Hari ini di media Kompas halaman 36 ada pengumuman mengenai gugatan Class 
Action Busway.

Yang dimotori oleh Kantor Hukum Juniver Girsang & Partner dan Ika Permahi 
( Ikatan Alumni Perhimpunan Mahasiswa Hukum Indonesia ).

Bagi Masyarakat yang se ide dengan gugatan tersebut bisa mendaftarkan diri 
( Gratis ) pada :

Law Offices Junifer Girsang  & Partner
 Gedung Golden Centrum Blok H
Jalan Majapahit no 26.
Phone 021 386 1464
Fax    021 344 7815

Setiap hari kerja ( sabtu pukul 10 WIB sd 16 WIB )
Batas akhir tanggal 26 November 2007
Syarat datang sendiri dengan membawa fdotocopy KTP ( tidak dapat 
diwakilkan ).

Semoga info ini bisa bermanfaat bagi warga Jakarta yang berkepentingan 
dengan situasi dan kondisi proyek Busway

sur
----- Original Message ----- 
From: JASP


Ada banyak Spanduk yang menunjukkan bahwa seolah-olah ada sebagian  penduduk 
Jakarta yang berusaha menyetop pembangunan Busway, dan tentu saja disertai 
semacam fitnah seolah-olah ada yang berusaha menggagalkan pembangunan 
Busway. Sejak mula pembangunan Busway yang penuh kontroversi dan melanggar 
Undang Undang Lingkungan hidup tak pernah ada yang memprotes. Hal ini 
bukanlah berarti bahwa seluruh penduduk DKI mendukung pembangunan Busway 
dengan segala cara dan pola , sebab ada beberapa hal yang merupakan 
KESALAHAN atau merupakan KERUGIAN penduduk DKI karena kemacetan yang parah. 
Jalur pembangunan Busway dari Blok M menuju Kota merupakan salah satu contoh 
pembangunan Koridor yang berhasil dan contoh sangat baik dari Busway. Tetapi 
pembangunan dikawasan Priok - Sunter - Kelapa Gading merupakan " kecelakaan 
" dengan macetnya jalan pelabuhan tersebut. Pembangunan Koridor VIII yang 
merupakan perpindahan rencana pembangunan yang semula melalui Jalan Ciputat 
Raya, kemudian dipindahkan melalui Jalan Metro Pondok Indah  kemungkinan 
merupakan PENGRUSAKAN kawasan PI dan mungkin merupakan REKAYASA untuk 
menimbulkan kebencian antara penduduk yang tak memiliki kendaraan bermotor 
melawan penduduk PI yang disiarkan selalu dengan istilah "orang kaya " yang 
tak membutuhkan angkutan masal. Padahal jelas sekali penduduk PI tak 
semuanya orang kaya, tak semuanya mampu mengendarai kendaraan bermotor 
karena banyak juga penduduk LANSIA atau pensiunan yang sangat jelas memiliki 
POTENSI tak mampu mengendarai kendaraannya sendiri. Usia tua mengharuskan 
penduduk lansia untuk berhenti menyetir sendiri, itulah yang akan dialami 
oleh penduduk Lansia. Apakah bijaksana kalau selalu menyiarkan hal 
bertentangan ? Apakah bijaksana kalau membuat Spanduk seolah-oleh kelompok 
ini menentang Busway ? Menantang Busway atau menantang pola pembangunan yang 
serampangan jelas merupakan hal berbeda. Melebarkan pemikiran negatip 
merupakan cara menghalalkan pola membangunan yang serampangan dan 
menghentikan protes. Hal inilah yang ditengarai oleh pengacara pembela 
Masyarakat Peduli Lingkungan sebagai dugaan adanya penyelewengan dana 
pembangunan  Busway yang tak melalui tender yang  layak dan benar. Dan ingat 
dana pembangunan Busway yang jumlahnya Rp 2,700,000,000,000,- sangat rawan 
untuk dikorupsi. Luar biasa banyaknya dan menimbulkan rangsangan 
penyelewengan, apalagi bagi negara Indonesia yang sudah dikenal dengan 
budaya korupsinya.


Aneh, kalau Gubernur selalu mendengungkan bahwa proyek Busway harus jalan 
terus, seolah-olah selalu menekankan adanya pihak-pihak yang menginginkan 
dihentikannya proyek Busway. Sebenarnya kalau ada warga memprotes, protes 
ini sama sekali tak bertujuan menghentikan pembangunan Busway, yang diprotes 
ialah :


Pelanggaran Hukum serta pengawuran pengerjaan proyek pembangunan koridor 
yang menimbulkan kemacetan luar biasa diseluruh DKI .
Pembangunan seyogyanya dimulai dengan memperbaiki jalur yang merupakan 
timbulnya kemacetan karena Bottle Neck, jadi pembangunan harus dimulai 
dengan memperbaiki jalanan yang ditengarai akan merupakan Bottle Neck, 
dengan menambah ruas bagian jalan tersebut berupa pelebaran jalan.
Dalam pembangunan Koridor sudah selayaknya dilakukan pembangunan yang teliti 
dan rapi, jangan ada gundukan tanah-tanah galian yang memungkinkan 
kecelakaan, seperti kecelakaan terpelesetnya pengendara sepeda motor yang 
banyak terjadi karena licinnya jalanan dan menyebabkan kecelakaan pengendara 
sepeda motor seperti kejadian di Metro Pondok Indah .
Cara pembangunan yang diprotes warga seyogyanya dihadapi dengan pemikiran 
logis, bukan dengan mengerahkan pasukan Satpol PP yang penuh rekayasa 
kekerasan, pembangunan koridor VIII diprotes karena dampak pelanggaran hukum 
dan kemacetan yang luar biasa dan warga menghendaki dipindahkan ke jalur 
semula, ialah Jalan Ciputat Raya: dan bukan isu yang selalu dikomporkan 
seolah-olah menghentikan pembangunan Busway, ini menimbulkan salah 
pengertian orang !
Mempelajari dengan teliti masalah lingkungan dan melakukan studi Amdal 
dengan menyertakan pakar-pakar lingkungan hidup.
Meningkatkan management Transjakarta serta meningkatkan jumlah Bus sehingga 
tak ada jedah tunggu yang lama bagi pengguna Busway. Memikirkan Feeder line 
untuk kelancaran pengguna Busway serta mengurangi pola pengendara mobil dan 
angkutan sehingga meninggikan tingkat kesuksesan Busway.
Melakukan studi pola masyarakat pengemudi kendaraan bermotor, misalnya 
pengendara sepeda motor yang tingkat penggunanya sangat tinggi sebab 
efisiensi dan murahnya beaya mengendarai sepeda motor, ingat : dengan 1 
liter BBM sepeda motor mampu menempuh jarak 50 km , secara teoritis ! Pola 
pengguna kendaraan pribadi serta pembuatan peraturan yang menguntungkan 
semua pihak sambil mampu mengurangi penggunaan mobil pribadi.
Koridor VIII seyogyanya ditinjau lagi, sebab kebutuhan kapasitas jalan mau 
tidak mau mengharuskan dilebarkan Jalan Ciputat Raya serta peningkatan kelas 
ekonomi jalan tersebut, sehingga warga mampu memberdayakan ekonomi daerah 
tersebut. Apalagi bagi pengguna Busway , dimana kebanyakan rakyat sekitar 
Pondok Pinang, bukanlah rakyat pemilik kendaraan pribadi. Mereka sangat 
diuntungkan dengan adanya fasilitas Busway.
Karena pembangunan sudah terlanjur, dianjurkan agar warga PI tak menghalangi 
diselesaikan pembangunan Koridor VIII melalui Metro Pondok Indah, tetapi 
protes ditujukan kearah adanya rencana dikemudian hari : pemindahan ke jalur 
sesuai rencana semula ialah Jalan Ciputat Raya, sambil dengan besar hati 
membantu kelancaran  pembangunan di Jalan Metro untuk secepatnya digunakan 
Busway , tanpa mengurangi keinginan agar nantinya jalur ini dipindahkan ke 
rencana semula , ialah Jalan Ciputat Raya.
Warga Pondok Indah juga harus mempunyai kemauan membantu kelancaran lalu 
lintas dikawasan Pondok Indah dengan berusaha memikirkan jalan keluar 
mengatasi kemacetan luar biasa pengendara kendaraan bermotor, tanpa 
mengorbankan keamanan penduduk sekitarnya.
Banyak hal harus dilakukan agar kelancaran lalu lintas serta kenyamanan 
pengendara kendaraan bermotor yang lalu lintas dikawasan sekitar PI 
dipikirkan tanpa mengorbankan kepentingan berbagai pihak.
Usulan memperlebar Jalan Ciputat Raya harus selalu dilakukan agar Pemda 
mengerti bahwa maksud baik ini berjalan sesuai dengan keinginan semua warga 
Pondok Pinang, dan jelas jalur ini akan membantu pengguna jalan dari kawasan 
luar Jakarta atau kawasan Jakarta Selatan bagian luar menuju kawasan Jakarta 
Barat, kawasan Jakarta Pusat dan kawasan Jakarta Selatan bagian dalam.
dengan ulasan ini ditegaskan bahwa penduduk DKI , tak terkecuali penduduk 
Pondok Indah sangat mendukung pola angkutan masal termasuk Busway, tetapi 
pola angkutan yang disesuaikan dengan kemampuan jalanan, kemampuan wilayah, 
dan pembangunan jangka panjang, terutama pembangunan Subway yang memiliki 
daya angkut luar biasa besarnya, Monorail yang juga daya angkutnya besar : 
ini untuk jangka panjang merupakan keharusan. Angkutan Busway kemungkinan 
besar tak selalu dapat diterapkan tanpa melebarkan jalanan serta adanya 
keharusana menghilangkan Bottle Neck.
Masih banyak hal-hal yang harus dipikirkan bagi kelancaran kawasan Pondok 
Pinang - Pondok Indah, misalnya pembangunan jalur perempatan bawah tanah, 
kemungkinan pembangunan Fly Over dan Terowongan-terowongan yang mampu 
memperlancar lalu lintas sekitarnya, perlebaran jalan-jalan tikus dikawasan 
tersebut.



Post message: [EMAIL PROTECTED]
Subscribe   :  [EMAIL PROTECTED]
Unsubscribe :  [EMAIL PROTECTED]
List owner  :  [EMAIL PROTECTED]
Homepage    :  http://proletar.8m.com/ 
Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
    http://groups.yahoo.com/group/proletar/

<*> Your email settings:
    Individual Email | Traditional

<*> To change settings online go to:
    http://groups.yahoo.com/group/proletar/join
    (Yahoo! ID required)

<*> To change settings via email:
    mailto:[EMAIL PROTECTED] 
    mailto:[EMAIL PROTECTED]

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
    [EMAIL PROTECTED]

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
    http://docs.yahoo.com/info/terms/
 

Kirim email ke