MUI Membawakan Kepentingan Israel Tapi Merugikan Arab Palestina !

Hampir semua kelompok Islam di Indonesia tidak pernah melupakan dalam
dakwah2nya, bahwa di Amerika jumlah umat Islam meningkat paling pesat
dibandingkan agama2 lainnya.  Namun dilain pihak dalam dakwah2 yang
sama mereka mengutuk, mencaci, memurtadkan, menghina bahkan memfitnah
pakar2 study Islam Indonesia yang bergelar doctor lulusan Amerika. 
Padahal, untuk study Islam yang terbesar didunia sekarang ini tak ada
satupun yang bisa menandingi mutunya study Islam di Amerika ini. 
Semua pengajar2 study Islam di Amerika pun merupakan ahli2 yang
berasal dari seluruh pakar2 Islam dunia dari luar Amerika seperti
Mesir, Arab Saudia, Iran, Irak, bahkan ada yang dari Indonesia.  Jadi
tidak ada satupun tempat belajar agama Islam yang selengkap apa yang
diajarkan di Amerika ini karena semua aliran Islam secara ber-sama2
ikut dipelajari dan dibandingkan satu dengan yang lainnya.  Berbeda
dengan belajar study Islam di-negara2 Islam maupun negara2 yang
mayoritas Islam yang melarang semua aliran Islam dan hanya
memperkenankan satu aliran Islam saja yang dianut penguasanya yang
berkuasa.  Contohnya Islam Ahmadiah, Syiah, dan banyak Islam2 lainnya
dilarang exist di Indonesia.

Demikianlah, umat Muslim di Indonesia mengalami pertentangan keimanan
yang sangat parah, disatu pihak menganggap Islam berkembang pesat di
Amerika, tetapi dilain pihak memusuhi, memurtadkan dan menolak ahli2
Islam lulusan Amerika yang ada di Indonesia, dan mereka menuduhnya
dengan ber-macam2 nama atau istilah, ada yang menuduhnya sebagai Islam
Liberal, Islam murtad, Islam antek Zionist dan bahkan MUI juga
mengeluarkan fatwa mereka sebagai bukan Islam.

Apalagi, MUI sekarang mulai berani memberangus Islam2 lainnya yang
diistilahkannya sebagai Islam sesat.  Kemungkinan MUI merencanakan
untuk ikut mendukung kontestantnya dalam pemilu yad sehingga mereka
butuh dana dan suara sehingga perlu menjarah sesama umat Islam dari
aliran yang seharusnya dilindungi mereka sebagai organisasi gabungan
semua aliran2 Islam yang ada di Indonesia.

MUI bahkan sudah berani menentang kebijakan pemerintah RI dengan
menolak kehadiran wakil Indonesia dalam pertemuan perdamaian di
Anapolis baru2 ini.  Padahal pertemuan itu merupakan prakarsa umat
Islam sendiri yang ingin memecahkan status Quo yang dihadapi Arab
Palestina yang makin kelaparan, makin gontok2an satu sama lainnya
karena berhasil diblokade oleh Israel semua pengiriman amunisi maupun
makanan.  Israel merasa tenang dengan kondisi sekarang ini, namun
negara2 Arab berusaha keras untuk membujuk pemerintah Amerika untuk
kembali bersedia menjadi penengah yang sudah ditolaknya setelah Arab
Palestina melanggar peerjanjian Camp David.

Yang paling diuntungkan apabila pertemuan Anapolis ini gagal hanyalah
Israel, karena dengan kondisi status quo seperti ini, maka Israel akan
mampu memperpanjang penderitaan Arab Palestina tanpa perlu berperang
atau memeranginya.  Oleh karena itu, Israel tidak akan sayang
mengeluarkan dana besar untuk secara diam2 menggagalkan pertemuan ini
misalnya dengan menyogok tokoh2 atau ulama2 tertentu di MUI untuk
mengerahkan masa-nya berdemo menentang pemerintah RI mengirimkan
wakilnya ke Anapolis.  Rakyat Amerika sendiri secara mayoritas
menentang pemerintah Amerika untuk menjadi penyelenggara pertemuan
ini.  Mereka yang berperang tak perlu Amerika mendamaikannya dengan
ongkos yang harus ditanggung pembayar2 pajak di Amerika ini.

Ny. Muslim binti Muskitawati.





Post message: [EMAIL PROTECTED]
Subscribe   :  [EMAIL PROTECTED]
Unsubscribe :  [EMAIL PROTECTED]
List owner  :  [EMAIL PROTECTED]
Homepage    :  http://proletar.8m.com/ 
Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
    http://groups.yahoo.com/group/proletar/

<*> Your email settings:
    Individual Email | Traditional

<*> To change settings online go to:
    http://groups.yahoo.com/group/proletar/join
    (Yahoo! ID required)

<*> To change settings via email:
    mailto:[EMAIL PROTECTED] 
    mailto:[EMAIL PROTECTED]

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
    [EMAIL PROTECTED]

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
    http://docs.yahoo.com/info/terms/
 

Kirim email ke