Home › VHR Corner › Cakrawala 
Cakrawala
Buku NERAKA REZIM SOEHARTO
NERAKA BAGI MUSUH PENGUASA
23 November 2007 - 10:31 WIB
Arwani

Indonesia pernah menjadi neraka. Terutama bagi orang-orang kritis yang
berani melawan penguasa. Untuk melanggengkan kekuasaannya, rezim Orde
Baru di bawah kepemimpinan Soeharto membungkam lawan politik dengan
segala cara. Salah satunya melalui penangkapan dan penculikan yang
berakhir di tempat-tempat penyiksaan. Jadilah di tanah air berserakan
tempat penyiksaan yang menimbulkan ketakutan massal dan trauma panjang. 

Tempat-tempat penyiksaan itu menjadi saksi sejarah kejahatan terhadap
kemanusiaan rezim Soeharto yang begitu meluas dengan ribuan orang
menjadi korban. Soeharto dan Orde Baru dikenal sebagai rezim yang
kejam melalui pembunuhan, penangkapan sewenang-wenang, penyiksaan,
serta berbagai perbuatan tak berperikemanusiaan. Semua itu dijalankan
untuk mempertahankan tahta selama 32 tahun.

Salah satu saksi bisu sejarah kelam rezim Soeharto adalah
tempat-tempat penyiksaan yang jumlahnya mencapai ribuan. Ratusan ribu
orang pernah merasakan kekejaman tempat-tempat penyiksaan tersebut. Di
Jakarta saja terdapat ratusan tempat penyiksaan. Setelah rezim itu
tidak berkuasa lagi, kini banyak bekas tempat penyiksaan yang beralih
fungsi. Ada yang dibiarkan kosong. Ada pula yang masih digunakan
sebagai markas militer.

Banyak orang yang mengalami penyiksaan di tempat-tempat angker itu
bertutur betapa keji penyiksaan saat rezim Soeharto berkuasa.
Contohnya kisah penyiksaan di Kalong, Gunung Sahari, Jakarta Pusat. Di
markas Operasi Khusus (Opsus) ini ada seorang perempuan yang digantung
dengan kepala di bawah dan bulu kemaluan dibakar. Banyak pula korban
yang disetrum listrik, disundut rokok, serta beragam kisah mengerikan.

Tempat penyiksaan yang paling terkenal di ibu kota negara adalah Gang
Buntu, Kebayoran Lama, Jakarta Selatan. Banyak tokoh oposisi Orde Baru
pernah merasakan pedihnya disiksa di tempat ini. AM Fatwa, misalnya.
Tokoh Islam radikal ini dua kali "dibon" di Gang Buntu.

Tempat yang juga menyeramkan adalah markas Polisi Militer di Guntur,
Menteng Dalam, Jakarta Pusat. Di tempat yang sampai sekarang masih
digunakan sebagai markas Polisi Militer ini banyak "musuh" Soeharto,
terutama tahanan peristiwa 1965, pernah mengalami penyiksaan keji. 

Tempat lain yang tak kalah seram adalah bekas kantor Lembaga Sandi
Negara di Jalan Latuharhary. Banyak orang yang disiksa di bunker di
kantor ini. Kini gedung ini digunakan sebagai kantor Komisi Nasional
Hak Asasi Manusia. Sampai sekarang banyak satpam di kantor ini mengku
melihat "penampakan" korban-korban penyiksaan. Bunker di gedung itu
baru dibongkar pada tahun 2006 saat kantor Komnas HAM ini direnovasi.

Dari semua tempat tersebut, tempat penyiksaan yang paling seram adalah
Kremlin. Kremlin singkatan dari Kramat Lima, kantor Opsus di Jalan
Kramat Lima, Jakarta Pusat. Tidak sedikit aktivis yang pernah
mencicipi kekejaman di tempat tersebut. 

Buku ini merekam kesaksian blak-blakan orang-orang yang pernah
mengalami penyiksaan rezim Orde Baru. Yang mencengangkan, banyak di
antaranya menjadi korban asal tangkap atau hanya karena mempunyai
hubungan (kawan atau keluarga) dengan orang-orang yang berani
berseberangan atau melawan penguasa yang pongah. Di Jakarta saja
demikian banyak tempat penyiksaan. Dan di seluruh wilayah Indonesia,
tempat penyiksaan pun bertebaran di mana-mana. (E4)

----------------
Judul: Neraka Rezim Soeharto 
Misteri Tempat-tempat Penyiksaan Orde Baru 
Penulis: Margiyono (ed.) dan Kurniawan Tri Yunanto 
Ilustrasi: Yayak Iskra
Penerbit: Spasi dan VHR Book, 2007
Tebal: 176 halaman + XV





Post message: [EMAIL PROTECTED]
Subscribe   :  [EMAIL PROTECTED]
Unsubscribe :  [EMAIL PROTECTED]
List owner  :  [EMAIL PROTECTED]
Homepage    :  http://proletar.8m.com/ 
Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
    http://groups.yahoo.com/group/proletar/

<*> Your email settings:
    Individual Email | Traditional

<*> To change settings online go to:
    http://groups.yahoo.com/group/proletar/join
    (Yahoo! ID required)

<*> To change settings via email:
    mailto:[EMAIL PROTECTED] 
    mailto:[EMAIL PROTECTED]

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
    [EMAIL PROTECTED]

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
    http://docs.yahoo.com/info/terms/
 

Kirim email ke