Saya setuju dengan pendapat bu Mus yang bilang bahwa: > Terbukti ajaran Islam merupakan ajaran self destruktif > yaitu memusnahkan umatnya sendiri.
Hal ini terbukti dalam sejarah Islam, dimana kaum Islam fundamentalis dibawah pimpinan Al Ghazali telah membantai kaum Mu'tazillah secara fisik sampai habis ke-akar2nya. Kaum Mu'tazillah (tokoh2nya a.l. Ibn Sina atau Avicena, Ibn Rushd atau Avarhoes) adalah aliran atau ajaran Islam disekitar tahun 1000 yang mengajarkan rasionalitas (pakai otak). Pada jaman itu Eropa masih tertidur lelap dalam jaman Kegelapan, yang masih terus berlangsung sampai jaman reformasi tahun 1550. Sekiranya kaum Mu'tazillah tidak dibantai habis, maka bukannya Eropa, melainkan kebudayaan Islam lah yang berhasil mengembangkan Sains. Seperti yang bisa kita pelajari dari sejarah, Sains itu lahir dari gerakan filsafat Pencerahan (Aufklaerung) yang timbul di Eropa setelah jaman Renaisans yang puncaknya tercapai dengan Reformasi (1550). Para reformis Eropa dijaman Renaisans (1500) dan Pencerahan (1700) telah belajar dari tulisan2 peninggalan kaum Mu'tazillah, yang justru dilarang dalam Islam sampai hari ini. Tulisan2 peninggalan kaum Kristen sendiri telah musna, gara2 perpustakaan Alexandria dibakar habis oleh para Kristen fundamentalis. Lucunya, kaum Islam fundamentalis dewasa ini justru sangat membangga2kan prestasi Sains dari kebudayaan Islam jaman tahun 1000-an itu, yang sebenarnya justru telah mereka bantai sendiri, yang dengan demikian mengakibatkan keterpurukan kebudayaan Islam sampai hari ini. Jadi benarlah kata2 bu Mus bahwa *ajaran Islam merupakan ajaran self destruktif yaitu memusnahkan umatnya sendiri* yang disini nisa saya tambahkan dengan *menutup jalan majunya sendiri.* Salam, Indoshepherd --- In [email protected], "Hafsah Salim" <[EMAIL PROTECTED]> wrote: > > Menjadi Muslim Yang Berazas HAM & Demokrasi Bukan Syariah Islam !!! > > > Ahmadi Agung <[EMAIL PROTECTED]> wrote: > > Semua umat kristen di seluruh dunia TIDAK ADA yg > > SUNAT alias TIDAK ADA yg di-Kitan, padahal di dlm > > kitab Injil sendiri ada Perintah untuk ber-SUNAT ... > > > > > Inilah salah satu contoh yang bagus yang harus diteladani umat Islam > diseluruh dunia bahwa beragama itu harus pakai otak. > > Orang Kristen tidak ada yang sunat, padahal injilnya mewajibkan sunat. > > Para peserta Olimpiade tidak ada yang membunuh dan tidak ada yang > dibunuh, padahal ajaran dan perayaan Olympiade sebenarnya adalah adu > gladiator yang bunuh membunuh. > > Orang2 Hindu tidak ada lagi yang membakar isteri bersama suaminya yang > meninggal, padahal ajaran Kitab suci Hindu mewajibkan isteri dibakar > hidup2 bersama mayat suaminya yang mati. > > Semua ajaran agama sangatlah biadab, tapi lebih biadab lagi ajaran > Islam karena umat Islam yang keluar dari Islam harus dibunuh, dan umat > Islam melakukannya. Tapi dizaman sekarang tindakan ini telah berusaha > dicegah oleh lembaga HAM dari PBB. Namun umat Islam tetap tidak pakai > otak, masih saja banyak yang mendukungnya. > > Ajaran Islam mewajibkan umatnya berjihad menegakkan Syariah Islam > dimuka bumi ini dengan membunuh habis mereka yang menolak syariah > Islam, dan sebagian umat Islam masih tetap melakukannya, mendukungnya, > bahkan melindunginya. > > Demikianlah, seperti yang berulangkali saya katakan, bahwa beragama > sekedar membahagiakan umatnya yang percaya dan juga membahagiakan > mereka yang tidak percaya seperti halnya dalam perayaan pesta olah > raga Olympiade dimana anda percaya dewa zeus atau tidak tetap saja > bebas mengikuti perayaan ini dimana para pesertanya tidak diwajibkan > mempercayainya. > > Sama seperti halnya anda menonton filem dimana tidak perlu apa yang > anda tonton itu harus benar, cukup anda mempercayai filem itu selama > menonton-nya saja dimana selesai menonton buanglah semua kepercayaan > itu dari otak anda. > > Demikianlah, agama tidak perlu dilarang seperti halnya melarang Islam > sesat, melarang Islam Ahmadiah, apalagi sampai menangkapi, membunuhi, > membakari, menjarahi bahkan memperkosanya secara massal. Karena > tindakan itulah yang membedakan peradaban sekarang ini antara biadab > dan beradab. Beragama hanyalah merupakan aktivitas sosial manusia > dalam mengharmoniskan hubungan sosial mereka antara satu dengan yang > lainnya. > > Islam dan ajaran2nya sudah jelas melanggar HAM dan Demokrasi, namun > bukan berarti umatnya harus juga melanggar HAM dan Demokrasi karena > sebagai umat kita hanyalah melestarikan budaya masa lalu dalam alam > yang beradab seperti halnya Olympiade yang meskipun kita lestarikan > tapi bukan melestarikan kebiadabannya melainkan melestarikan nilai2 > budaya masa lalu nenek moyang kita dalam bentuk peradaban yang beradab > sekarang ini dengan tentunya melarang kebiadaban2nya dimasa lalu. > Hanya dengan cara2 seperti inilah kita akan terus maju, kesalahan masa > lalu kita catat dalam sejarah untuk memperbaikinya bukan untuk > dilestarikan. > > Dengan beragama, kita memperbaiki masa depan, mengubah masa depan, dan > menciptakan pemikiran maupun alam yang baru yang lebih nyaman, lebih > damai, dan lebih membahagiakan. Berbeda dengan kewajiban2 Islam yang > kesemuanya hanya melestarikan masa lalunya dimana umatnya juga > melestarikan kebiadaban2 masa lalunya melalui catatan2 kitab sucinya > agar bisa tampak tetap aseli. Biarkanlah tulisan2 kitab sucinya tetap > aseli, namun cara2 kita mengamalkan ajaran Islam tidak perlu aseli > karena kebiadaban2 didalamnya harus dibuang, harus dihapuskan, dan > harus dilarang. > > Demikianlah, marilah kita menjalankan ajaran2 Islam bukan berdasarkan > Syariah Islam, melainkan berdasarkan HAM dan Demokrasi. Hanya umat > Islam sajalah yang bisa melarang sesama umat Islam untuk melakukan > teror2 jihad Islam dengan cara menasihati, dengan cara tidak mendukung > gerakan ini, dengan cara membantu polisi menangkapi mereka yang > terlibat, dan dengan cara mengutuk perbuatan2 ini, bukan malah menuduh > yang menangkap sebagai anti-Islam, sebagai musuh Islam, atau sebagai > bukan Islam. Terbukti ajaran Islam merupakan ajaran self destruktif > yaitu memusnahkan umatnya sendiri. > > Keimanan itu adalah semangat untuk membagi kebahagiaannya kepada > sesama manusia bukan membahagiakan hanya sesama yang percaya dan > menyebarkan malapetaka kepada yang tidak percaya. > > Ny. Muslim binti Muskitawati. > Post message: [EMAIL PROTECTED] Subscribe : [EMAIL PROTECTED] Unsubscribe : [EMAIL PROTECTED] List owner : [EMAIL PROTECTED] Homepage : http://proletar.8m.com/ Yahoo! Groups Links <*> To visit your group on the web, go to: http://groups.yahoo.com/group/proletar/ <*> Your email settings: Individual Email | Traditional <*> To change settings online go to: http://groups.yahoo.com/group/proletar/join (Yahoo! ID required) <*> To change settings via email: mailto:[EMAIL PROTECTED] mailto:[EMAIL PROTECTED] <*> To unsubscribe from this group, send an email to: [EMAIL PROTECTED] <*> Your use of Yahoo! Groups is subject to: http://docs.yahoo.com/info/terms/
