Kalau saya malah nanya kok tidak di Geneagle Tangerang yang sekelas Singapore itu? jadi genduk Mus ini dendamnya dg Orde Baru yang dikomandoi mBah Harto sudah 40 th lebih masih dalam.Pasalnya dia dulu aktif CGMI diuber uber terus mlayu ke Amerika.mBok sudah toh malah dapet tempat kepenak di Amrik kok masih njaili mBah Harta.Kalau gak diuber mBah Harta kali genduk Mus sekarang cuman jadi tukang bakso .Lain pula dg Bang Imad (Dr.Imaddudin) dia malah bilang :Untung saya dulu dipecat dari ITB,lalu saya ngajar di Malaysia,kalau enggak kan saya gak punya rumah di Menteng.Bang Imad bisa hilang dendamnya soale dia muslim.Nek genduk ini gur binti Muskitawati wong sekular makane pendendam.Nah kalau mau dendam sama wong Islam wae jangan Mbah Harta soale sing mateni wong PKI didesa desa itu(termasuk sedulurmu) wong Islam.Sekarang tetangga kampungku yang dulu merah sekarang sudah banyak masjid.
Shalom, Tawangalun. - In [EMAIL PROTECTED], "Hafsah Salim" <[EMAIL PROTECTED]> wrote: > > Kenapa Suharto Tidak Diobati di Rumah Sakit Gatot Subroto ??? > > Tidak pernah ada yang bertanya ataupun merasa adanya keanehan kenapa > Suharto tidak diobati di Rumah Sakit Gatot Subroto seperti biasa pada > waktu dia masih menjadi presiden !!! > > Rumah Sakit Gatot Subroto adalah Rumah Sakit milik tentara yang > otomatis segala perintah2 kepada dokter, perawat maupun pegawai2 > sipilnya juga berada dalam hirarki militer yang patuh perintah atasan > bukan kewajiban dari Sumpah Hipokrates lagi. > > Suharto itu banyak musuhnya, bukan cuma musuh2 sipil, tapi juga > musuh2nya dikalangan militer, apalagi Prabowo yang dikarbitnya menjadi > jendral dalam waktu dibawah waktu yang semestinya telah juga banyak > menimbulkan iri dan dendam teman2 seangkatannya sendiri seperti SBY. > > Pada waktu Suharto menjadi presiden, dia juga adalah jenderal > tertinggi atau panglima militer yang berkuasa. Itulah sebabnya, untuk > menyingkirkan atau membunuh Bung Karno, dengan tanpa kesukaran, > Suharto memerintahkan untuk mengirim Bung Karno berobat atau diobati > mati di RSGS ini. Bung Karno mati dibunuh di RSGS atas perintah > Suharto, kejadian ini juga diketahui oleh Jendral Sarwo Edhie Wibowo. > > Pada waktu Sarwo Edhie Wibowo terkena stroke, maka keluarganya > melarikan Sarwo Edhie ke RS Kuningan, dan setelah Sarwo Edhie sadar, > dia menolak untuk dipindahkan ke RS Gatot Subroto karena dia sadar > kalo sampai dia masuk ke RS Gatot Subroto, maka nasibnya akan sama > dengan Bung Karno. Sarwo Edhie sadar bahwa nyawanya dibutuhkan > Suharto untuk pergi menyusul Bung Karno. > > Tidak ada satupun jendral militer yang senior bersedia dikirim ke > RSGS, bahkan Sarwo Edhi juga meragukan keamanan RS2 lainnya, sehingga > keluarganya mengirim Sarwo Edhie secara rahasia untuk di rawat di RS > di Amerika setelah keluar dari gawat darurat RS Kuningan. > > RS. Gatot Subroto adalah rumah Sakit yang paling mewah maupun paling > lengkap diseluruh Indonesia, namun juga paling mengerikan terutama > bagi jendral2 yang pernah bersilang pendapat dengan Suharto. > > Ny. Muslim binti Muskitawati. > Post message: [EMAIL PROTECTED] Subscribe : [EMAIL PROTECTED] Unsubscribe : [EMAIL PROTECTED] List owner : [EMAIL PROTECTED] Homepage : http://proletar.8m.com/ Yahoo! Groups Links <*> To visit your group on the web, go to: http://groups.yahoo.com/group/proletar/ <*> Your email settings: Individual Email | Traditional <*> To change settings online go to: http://groups.yahoo.com/group/proletar/join (Yahoo! ID required) <*> To change settings via email: mailto:[EMAIL PROTECTED] mailto:[EMAIL PROTECTED] <*> To unsubscribe from this group, send an email to: [EMAIL PROTECTED] <*> Your use of Yahoo! Groups is subject to: http://docs.yahoo.com/info/terms/
