Mari Berpihak Kepada Kebenaran & Keadilan, Bukan Kedholiman Islam !!

Membedakan kebenaran dan keadilan dari kedholiman, atau kebiadaban
bukanlah hal yang susah.  Hanya satu saja yang harus anda pahami,
BAHWA KEBENARAN DAN KEADILAN TIDAK PERNAH ADA DALAM AGAMA ISLAM.

Kebenaran dan keadilan tidak bisa ditegakkan dengan cara2 berakrobat
kata agar menyesatkan pemahaman.  Misalnya, bersaksi tanpa menyaksikan
bukanlah kesaksian.  Artinya, kalimat Syahadat yang wajib diucapkan
setiap umat Islam berisi "kesaksian" yang tidak pernah disaksikan umat
yang mengucapkannya.  Hal ini bukanlah "kesaksian" tetapi "penipuan".
 Perbuatan menipu ini bukanlah kebenaran dan tidak bisa berkilah bahwa
arti "kesaksian" disini adalah kata kiasan karena tujuannya jelas
untuk menyesatkan pemahamannya.

Demikianlah, umat Islam dan ajaran2 Islam yang penuh dengan kejahatan
dan kebiadaban tidak bisa dibenarkan dengan cara2 menyesatkan
pemahamannya dengan mengubahnya men-jadi se-olah2 arti kiasan yang
punya makna berbeda, karena kejahatan dan korban2 yang jatuh sama
sekali bukan kiasan dan bukan angan2.

Dalam banyak hal umat Islam yang dholim selalu membenarkan kejahatan
dan kebiadaban2nya dengan memutar balik se-olah2 merupakan HAM dan
menuduh korban2nya justru jadi pelanggar2 HAM.  Cara2 seperti ini
hanya bisa berhasil dizaman Muhammad dan tidak bisa menipu dunia
beradab dizaman modern sekarang ini.  HAL INILAH YANG PERLU DIPAHAMI
SEMUA UMAT ISLAM DISELURUH DUNIA KARENA KEJAHATAN DAN KEBIADABAN TIDAK
BISA DITUTUPI DENGAN KEIMANAN ISLAM ATAUPUN DIBUNGKUS DENGAN NAMA "HAM".

> <[EMAIL PROTECTED]> wrote:
> sebenarnya apa yang sedang anda lakukan sekarang ini ? coba baca 
> baik-baik apa yang sering anda tulis....
> bukankah yang sering anda tulis adalah pemaksaan kehendak ? anda 
> memaksakan kehendak anda kepada siapapun, mereka harus sepaham 
> dengan anda, jika tidak sepaham, anda akan mengatakan, BIADAB ! 
> Pelanggar HAM ! dan lain-lain sebutan kasar anda ! bukankah itu 
> juga merupakan salah satu bentuk pemaksaan kehendak ?


Untuk menyadari perbuatan salah, dan perbuatan biadab, kita tak perlu
sepaham.

Membela dan melindungi umat Ahmadiah yang didholimi umat sesama Islam
bukanlah memaksakan kehendak saya.

Membela dan melindungi amoy2 dari pemerkosaan massal sama sekali bukan
memaksakan kehendak dan bukan pelanggaran HAM.

Semua isi tulisan saya sama nafasnya adalah mengutuk pelanggaran HAM,
membela dan melindungi mereka yang didholimi ajaran Islam baik
terhadap umat yang bukan Islam maupun mereka yang sesama Islam.

Tidak ada satupun tulisan2 saya yang memaksakan siapapun untuk
mendholimi yang lainnya seperti halnya yang banyak ditulis dalam ayat2
AlQuran.

Anda stupid, tidak bisa membedakan yang dholim dan yang tidak. 
Sebaiknya anda mempelajari HAM bukan Syariah Islam yang biadab.

Anda harus tahu, suara azan dipagi hari mengganggu semua orang dan hal
ini juga pelanggaran HAM.

Anda harus tahu, memaksakan umat hanya menyembah Allah dan menghukum
mereka yang menyembah Allah bersama berhala adalah pelanggaran HAM,
karena HAM melindungi semua berhala dan penyembahnya sama sederajat
dengan umat Islam.  Syariah Islam tidak melindungi berhala dan
penyembahnya bahkan membantainya untuk dimusnahkan dari muka bumi ini.
 Apakah hal ini bisa dibenarkan ???  Jelas tidak.

Anda harus memahami ajaran Buddha yang menyatakan "JANGAN MENCUBIR
ORANG KALO ANDA TAK MAU DICUBIT" yang konsekuensinya:

Jangan menghina berhala kalo Islam tak mau dihina,
Jangan membunuh penyembah berhala kalo penyembah Allah tidak mau dibunuh.

Jangan menjarah umat Ahmadiah kalo umat Islam bukan Ahmadiah tak mau
dijarah.

Jangan membakar mesjid Ahmadiah, kalo mesjid Islam bukan Ahmadiah tak
mau dibakar.

ADIL BUKAN ???  Tulisan2 saya sama sekali tidak melanggar ataupun
merugikan siapapun juga termasuk diri anda bahkan melindungi semuanya
tanpa membedakan apa agamanya.

Jangan memusuhi Yahudi kalo Islam tak mau dimusuhi.

Jangan membunuhi Yahudi kalo Muslimin tak mau dibunuhi.

Jangan menjajah tanah Israel kalo tanah Arab tak mau dijajah.

Arab Palestina bukan orang Palestina karena mereka sama dengan Cina
Indonesia yang bukan orang Indonesia.  Oleh karena itu kita harus
memperlakukan Arab Palestina sama halnya seperti Cina Indonesia yang
sama2 bukan penduduk pribumi.  Namun Arab Palestina membunuhi penduduk
pribumi Israel dan menteror rakyat Israel dimana sebaliknya orang2
Cina Indonesia tidak melakukan teror kepada penduduk pribuminya.  Oleh
karena itu kita harus mengutuk Arab Palestina sebagai teroris dan
penjajah.  KENAPA KITA HARUS MEMIHAK ARAB PALESTINA HANYA SE-MATA2
KARENA SAMA AGAMANYA ????

Berpihaklah kepada kebenaran dan keadilan, bukan kepada Islam dan
Kedholiman.

Ny. Muslim binti Muskitawati.



Post message: [EMAIL PROTECTED]
Subscribe   :  [EMAIL PROTECTED]
Unsubscribe :  [EMAIL PROTECTED]
List owner  :  [EMAIL PROTECTED]
Homepage    :  http://proletar.8m.com/ 
Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
    http://groups.yahoo.com/group/proletar/

<*> Your email settings:
    Individual Email | Traditional

<*> To change settings online go to:
    http://groups.yahoo.com/group/proletar/join
    (Yahoo! ID required)

<*> To change settings via email:
    mailto:[EMAIL PROTECTED] 
    mailto:[EMAIL PROTECTED]

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
    [EMAIL PROTECTED]

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
    http://docs.yahoo.com/info/terms/
 

Kirim email ke