Bukan AlQuran Yang Harus Anda Pahami, Tapi HAM & Demokrasi > bambang <[EMAIL PROTECTED]> wrote: > ingatlah akan firman Alloh : > Orang-orang Yahudi dan Nasrani tidak akan senang > kepada kamu hingga kamu mengikuti agama mereka. > Katakanlah: "Sesungguhnya petunjuk Allah itulah > petunjuk (yang benar)". Dan sesungguhnya jika kamu > mengikuti kemauan mereka setelah pengetahuan datang > kepadamu, maka Allah tidak lagi menjadi pelindung > dan penolong bagimu. ( Al Baqarah 120 ) >
Saya bukan orang Yahudi, Nasrani, Buddha, Hindu atau kafir. Saya adalah turun menurun beragama Islam meskipun terus terang saya tidak percaya kepada adanya Allah konsekuensinya AlQuran bukan dari Allah. Bagi saya beragama Islam se-mata2 hanyalah membagi kebahagiaan kepada semua orang termasuk orang kafir, penyembah berhala, Yahudi, dan tak perlu mem-beda2kan agama seseorang. Agama Islam dan juga agama2 lainnya hanyalah alat entertainment atau hiburan bagi orang2 dulu dimana belum ada filem dan bioskop. Namun dizaman sekarang sudah begitu banyak pilihan yang bisa kita ber-ganti2 apapun maunya. Demikianlah, beragama hanyalah pilihan seseorang dalam mencari hiburan sehingga seperti juga kita kebioskop. Hari ini mau beragama Islam, besok tertarik Buddha, minggu depan beragama Hindu, bulan depannya lagi masuk khong hu cu, demikianlah kebebasan beragama dijamin dalam HAM dan Demokrasi. Saya tidak mengajak anda untuk keluar dari Islam seperti yang dikatakan AlBaqarah, saya justru menekankan perlunya beragama Islam dengan dilandasi HAM dan Demokrasi bukan dilandasi Syariah Islam. Karena HAM dan Demokrasi adalah universal diterima umat manusia diseluruh dunia karena menjamin hak memilih agama, kebebasan menjalankan ibadahnya, dan kebebasan berpendapat dalam membuat tafsir2 sendiri tentang agama masing2. Syariah Islam itu biadab karena memaksakan umat Islam cuma menyembah Allah dan melarang, mengharamkan menyembah yang lainnya, padahal HAM itu menjamin setiap manusia, tentunya juga termasuk menjamin umat Islam untuk bebas menyembah apapun yang diingininya. Yang ditulis dalam AlBaqarah itu sudah usang tidak berlaku lagi dizaman HAM dan Demokrasi ini karena semua orang Nasrani, Yahudi, Hindu, Buddha, kafir, dan semua penyembah berhala atau apapun agamanya sudah bertekad untuk meletakkan HAM dan Demokrasi diatas kepercayaan maupun pelaksanaan ajaran agamanya. Lalu untuk apa lagi adanya AlBaqarah yang biadab ini??? Pada dasarnya setiap orang harus dijamin kebebasannya untuk memilih apa yang mau dipercayanya dan tidak boleh dihukum dengan alasan murtad. Ingat sekali lagi, saya bukan beragama Kristen, Hindu, buddha, yahudi, penyembah berhala, komunis, dan juga bukan kafir dan bukan murtad, MELAINKAN SEBAGAI SCIENTIST YANG MENGABDIKAN HIDUPKU UNTUK KESEJAHTERAAN DAN KEBAHAGIAAN SEMUA MANUSIA TANPA MEMBEDAKAN AGAMANYA. DALAM HAL INI SAYA ADALAH PENEGAK HAM DAN DEMOKRASI YANG ANTI TEROR JIHAD ISLAM BIADAB. Landasan perjuangan saya adalah kasih sayang yang tidak mem-beda2kan agamanya. Hayatilah HAM dan Demokrasi, jangan Syariah Islam yang sudah terkenal kebiadabannya ber-abad2. Ny. Muslim binti Muskitawati. Post message: [EMAIL PROTECTED] Subscribe : [EMAIL PROTECTED] Unsubscribe : [EMAIL PROTECTED] List owner : [EMAIL PROTECTED] Homepage : http://proletar.8m.com/ Yahoo! Groups Links <*> To visit your group on the web, go to: http://groups.yahoo.com/group/proletar/ <*> Your email settings: Individual Email | Traditional <*> To change settings online go to: http://groups.yahoo.com/group/proletar/join (Yahoo! ID required) <*> To change settings via email: mailto:[EMAIL PROTECTED] mailto:[EMAIL PROTECTED] <*> To unsubscribe from this group, send an email to: [EMAIL PROTECTED] <*> Your use of Yahoo! Groups is subject to: http://docs.yahoo.com/info/terms/
