================

Email sebelumnya:
Subject: Psikologi ala Pak Jusuf Sutanto (was Re: Yuk
kita rame2)
From: Swastinika / Maya Notodisurjo
D/D/T: Wed Oct 24, 2007 10:58 am
e-link:
http://groups.yahoo.com/group/psikologi_transformatif/message/33216
"swastinika" <[EMAIL PROTECTED]> wrote:


Pak Jusuf yth,

Sejak kemarin ingin mengomentari tulisan Bapak, namun
baru sempat memformulasikannya sekarang :) Moga2 tidak
menyinggung Bapak :)

Pembahasan Bapak mengenai Mamamia menarik, tapi..
menurut hemat saya, Bapak justru melupakan satu faktor
penting dalam perubahan yang terjadi dalam acara
tersebut :) Yang mengubah diri si anak jalanan, si
tuna netra, si ibu rumah tangga ADALAH mereka sendiri.
Niat mereka sendiri, usaha mereka sendiri. Psikologi
bisa membantu mengenali kebutuhan mereka, memotivasi
mereka untuk berubah, tapi.. yang bisa menentukan
berubah atau tidak adalah diri mereka sendiri.
Psikologi das Sollen bertujuan untuk membuat si
penguasa ilmunya mampu mengenali dan memediasi
pencapaian kebutuhan orang. Psikologi das Sein,
menurut saya, sudah cukup melakukan hal itu walaupun
tentu masih harus terus berkembang. Salah satu
perkembangan yang dibutuhkan agar Psikologi das Sein
makin sesuai dengan khitahnya (Psikologi das Sollen)
adalah: penerimaan orang2 terhadap psikologi sebagai
psikologi (baik mainstream maupun perkembangannya yang
sesuai).

Apa yang terjadi sekarang? Psikologi kerap kali
dirancukan dengan "perkembangan" yang tidak sesuai.
Apa yang sebenarnya masuk ke tataran astrologi,
kebatinan, dan entah apa lagi, semuanya "dirancukan"
sebagai bagian dari psikologi - dengan alasan bahwa
semua adalah mengenai manusia sebagai individu. Dengan
kerancuan2 seperti ini, makin sulit orang percaya pada
psikologi, apalagi melibatkannya dalam porsi yang
tepat :). Siapa yang mau melibatkan ilmu psikologi
dalam pembuatan program, jika baik/buruknya program
dinilai dari rating dan jumlah keuntungan material
(yang tidak ada sangkut pautnya dengan psikologi)?

Kesalahan siapakah hal ini? Tidak dapat dipungkiri
bahwa sebagian psikolog memang tidak perduli pada hal2
ini, kurang memperjuangkan hal ini. Tapi.. terus
terang, menurut saya, hal ini juga diperparah oleh
"awam" yang memposisikan dirinya sebagai ahli
psikologi. Bayangkan, sudah psikologinya sendiri belum
jelas di mata awam, tiba2 ada awam yang memposisikan
diri sebagai ahli.. bagaimana awam yang lain bisa
membedakan mana yang psikologi beneran mana yang
psikologi gadungan ;)?

Akan halnya "debat (kusir?)" atau yang Bapak sebut
"pepesan kosong" itu, menurut hemat saya, justru
sedikit banyak menunjukkan ciri2 psikologi. Mungkin
bukan mazhab Psikologi Positif, atau Psikologi
Humanistik, atau mazhab2 lain yang percaya pada
kemampuan manusia, tapi.. saya melihatnya mencirikan
salah satu mazhab klasik psikologi: Behavioristik.
Beberapa kasus mengingatkan saya pada percobaan
tentang
Negative Reinforcement: dimana ketidakmunculan
perilaku positif akan mengakibatkan munculnya
penguatan negatif. Memang tidak sempurna, karena tidak
ada fixed ratio, interval ratio, dll, tapi moga2 bisa
membantu shaping behavior.

Kenapa Negative Reinforcement ini muncul? Sejauh yang
saya amati, karena pendekatan dengan mazhab psikologi
yang lebih positif sudah dilakukan, tapi tidak
berhasil. Subyek tetap tidak menyadari bahwa dirinya
bermasalah, dan.. significant others-nya juga tetap
tidak mendukung subyek untuk menyadari masalahnya.
Padahal, dalam psikologi, semua "remedy" itu asalnya
dari diri sendiri dan/atau dukungan lingkungan.
Integrasi antara keduanya. Kalau subyek tidak
menyadari dirinya bermasalah, apalagi lingkungan
mendukung konsep diri seperti itu, setahu saya
pendekatan psikologi yang paling positif pun tidak
akan membawa perubahan :) Kembali ke konsep Mamamia:
mau pakai pendekatan apa pun, kalau Ajeng, Fiersha,
dll tidak menyadari dirinya perlu menjadi lebih baik,
tidak akan pernah berhasil mereka berubah :)

Jadi.. kalau sekarang Bapak bertanya: "Boro-boro ini
yang dibahas, malahan urusan dekon mendekon, lalu
ngapain dilayani ? Tapi kalau yang muncul menjadi
seperti itu, lalu masyarakat bertanya dan
mempertanyakan apakah anaknya akan didorong untuk
belajar psikologi", maka jawaban saya adalah demikian:

Jika masyarakat masih melihat psikologi seperti Bapak
melihat psikologi, maka besar kemungkinan anaknya
tidak akan didorong untuk belajar psikologi. Tapi..
jika masyarakat melihat psikologi sebagai psikologi,
maka mungkin justru mereka akan mendorong anaknya
belajar psikologi.

Mohon maaf, Pak Jusuf, saya menghargai Anda sebagai
orang yang lebih tua dan jelas sangat pandai serta
arif. Saya juga pernah mendengar Bapak diminta
mengajar di beberapa fakultas psikologi (kalau saya
tidak salah). Namun, mengenai psikologi ini, saya
merasa Anda mencampuradukkan psikologi dengan entah
apa. Di satu sisi, hal ini
mungkin memperkaya psikologi. Saya yakin pendapat2
Bapak memperkaya mazhab psikologi positif. Namun.. di
sisi lain, seperti dalam kasus yang lebih dekat dengan
mazhab klasik, membuat Bapak alpa melihat apa yang
sebenarnya sangat psikologis :)

Semoga tidak menyingung Bapak, ini hanya sekedar
pendapat seorang awam yang tak berilmu :)

Salam,

==============================================







L A M P I R A N   0 3

Biodata / CV dari anggota gerakan cacimaki dan teror
Pabrik Tontonan, selain Dra. Ratih Andjayani Ibrahim
MM. yang biodatanya telah dilampirkan di bagian awal
email ini.


* Nuruddin Asyhadie (Pemimpin gerakan cacimaki Pabrik
Tontonan / Pabrik_T)
Saat ini menjabat sebagai sout east asia editor dari
Common Ground News Service.

Lahir di Mojokerto, 27 Pebruari 1976, beralamatl di
"Padepokan Ngawu-awu Langit" Karang Bendo CT III/23c,
Jl. Kaliurang Km 5 Yogyakarta.

Menamatkan sekolah menengah di SMA Negeri 6 Surabaya,
lulus 1993/1994 dan kini sedang menyelesaikan
skripsinya tentang gramatology Jaques Derrida di
Fakultas Filsafat UGM Yogyakarta. Nurudin aktif di
Teater Sanggar Shalahuddin Yogyakarta, sempat menjadi
wartawan Yogya Pos, 1995-1996, kini Redaktur Jurnal
Filsafat Kaca Mata, Kelompok Bermain Kaca Mata dan
Direktur Riset dan Penerbitan Pabrik Tontonan.

Beberapa sajaknya pernah mendapatkan penghargaan
sebagai dominasi Kejuaraan 5 Puisi Kategori Nominasi
Lomba Cipta Puisi Remaja, Perhimpunan Persahabatan
Indonesia-Amerika (PPIA) dan Forum Apresiasi Sastra
Surabaya (FASS), dalam rangka Festival Puisi Indonesia
XIII (1992), Juara I Lomba Cipta Puisi St. Louis 2 Cup
I (1993), Pemenang Ketiga Lomba Cipta Puisi
Se-Indonesia, Teater Kene, Tabanan Bali, (1993),
Sembilan puisi terbaik Lomba Cipta Puisi Perdamaian
"Art and Peace" (1999) Wianta Foundation.
Karya-karyanya yang lain Angin Lalu (1994) dipentaskan
oleh Kelompok Doyan Kerja Surabaya pada tahun yang
sama. Sastra Jendra (1995) dipentaskan oleh sanggar
Shalahuddin Yogyakarta pada tahun yang sama. Berapa
Harga 1 Kg Puisi?, reportoar bersama Kelompok Doyan
Kerja Surabaya, 1997. Menyingsing Fajar (1993),
kumpulan puisi bersama 12 penyair muda se-Indonesia,
diterbitkan oleh Teater Kene, Tabanan Bali.


* Maya Notodisurjo
Lulus dari Fakultas Psikologi Universitas Indonesia
pada tahun 1997. Seminggu setelah lulus bekerja di
DEKA Marketing Research. Pada awal tahun 2001
menninggalkan DEKA dan bergabung di NFO Consensus/
MBL. Sejak awal tahun 2002 sampai sekarang bekerja di
PROMPT Research yang beralamat di: Century Tower 5th
Floor, # 501, Jl. HR Rasuna Said Kav. X2 no. 4,
Jakarta 12950. Jabatan saat ini Research Manager
bagian Supplier Side. Maya Notodisurjo telah menangani
ratusan project dengan Focus Group Discussions dan
In-Depth Interviews untuk berbagai macam produk,
consumer goods, periklanan, rokok, perbangkan dan
produk asuransi, etc. Sangat berpengalaman dengan
motivational studies terutama penelitian mengenai
hubungan antara ibu dan anak [link:
http://www.researchinfo.com/noindex/directory/details.cfm?ID=1923
]

* Goenardjoadi Goenawan
Goenardjoadi Goenawan adalah lulusan Fakultas
Teknologi Pertanian, IPB dan Magister Manajemen
Universitas Indonesia. Ia telah berkarir di dunia
marketing fast moving consumer goods, baik perusahaan
lokal maupun multinasional. Terakhir menjabat sebagai
Business Development Manager Consumer Products,
Hewlett Packard Indonesia. Saat ini ia menjadi founder
ESQCU Training & Consulting. Ia telah menulis beberapa
buku, di antaranya adalah "Menjadi Kaya dengan Hati
Nurani" (Elex Media). Penulis dapat dihubungi di:
081381168990.

* Leonardo Rimba
Leonardo Rimba adalah alumnus FISIP Universitas
Indonesia dan the Pennsylvania State University,
seorang professional tarot reader dan bidang lainnya
dalam ranah Psikologi Transpersonal. Leo bisa
dihubungi di HP: 0818-183-615.

* Audifax
Sarjana Psikologi universitas Surabaya (Ubaya).
Bekerja sebagai peneliti di Institut Ilmu Sosial
Alternatif (IISA)-Surabaya. Penulis buku: Semiotika
Tuhan dan Mite Harry Potter.

* Edy Susanto <aldo_richard@> Mahasiswa STIE
Muhuhammadiyah jurusan akuntansi. Pekalongan – jawa
tengah . Indonesia.

* Sinaga Harez Posma
Lulusan Magister Psikologi Universitas Indonesia, saat
ini bekerja sebagai konsultan.

Send instant messages to your online friends http://au.messenger.yahoo.com 

[Non-text portions of this message have been removed]



Post message: [EMAIL PROTECTED]
Subscribe   :  [EMAIL PROTECTED]
Unsubscribe :  [EMAIL PROTECTED]
List owner  :  [EMAIL PROTECTED]
Homepage    :  http://proletar.8m.com/ 
Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
    http://groups.yahoo.com/group/proletar/

<*> Your email settings:
    Individual Email | Traditional

<*> To change settings online go to:
    http://groups.yahoo.com/group/proletar/join
    (Yahoo! ID required)

<*> To change settings via email:
    mailto:[EMAIL PROTECTED] 
    mailto:[EMAIL PROTECTED]

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
    [EMAIL PROTECTED]

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
    http://docs.yahoo.com/info/terms/
 

Kirim email ke