Bung Karno Beragama Islam Tapi Menentang Syariah Islam

Hanya kira2 65% saja peranan Islam yang membawa kemerdekaan RI ini
karena umat agama lainnya ikut berpartisipasi besar dalam kemerdekaan
ini.  Wage Rudolf Supratman adalah pencipta lagu Indonesia Raya yang
bukan Islam.

Hanya segelintir saja dari umat Islam yang memperjuangkan tegaknya
Syariah Islam, dan mereka tidak ada andilnya dalam perang Kemerdekaan
ini seperti halnya Kartosuwiryo justru terkenal sebagai pengkhianat
bangsa dalam sejarah Kemerdekaan ini.

Dan janganlah anda abaikan kenyataan bahwa sebagian besar umat Islam
justru ingin menjadikan RI menjadi negara KOmunis.  Ingat, PARTAI
KOMUNIS INDONESIA lahir dari Syarekat Dagang Islam, dan PKI inilah
yang sempat menjadi partai politik terbesar dalam sejarah Indonesia.


> suhana hana <[EMAIL PROTECTED]> wrote:
> Assalamu'alaykum wr.wb
> aku juga tertarik dengan ungkapan bapak Sumargono, yg mengingatkan 
> kita kembali pada awal mula berdirinya negara kesatuan RI ini. 
> Indonesia direbut dan merdeka dari tangan2 para penjajah BERKAT 
> RAHMAT ALLAH MELALUI KERINGAT DAN DARAH PARA ULAMA2 ISLAM yg 
> tersebar di seluruh pelosok nusantara. spt Sultan Hasanuddin, 
> Pangeran Dipenogoro, Jendral Sudirman, Teungku Umar, Cik Ditiro, Cut 
> Nyak Dien, Ahmad Natsir, dll yg sudah menjadi rahasia umum baik 
> Muslim Kaffah, Munafik, Fasik, Nasrani, Hindu, Budha, dll
> dan andai Rakyat Indonesia yg mau jujur, bahwa berdirinya negara 
> kesatuan RI adalah karena perjuangan para ulama2 islam dan BUKAN 
> HASIL PERJUANGAN para pendeta, pastor, biksu, biarawan, aliran 
> sesat, dll.
> 


Sebenarnya kalo anda mau jujur, yang sangat munafik itu adalah anda
sendiri.  Anda buta sejarah, anda memusuhi Islam.

Bung Karno adalah tokoh sejarah kemerdekaan yang tidak bisa anda
abaikan, beliau juga beragama Islam yang menolak Syariah Islam.

Saya juga Islam dan bapak serta kakek2 saya adalah ulama2 terbesar
dalam sejarah kemerdekaan RI ini yang kesemuanya menolak Syariah
Islam.  Itulah sebabnya, Syariah Islam gagal menjadi UU negara
semenjak kemerdekaan RI karena semua ulama2 Islam secara mayoritas
menolak Syariah Islam.  Amir Syarifudin juga Islam, tapi tidak
berjuang mendirikan Syariah Islam melainkan mendirikan negara komunis.

90% Islam di Indonesia adalah Islam Kejawen yaitu Islam yang
mempercayai buku primbon Jawa disamping AlQuran-nya.  Semuanya menolak
Syariah Islam karena menyadari Syariah ini adalah biadab melanggar HAM.

Coba deh anda jujur pada diri sendiri, sudah berapa kali pemilu
dilakukan di RI ini, dan hasilnya suara para pendukung Syariah Islam
itu jumlahnya dibawah 10%.

Haji Agus Salim adalah tokoh besar Islam yang berjiwa nasionalis yang
menolak Syariah Islam.

Syariah Islam adalah Syariah yang anti-nasionalis karena mereka
menganggap bahwa Islam tidak mengenal batas negara !!!  Syariah Islam
mem-beda2kan manusia berdasarkan agamanya, padahal kepentingan
nasional justru melarang mem-bedakan manusia dari agamanya.  Dan
itulah Pancasila menjadi landasar dasar negara karena mengakui
pluralistis, melindungi berhala, melindungi patung2, dan memelihara
budaya bangsa yang berupa wayang2 yang justru dilarang dalam Syariah
Islam.

Saya adalah keturunan langsung dari ulama2 pejuang kemerdekaan RI yang
menentang Syariah Islam seperti halnya juga Gus Dur.

Setiap umat Islam yang berkebangsaan Indonesia tidak akan mungkin
mempunyai pendapat yang memecah belah bangsa seperti pendapat anda
itu.  Saya jamin bahwa anda adalah Keturunan Arab yang kecewa terhadap
bangsa Indonesia yang menolak dijajah orang2 Arab seperti anda. 
Sebaiknya kalo anda tidak mencintai negeri dan bangsa Indonesia, balik
saja pulang ke Arab disana.  Tidak ada tempatnya untuk orang2 Arab
seperti anda untuk memecah belah kesatuan dan persatuan bangsa ini
agar bisa dijajah orang2 Arab seperti anda ini.  Janganlah jadikan
Indonesia seperti Israel yang mau dimusnahkan orang2 Arab seperti anda.

Arab Indonesia bukanlah orang Indonesia, mereka sama seperti Cina
Indonesia yang keduanya harus tunduk UU negara Indonesia yaitu
Pancasila bukan Syariah Islam.  Janganlah bersikap kayak orang2 Arab
Palestina yang mau mengusir penduduk pribuminya orang2 Israel.

Bangsa Indonesia mencintai negaranya dan tidak akan mengorbankannya
demi Syariah Islam.

Lihatlah, semua partai2 Islam sekarang membentuk partai2 sekuler agar
bisa mencuri suara !!!  Karena mereka belajar dari sejarah Indonesia
sejak Kemerdekaan dulu, bahwa bangsa Indonesia menentang Syariah
Islam.  Bangsa Indonesia memiliki agama Islam yang unik yang tidak
boleh disamakan dengan agama Islam dari manapun diluar Indonesia.

Ingat, umat Ahmadiah, amoy2, dan juga semua umat beragama diluar Islam
yang berkebangsaan Indonesia adalah saudara2 kita yang harus kita
lindungi bukan didholimi dengan memaksanya untuk menjadi Islam.

Jangan memutar balik kenyataan sejarah, Syariah Islam sudah tutup
buku, tammat riwayatnya dinyatakan sebagai "Religion of Terror" yang
diseluruh dunia diperangi dalam kubu "War on Terror".

Tidak ada aliran yang sesat, yang ada hanyalah Syariah Sesat !!!!

Ny. Muslim binti Muskitawati.











Post message: [EMAIL PROTECTED]
Subscribe   :  [EMAIL PROTECTED]
Unsubscribe :  [EMAIL PROTECTED]
List owner  :  [EMAIL PROTECTED]
Homepage    :  http://proletar.8m.com/ 
Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
    http://groups.yahoo.com/group/proletar/

<*> Your email settings:
    Individual Email | Traditional

<*> To change settings online go to:
    http://groups.yahoo.com/group/proletar/join
    (Yahoo! ID required)

<*> To change settings via email:
    mailto:[EMAIL PROTECTED] 
    mailto:[EMAIL PROTECTED]

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
    [EMAIL PROTECTED]

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
    http://docs.yahoo.com/info/terms/
 

Kirim email ke