Jadi:  "Achmad Chodjim" ini tidka bisa membantah bahwa al-Mushaf itu 
berisi "Ajaran kebencian terhadap Yahudi"..

Jadi, saya ulang: Allah yang digambarkan dungu, buas, kejam, keji, 
ganas lagi biadab oleh al-Mushaf itu memang mengajarkan kebencian 
terhadap orang Yahudi.

Dan yang menyedihkan adalah bahwa "Achmad Chodjim" msih bersedia 
menjadikan al-Mushaf itu sebagai kitab suci...

al-Mushaf yang menurut kajian orientalis yang mutaakhir (Casanova, 
Lüling, Wansbrough, Luxenberg dll.) hanyalah tulisan yang berdasarkan 
teks Nasrani (hymne liturgi, Bible apokrifa..) yang kemudian diubah 
dan ditambah oleh orang Arab...


--- In [EMAIL PROTECTED], "Achmad Chodjim" <[EMAIL PROTECTED]> wrote:

Dr. No,

Ajaran kebencian terhadap Yahudi itu bukan hanya di Alquran, tapi 
juga masih terdapat di kitab suci yang dimiliki Hitler dan 
pengikutnya. Jadi, untuk bisa menerima Yahudi itu tidak perlu 
menghapus ayatnya. Seorang muslim yang terpanggil untuk menyeru orang 
muslim lainnya menjadi orang yang baik dan tidak membuat kezaliman 
pada orang lain, TIDAK PERLU menghapus ayat. Sebab, bila ini yang 
dilakukan akan terjadi KONTRA produktif dalam dakwahnya.

Yang diperlukan dewasa ini ialah bangkitnya kesadaran tentang 
kemanusiaan secara utuh. Orang muslim tidak bisa bilang "rip, rip" 
terhadap ayat-ayat Alquran. Orang muslim hanya bisa bilang itu 
terhadap hadis palsu, bukan ayat Alquran. Bila orang muslim melakukan 
itu pada ayat Alquran, maka seketika itu pula dia akan dikeluarkan 
oleh mayoritas umat Islam, dan dia dinyatakan "tidak Islam" lagi. 
Oh..., no, no..., nehi, nehi..

Terhadap mereka yang mengaji kepada saya, saya tidak pernah 
menanamkan kebencian terhadap umat lain, meski ada ayatnya. 
Diperlukan kedewasaan dalam hal ini. Ayat "yang membenci" saya 
sandingkan dengan ayat yang mencintai Yahudi dan Nasrani seperti pada 
QS 3:75, 113-115. Jadi, dari ayat ini seorang muslim diberitahu bahwa 
di antara ahli Kitab itu ada yang berlaku larus dan ada pula yang 
bengkok. Dus, kehati-hatian itu ya terhadap yang bengkok.

Anda tentu tahu yang namanya Moses Maimonides, atau Moses ben Maimon, 
atau dalam panggilan Arabnya Abu Imran Musa ibnu Maimun ibnu Ubayd 
Allah (30/3/1135 - 13/12/1204). Maimonides adalah seorang Rabbi 
Yahudi yang justru hidup bersama orang Yahudi lainnya yang 
mendapatkan kebebasan melakukan praktik Yahudi, di bawah kekuasaan 
Sultan Salahuddin di Mesir. Jika demikian, di mana letak kebencian 
Islam terhadap orang Yahudi?

Wasalam,
chodjim


  ----- Original Message ----- 
  From: doktor_no 
  To: [EMAIL PROTECTED] 
  Sent: Friday, November 16, 2007 5:27 AM
  Subject: [apakabar] Re: Arabs Brainwashed Little Girl to Hate Jews



  Ajaran kebencian terhadap Yahudi adalah ajaran yang perlu 
  di-Apocrypha-kan (ini kalau mau pakai bahasa yang halus).
  Tetapi kalau mau pakai bahasa yang kasar, ajaran kebencian
  terhadap Yahudi yang tercantum di Al-Quran + Hadist perlu
  dihapuskan dari muka bumi. Saya jadi teringat film "Dead
  Poet Society" dimana, dalam salah satu adegan, guru John
  Keating menganjurkan murid2nya untuk menyobek halaman2
  dari Bab "Understanding Poetry" yang menurut John Keating
  tidak mendidik. Adegan penyobekan itu bisa dilihat di
  http://www.youtube.com/watch?v=VfM9Y4EGdK8 .
  Harusnya orang2 Muslim bisa bilang yang sama untuk ayat2
  kebencian terhadap Yahudi, "Rip !" "Rip !" "Rip Completely !"
  "Ayat2 Kebencian terhadap Yahudi adalah EXCREMENT !"

  Dr.No





  -------------------- m2f --------------------
  dikirim lewat http://forums.apakabar.ws - tanpa moderasi
  http://forums.apakabar.ws/viewtopic.php?p=98392#98392
  -------------------- m2f --------------------

--- End forwarded message ---




Post message: [EMAIL PROTECTED]
Subscribe   :  [EMAIL PROTECTED]
Unsubscribe :  [EMAIL PROTECTED]
List owner  :  [EMAIL PROTECTED]
Homepage    :  http://proletar.8m.com/ 
Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
    http://groups.yahoo.com/group/proletar/

<*> Your email settings:
    Individual Email | Traditional

<*> To change settings online go to:
    http://groups.yahoo.com/group/proletar/join
    (Yahoo! ID required)

<*> To change settings via email:
    mailto:[EMAIL PROTECTED] 
    mailto:[EMAIL PROTECTED]

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
    [EMAIL PROTECTED]

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
    http://docs.yahoo.com/info/terms/
 

Kirim email ke