http://www.banjarmasinpost.co.id/content/view/10143/1/


      Menag Menangis Minta Maaf  


      Rabu, 19-12-2007 | 02:20:20  
      . Hari ini, HTI Lakukan Shalat Idul Adha
      ARAFAH, BPOST - Sebanyak 2,4 juta umat Islam sedunia berkumpul untuk 
melakukan wukuf di Arafah, Selasa (18/12). Sebelum memulai wukuf, jamaah 
Indonesia mendapat 'pembekalan' dari Dubes RI untuk Kerajaan Arab Saudi dan 
Kesultanan Oman, Salim Segaf al-Jufri serta Menteri Agama (Menag), Maftuh 
Basyuni.

      Saat memberikan arahannya itu, Maftuh sempat menangis dan meminta maaf 
terhadap kasus kekacauan katering dalam ibadah haji tahun lalu. "Saya berharap 
itu tak terulang lagi," kata Maftuh.

      Tahun ini, digunakan model prasmanan dengan cara berlainan. Di Maktab 59, 
baik nasi, sayur, lauk maupun buah diambilkan petugas katering. Hanya air putih 
yang diambil sendiri oleh jamaah. Di Maktab 23, semua makanan diambil oleh 
jamaah dengan santai.  

      Antrean panjang terlihat terjadi hampir di semua maktab. Antrean diatur 
berjajar dua, ada juga yang diatur bersilangan. Rata-rata lancar. Ada juga 
jamaah memilih makan masakan Indonesia yang dijual mukimin di pinggir-pinggir 
jalan di luar maktab. Ada yang beralasan antrean terlalu panjang, ada juga yang 
beralasan tidak cocok dengan menu yang disajikan.

      "Bumbu ikan yang disajikan tidak pas. Baunya jadi tidak enak," ujar 
Purwanto asal Jogjakarta.

      Selain itu, banyak juga kejadian kecil saat makan malam pertama di 
Arafah. Seperti di maktab 19, para jamaah harus memakan nasi yang belum matang. 
Lalu di maktab 43, piring untuk makan malam kurang. Serta di Maktab 20, nasi 
untuk para jamaah kurang, sehingga harus disuplai. 

      Pemberangkatan ke Arafah dilakukan dalam dua kelompok. Sebagian besar 
berangkat usai ashar dalam enam urutan waktu keberangkatan pada tiap-tiap 
maktab. Mereka berangkat langsung ke Arafah. 

      Kelompok kedua yang berjumlah 10 ribu orang diberangkatkan sebelum 
dzuhur. Mereka berangkat dari Makkah langsung ke Mina. Jamaah ini bermalam di 
Mina (tarwiyah). Lalu, pada Selasa subuh, mereka berangkat ke Arafah untuk 
bergabung di 77 maktab yang sudah disediakan bagi seluruh jamaah Indonesia. 

      Masih ada lagi jamaah sebanyak 125 orang yang juga berangkat menuju 
Arafah. Mereka adalah jamaah sakit yang tak mampu untuk berjalan. Jamaah ini 
mengikuti wukuf dengan cara safari wukuf di atas ambulans dan bus-bus khusus 
yang disediakan Balai Pengobatan Haji Indonesia (BPHI). 

      Usai melaksanakan shalat jama' Dzuhur dan Ashar, seluruh jamaah 
melaksanakan wukuf hingga Selasa malam tadi. Sebanyak 133 calon haji yang sakit 
disafariwukufkan oleh Panitia Penyelenggaraan Ibadah Haji (PPIH), 44 orang 
disafariwukufkan oleh RS Arab Saudi dan 56 orang di-badal-kan. Hingga malam 
tadi, jamaah Indonesia yang meninggal sebanyak 99 orang. Enam di antaranya 
meninggal di Arafah.

      Shalat Ied
      Berbeda dengan sikap pemerintah dan Muhammadiyah, Hisbut Tahrir Indonesia 
(HTI) hari ini menggelar shalat Idul Adha. Jubir HTI, Ismail Yusanto 
menegaskan, perbedaan penetapan Idul Adha 1428 H sebagai peristiwa yang 
menyedihkan sekaligus memalukan.

      Menurutnya, bila Idul Adha adalah 10 Dzulhijjah, maka 9 Dzulhijjah-nya 
atau hari Arafah. Jika jamaah haji wukuf pada Selasa maka hari raya Idul Adha 
seharusnya Rabu (19/12) ini.

      Lain lagi dengan pengikut Tarekat Naqsabandiyah di Padang, Sumbar. Mereka 
sudah merayakannya pada Selasa. Sebanyak 75 pengikut tarekat itu berkumpul di 
Surau Baru, Kecamatan Pauh. 

      "Dari perhitungan kami, 10 Dzulhijjah jatuh pada hari ini (kemarin)," 
ujar salah seorang pengikut tarekat, Munir. ifh/okz
     


[Non-text portions of this message have been removed]



Post message: [EMAIL PROTECTED]
Subscribe   :  [EMAIL PROTECTED]
Unsubscribe :  [EMAIL PROTECTED]
List owner  :  [EMAIL PROTECTED]
Homepage    :  http://proletar.8m.com/ 
Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
    http://groups.yahoo.com/group/proletar/

<*> Your email settings:
    Individual Email | Traditional

<*> To change settings online go to:
    http://groups.yahoo.com/group/proletar/join
    (Yahoo! ID required)

<*> To change settings via email:
    mailto:[EMAIL PROTECTED] 
    mailto:[EMAIL PROTECTED]

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
    [EMAIL PROTECTED]

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
    http://docs.yahoo.com/info/terms/
 

Kirim email ke