Orang Islam yang dungu-dungu kayak anjing itu biasanya
senang-senang saja dengan riwayat nabi yang dipoles
oleh tukang tipu seperti Haykal, Karen Armstrong dll. 
lalu percaya saja bahwa nabi sundel buas, kejam, keji,
ganas, zalim lagi biadab yang mereka jadikan junjungan
dan panutan itu duh santunnya, duh manusiawinya duh
segala-galanya manis...

Boleh dibilang tidak ada diantara mereka yang punya
rasa ingin tahu dan mengecek riwayat polesan itu
dengan sumber yang dipakai oleh para penipu itu untuk
menulis riwayat nabi sundel, buas, ganas, kejam, keji,
zalim lagi biadab yang mereka poles itu...

Dan ketika ada orang yang menunjukkan wajah sundel,
bengis, ganas, kejam, keji, buas, lagi biadab dari
nabi junjungan mereka itu maka mereka jadi sewot...

Adalah tugas moral tiap manusia yang punya kejujuran
intelektuil untuk menunjukkan kepada orang Islam
tipikal yang  memang dungu-dungu kayak anjing itu
wajah nabi mereka yang sesungguhnya.

Dan mengingatkan mereka bahwa disamping itu - dan ini
yang penting pula - nabi Muhammad itu hanyalah tokoh
fiktif doang.

Agar jelas: orang islam tipikal itu hanyalah korban
kibulan orang Arab doang.


--- wong ndeso <[EMAIL PROTECTED]> wrote:

> Dikutip dari Sejarah Nabi Muhammad SAW Bab XIV.
> antara Badr dan Uhud :
> 
> "Demikian juga 'Ashma, bt. Marwan (dari Banu Umayya
> b. Zaid). Wanita ini
> selalu memaki Islam, menyakiti hati dan mengerahkan
> orang supaya melawannya.
> Hal ini dilakukannya terus sampai pada waktu sesudah
> selesainya perang Badr.
> Pada suatu malam buta ia didatangi oleh 'Umair b.
> 'Auf yang masuk sampai ke
> dalam rumahnya. Ia dikelilingi oleh anak-anaknya
> yang sedang tidur, ada pula
> yang sedang disusui. Sebenarnya penglihatan 'Umair
> lemah sekali. Ia
> meraba-raba dengan tangannya dan terpegang olehnya
> bayi yang sedang disusui
> itu. Dihalaunya bayi itu dari sisi ibunya, *kemudian
> dipusatkannya pedangnya
> ke dada wanita itu sampai menembus punggungnya. *
> 
> Bila 'Umair kemudian kembali dari tempat Nabi
> setelah menyampaikan berita
> itu, ia melihat anak-anaknya dan beberapa orang
> sedang menguburkan wanita
> tersebut. Mereka datang menemuinya seraya bertanya:
> 
> "Umair, kau yang membunuh wanita itu?"
> 
> "Ya," jawabnya. "Jalankanlah tipu-muslihatmu itu
> terhadapku dan jangan lagi
> ditunda-tunda. Aku bersumpah demi Dia Yang memegang
> hidupku kalau kamu semua
> mengeluarkan kata-kata seperti wanita itu, akan
> kuhantam kamu dengan
> pedangku ini. Aku yang mati, atau kamu semua
> kubunuh."1
> 
> 
> Dikutip dari Ibn Sa`d, Kitab al-Tabaqat al-Kabir,
> terjemahan S. Moinul Haq,
> Vol. 2, hal. 31
> 
> SERANGAN (SARIYYAH) UMAYR IBN ADI
> 
> Kemudian terjadilah serangan (sariyyah) Umayr ibn
> Adi Ibn Kharashah
> al-Khatmi terhadap Asma Bint Marwan dari Bani
> Umayyah Ibn Zayd, ketika lima
> malam sebelum bulan suci Ramadhan, dipermulaan bulan
> keduapuluh sejak hijrah
> Rasulullah. Asma adalah isteri Yazid Ibn Zayd Ibn
> Hisn al-Khatmi. Dia
> sebelumnya pernah mencerca Islam, menyakiti hati
> nabi (Muhammad) dan
> mempengaruhi orang-orang menentang dia. Dia membuat
> bait-bait puisi. Umayr
> Ibn Adi mendatanginya pada malam hari dan masuk ke
> rumahnya. Anak-anaknya
> sedang tidur di sekitarnya. Ada satu yang sedang dia
> susui. Dia (Umayr)
> mencarinya dengan tanganya karena dia buta, dan
> memisahkan anak itu darinya.
> Dia menghujamkan pedangnya di dadanya hingga tembus
> ke punggungnya. Kemudian
> dia melakukan sholat pagi bersama dengan nabi
> (Muhammad) di al-Madina.
> *Rasulullah
> bersabda padanya: "Apakah kamu sudah membantai anak
> perempuan Marwan?"* Dia
> berkata: "Sudah. Apakah adalah hal lain yang perlu
> saya lakukan?" Dia
> (Muhammad) bersabda: "Tidak ada. Dua kambing tidak
> akan mengadu kepala
> mengenai dia (Asma)." Inilah adalah kata-kata yang
> pertama kali didengar
> dari Rasulullah. Rasulullah memberi julukan
> kepadanya Umayr, "basir" (yang
> melihat).
> *Komen :*
> 
> SUngguh pengecut dan biadab si muhammad itu dan
> pengikutnya ini, apakah
> seseorang yang menyakiti perasaan harus di BUNUH
> pada saat tidur dengan anak
> anak kecilnya bahkan ada yang menyusuinya. Yang
> lebih aneh lagi si muhammad
> ini bilang dua kambing tidak akan mengadu kepala
> artinya tidak akan ada yang
> perduli.
> 
> Apakah seperti ini sikap dan moral seorang nabi yang
> dijunjung tinggi oleh
> orang ISLAM ???
> 
> It's not about what the religion is but the TEACHING
> !
> WDK
> 


---------------
Jusfiq Hadjar gelar Sutan Maradjo Lelo

Allah yang disembah orang Islam tipikal dan yang digambarkan oleh al-Mushaf itu 
dungu, buas, kejam, keji, ganas, zalim lagi biadab hanyalah Allah fiktif.


      __________________________________________________________
Sent from Yahoo! Mail - a smarter inbox http://uk.mail.yahoo.com




Post message: [EMAIL PROTECTED]
Subscribe   :  [EMAIL PROTECTED]
Unsubscribe :  [EMAIL PROTECTED]
List owner  :  [EMAIL PROTECTED]
Homepage    :  http://proletar.8m.com/ 
Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
    http://groups.yahoo.com/group/proletar/

<*> Your email settings:
    Individual Email | Traditional

<*> To change settings online go to:
    http://groups.yahoo.com/group/proletar/join
    (Yahoo! ID required)

<*> To change settings via email:
    mailto:[EMAIL PROTECTED] 
    mailto:[EMAIL PROTECTED]

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
    [EMAIL PROTECTED]

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
    http://docs.yahoo.com/info/terms/
 

Kirim email ke