Kepercayaan dan pengakuan Kristen bahwa Nabi Isa adalah anak Allah
merupakan pokok kepercayaan yang dipertahankan secara mati-matian,
walaupun hal ini tidak masuk akal.  Memang dalam Kitab perjanjian Lama
ataupun dalam sabda Nabi Isa sendiri banyak terdapat gelar "Anak Allah".

Di akhir Injil karangan Lukas, ketika menguraikan  silsilah keturunan
Al Masih, disebutkan "Anak Enos, anak Set, anak Adam, anak Allah"
(Lukas 3:38).  Dengan ayat ini jelas disebutkan bahwa Adam juga
disebut Anak Allah.

Pada Kitab Keluaran (4:32): "Bahwasanya Israel itulah anakku
laki-laki, yaitu anakku yang sulung". Jadinya, Nabi Yakob juga Anak Allah.

Pada Kitab Yeremia (31:9): "Karena Akulah bagi Israel akan Bapa, dan
Efrayim itulah anakku yang sulung".  Disini Efrayim disebut Anak Allah.

Pada Mazmur (89:27), tentang doa Daud: "Iapun akan memanggil akan
Daku: Engkau juga Bapaku!  Allahku, dan gunung batu selamatku".  "Maka
akupun akan menjadikan dia akan anak sulung, yang maha tinggi diatas
segala raja-raja di bumi".  Disini Nabi Daud pun disebut Anak Allah.

Dari 3 ayat ini jelas ketiganya, Yakob, Efrayim dan daud adalah "Anak
Sulung Allah".

Nabi Isa Almasih sendiripun sering mengucapkan Anak Allah kepada orang
yang suka menganjurkan perdamaian (Matius 5:9), orang yang sempurna
budinya juga disebut Anak Allah (Matius 5:48).  Bukan saja Allah itu
disebut oleh Almasih sebagai "Bapakku", tapi disebut juga "Bapa kamu",
dan juga "Bapa kita".

Sudah jelas, maksud dari kata "Anak Allah" atau "Bapaku" adalah
menunjukkan kasih sayang antara Allah dan hambaNya, sebagaimana kasih
sayang antara bapak kepada anak atau kasih sayang anak kepada
bapaknya.  Bukannya ayah yang sebenarnya ataupun anak yang sebenarnya.

Bahkan, sebaliknya Isa Al;masih sendiri menjelaskan perbedaan dua
macam Bapa dan dua macam Anak.  
"Jikalau Allah itu Bapamu niscaya kamu mengasihi aku, karena dari pada
Allah aku datang dan aku disini: karena akupun bukan datang dengan
kehendak sendiri, melainkan Dialah yang menyruhkan daku" ( Yohanes 8:42).
"Kamu ini daripada Bapamu Iblis, dan segala hawa nafsumu, bapamu
itulah yang kamu turut.  Ialah pembunuh manusia dari mulanya, tiada ia
berdiri diatas yang benar5, maka ia mengatakan menurut sendiri, karena
ia pembohong dan bapa pembohong." (Yohanes 8:43).

Jadinya jelas, bahwa segala Nabi yang mulia, juru pendamai, manusia
yang taat, termasuk Almasih, Yakob, Efrayim, Daud, dll adalah Anak
Allah.  Si keras kepala yang menolak kebenaran, pembohong, penipu,
seperti Paulus, adalah Anak Iblis.



=========




Post message: [EMAIL PROTECTED]
Subscribe   :  [EMAIL PROTECTED]
Unsubscribe :  [EMAIL PROTECTED]
List owner  :  [EMAIL PROTECTED]
Homepage    :  http://proletar.8m.com/ 
Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
    http://groups.yahoo.com/group/proletar/

<*> Your email settings:
    Individual Email | Traditional

<*> To change settings online go to:
    http://groups.yahoo.com/group/proletar/join
    (Yahoo! ID required)

<*> To change settings via email:
    mailto:[EMAIL PROTECTED] 
    mailto:[EMAIL PROTECTED]

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
    [EMAIL PROTECTED]

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
    http://docs.yahoo.com/info/terms/
 

Kirim email ke