Mari Kita Bandingkan Islam Dan Kristen Secara Jujur dan Netral !!!

Dalam Bible, Yesus menyatakan bahwa dia adalah anak Bapak yang ada
disorga !!!

Oleh umat Kristen, pernyataan Yesus ini menyatakan bahwa dirinya
adalah Tuhan karena Bapak yang disorga itu hanyalah Tuhan karena
istilah "Bapak" dipersepsi oleh umat Kristen sebagai kepala atau
pemimpin disorga yang hanya ada satu yaitu Tuhan, dan pernyataan Yesus
sebagai anak dipersepsi oleh umat Kristen sebagai reinkarnasi dari
Tuhan.  Pada dasarnya, kalo kita punya anak maka anak kita bisa
disamakan sebagai diri kita atau reinkarnasi dari diri kita. 
Demikianlah persepsi umat Kristen bahwa anak dan bapak itu adalah sama
sehingga Pernyataan Yesus dipersepsi sebagai Yesus = Tuhan.

Berbeda dengan umat Islam, Tuhan itu dipersepsi sebagai mahluk yang
tidak mungkin punya isteri sehingga tentunya tidak mungkin punya anak.
 Lebih sesat lagi, Yesus disamakan dengan nabi Isa yang namanya
disebut dalam AlQuran namun tidak ada dalam Bible, padahal nabi itu
bukanlah Tuhan tetapi utusan Tuhan.

Demikianlah, tulisan diatas menunjukkan bahwa dari bacaan dan tulisan
yang sama bisa menghasilkan dua persepsi yang berbeda yang saling
bertolak belakang.  Hal ini disebabkan karena pada dasarnya persepsi
ini sangat dipengaruhi oleh angan2 dari masing2 yang mempersepsinya.

Dari dua umat beragama yang berbeda pasti tidak mungkin sama
persepsinya karena pada dasarnya memang angan2 tidak mungkin bisa sama
meskipun dari bacaan dan tulisan yang sama.

BAHKAN, dari satu agama yang sama sekalipun umatnya akan memiliki
persepsi yang tidak akan bisa sama.  Sehingga apabila dipaksakan sama,
maka terjadi perpecahan yang banyak menumpahkan darah.

Selanjutnya bisa kita membandingkannya antara umat Islam Ahmadiah dan
umat Islam MUI.  Meskipun keduanya memiliki AlQuran yang sama, dan
membaca ayat yang sama, ternyata persepsinya berbeda bahkan bertolak
belakang.

AlQuran menyatakan bahwa Muhammad adalah nabi terakhir.  Oleh Islam
MUI pernyataan AlQuran ini dipersepsi sebagai tidak boleh ada lagi
nabi yang lahir, tidak ada lagi nabi yang diutus oleh Allah karena
kata2 "terakhir" disini dipersepsi sebagai tutup buku atau nabi
penutup.  Berbeda sekali dengan yang dipersepsi oleh umat Islam
Ahmadiah, mereka mempersepsi bahwa nabi Muhammad sebagai nabi terakhir
pada waktu itu, seperti sebelum lahirnya nabi Muhammad, maka nabi Isa
adalah nabi terakhir.  Baru setelah lahirnya nabi Muhammad, maka nabi
Muhammadlah menjadi nabi yang terakhir.  Bisa dimengerti bahwa
persepsi umat Ahmadiah tidak bisa disalahkan bahkan lebih cenderung
punya landasan yang lebih kuat dari sudut kebenaran penggunaan bahasa
itu sendiri.  Seperti halnya mobil Corolla yang gencar diiklankan oleh
pabrik Mobil Toyota selalu merupakan produksinya yang terakhir karena
produk Corolla sebelumnya sudah dikenal masyarakat.  Disinipun kata2
"terakhir" yang digunakan oleh pabrik mobil Toyota sama sekali tidak
bisa diartikan bahwa tidak akan ada lagi mobil Corolla pada waktu yang
akan datang.

Demikianlah, umat Islam MUI tetap menolak berkeras kepala tidak mau
menerima sanggahan ini karena seorang nabi tidak bisa disamakan dengan
mobil Corolla.  Padahal kalo kita bandingkan baru2 ini pidato dari
Prof. Hawkins yang menyatakan bahwa Einstein adalah genius terakhir
yang kita miliki sekarang ini dan mengharapkan lahirnya genius2 baru
setelah Einstein akan membuktikan bahwa kata2 "terakhir" tidak
menggambarkan bahwa dimasa yang akan datang sudah tertutup untuk
lahirnya genius2 baru.

Demikianlah, umat Ahmadiah mempersepsi bahwa nabi baru yang terakhir
telah lahir yang oleh mereka dinamakan "Ghulam Ahmad".  Namun akibat
persepsi ini, umat Ahmadiah dijarah, mesjidnya dibakar, dan sebelumnya
ada ratusan yang dibunuh.  Mereka dianggap murtad, dilarang mengaku
Islam, bahkan dipaksa mengganti nama agamanya.

Demikianlah, persepsi hanyalah stimulasi persyarafan yang menciptakan
angan2 yang tidak mungkin sama dan tidak boleh dipaksakan sama.  Namun
akibat ajaran2 agama yang biadab, pemaksaan persepsi yang harus
disamakan menyebabkan jatuhnya banyak korban2 yang tidak perlu.

Persepsi masing2 Angan2 menyebabkan Gereja dibakar, pendeta dibunuh, 3
gadis cilik SMP dibantai, mesjid Ahmadiah dibakar, umat Ahmadiah
dijarah, Amoy2 diperkosa secara massal, bahkan New York city jadi
korban teror 911, dan masih ribuan kejadian2 yang tidak diberitakan
telah mengakibatkan umat Islam mengungsi ke Amerika, Australia, dan ke
negara2 Eropa maupun negara maju lainnya untuk menyelamatkan dirinya
dari terror biadab sesama umat agamanya sendiri.  Pengungsi2 Muslim
diseluruh dunia telah menyebabkan bencana kemanusiaan yang menjadi
beban semua umat manusia yang beradab dimuka bumi ini.  Tentunya
manusia2 yang biadab tidak pernah mau menanggung beban perbuatan mereka.

Tragedi kemanusiaan yang menghancurkan nilai2 kemanusiaan, tidak
menghargai nilai2 kemanusiaan ini telah terjadi karena KEPERCAYAAN
yang berasal dari AJARAN ISLAM, bukan berasal dari kejahatan
manusianya melainkan berasal dari kejahatan Ajaran2nya yang menjadikan
manusia yang mempercayainya menjadi jahat, kejam, biadab dan tidak
mengenal kemanusiaan.

Semoga tulisan ini bisa menyadari kita semuanya, bahwa perbedaan
persepsi hanyalah perbedaan angan2 yang tidak seharusnya menjatuhkan
korban siapapun juga.

Ny. Muslim binti Muskitawati.






Post message: [EMAIL PROTECTED]
Subscribe   :  [EMAIL PROTECTED]
Unsubscribe :  [EMAIL PROTECTED]
List owner  :  [EMAIL PROTECTED]
Homepage    :  http://proletar.8m.com/ 
Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
    http://groups.yahoo.com/group/proletar/

<*> Your email settings:
    Individual Email | Traditional

<*> To change settings online go to:
    http://groups.yahoo.com/group/proletar/join
    (Yahoo! ID required)

<*> To change settings via email:
    mailto:[EMAIL PROTECTED] 
    mailto:[EMAIL PROTECTED]

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
    [EMAIL PROTECTED]

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
    http://docs.yahoo.com/info/terms/
 

Kirim email ke