Islam itu sempalan dari kristen atau sekte yang banyak
nyimpang dari inti kristen.
Meski gitu, orang kristen otaknya normal dan nggak
akan menghabisi orang islam yang menyimpang dari inti
ajaran kristen itu.

Kalo ada sekte islam yang dianggap menyimpang,
budak-budak arab itu bagai orang gila mau
menghancurkannya. Dasar manusia abnormal.


--- john dachtar <[EMAIL PROTECTED]> wrote:

> JD-->Saya bakalan senang sekali kalau ada ahli2 yang
> bisa menjelaskan kenapa orang2 sesat (versi MUI)
> harus mengalami represi barbar seperti sekarang ini.
> Untuk sementara satu2nya alasan yang bisa diterima
> akal sehat saya adalah kebiadaban orang Islam itu
> sendiri.
>    
>   JD
>   
> 
> edizal <[EMAIL PROTECTED]> wrote:
>           Ahmadiyah Dilarang Menyembah Tuhan
> 
> Oleh Saidiman
> 20/12/2007
> Orang-orang yang mengaku Islam memperlakukan jemaat
> Ahmadiyah 
> layaknya tentara musuh yang benar-benar mengancam.
> Padahal, bahkan di 
> dalam perang sekalipun, Islam mengajarkan etika
> tentang larangan 
> menyerang rumah ibadah. Pasukan Islam bahkan tidak
> dibenarkan 
> menyerang komunitas yang sama sekali tidak melakukan
> perlawanan.
> 
> Jemaat Ahmadiyah Manis Lor, Kuningan, Jawa Barat,
> adalah penduduk 
> biasa dengan aktivitas biasa seperti kebanyakan
> penduduk lain. 
> Ekonomi mereka bertumpu pada hasil pertanian. Tentu
> mereka juga 
> setiap hari berinteraksi dengan macam-macam orang.
> Fakta bahwa jemaat 
> Ahmadiyah telah ada di Kuningan sejak puluhan tahun
> silam adalah 
> bukti bahwa keberadaan komunitas ini relatif
> diterima oleh penduduk 
> sekitar. Komunitas ini bahkan tidak bisa dibilang
> minoritas untuk 
> ukuran penduduk setempat, 70 % penduduk Desa Manis
> Lor adalah jemaatnya.
> 
> 1 masjid, 7 musallah, dan 1 sekolah menengah mereka
> bangun dengan 
> hasil jerih payah anggota jemaat sendiri. Tidak
> pernah terdengar 
> kabar bahwa fasilitas yang mereka bangun tersebut
> diperoleh dari dana- 
> dana illegal atau hasil minta-minta di jalan,
> seperti yang banyak 
> dilakukan dalam proses pembangunan masjid-masjid
> lain. Komunitas ini 
> juga tidak pernah tercatat melakukan cara-cara tidak
> sah dalam 
> menyebarkan ajaran, misalnya dengan melakukan teror,
> intimidasi, atau 
> penipuan. Aktivitas ibadah yang mereka lakukan juga
> tidak ada yang 
> bertentangan dengan prinsip kemanusiaan. Pendeknya,
> komunitas ini 
> melakukan kegiatan sebagaimana yang kebanyakan orang
> lakukan.
> 
> Petaka mulai terjadi ketika Lembaga Pengkajian dan
> Penelitian Islam 
> (LPPI) menggelar seminar bertajuk hasutan
> Ůembongkar Kesesatan 
> Ahmadiyah.¡¦Seminar yang diadakan di Masjid Istiqlal
> Jakarta 
> pada 11 Agustus 2002 itu menandai dimulainya upaya
> pengusiran dan 
> penganiayaan terhadap jemaat Ahmadiyah seluruh
> Indonesia. MUI 
> kemudian mengeluarkan fatwa sesat terhadap ajaran
> ini. Pemerintah 
> Daerah Kuningan melanjutkan dengan mengeluarkan
> Surat Keputusan 
> Bersama (SKB) pelarangan Ahmadiyah. SKB tersebut
> ditanda-tangani oleh 
> Bupati, Ketua DPRD, Kepala Kejaksaan Negeri,
> Komandan KODIM, 
> KAPOLRES, KAKANDEPAG, Ketua MUI, NU, Muhammadiyah,
> GUPPI, PUI, dan 
> organisasi kepemudaan lainnya.
> 
> Mulai saat itu, jemaat Ahmadiyah Manis Lor tidak
> lagi bisa hidup 
> tenang. Berkali-kali mereka diancam dengan segala
> bentuk teror. 
> Masjid yang mereka bangun silih berganti disegel dan
> diancam 
> dihancurkan oleh pelbagai kelompok yang mengaku
> Islam. Peristiwa ini 
> kemudian berpuncak pada 18 Desember 2007. Di hari
> dengan sedikit 
> mendung itu, seribuan orang berkumpul dengan satu
> tujuan, ingin 
> mengenyahkan Ahmadiyah dari Kuningan, tanah tempat
> kelahiran mereka.
> 
> Gerombolan orang yang mengaku Islam itu mengamuk.
> Sedikitnya 3 orang 
> jemaat Ahmadiyah terluka, 1 orang di antaranya
> mengalami luka 
> tusukan. 2 masjid rusak berat. 8 rumah milik jemaat
> hancur, 4 di 
> antaranya rusak berat. Orang-orang yang mengaku
> Islam memperlakukan 
> jemaat Ahmadiyah layaknya tentara musuh yang
> benar-benar mengancam. 
> Padahal, bahkan di dalam perang sekalipun, Islam
> mengajarkan etika 
> tentang larangan menyerang rumah ibadah. Pasukan
> Islam bahkan tidak 
> dibenarkan menyerang komunitas yang sama sekali
> tidak melakukan 
> perlawanan.
> 
> Jelas, orang-orang yang mengaku Islam itu tidak
> mempraktikkan etika 
> Islami. Kerugian materil mungkin bisa dipulihkan,
> tetapi yang paling 
> disesalkan adalah dampak psikologis. Alih-alih
> membangun hidup yang 
> lebih baik, jemaat Ahmadiyah masih harus berurusan
> dengan persoalan 
> hak asasi keyakinan mereka. Anak-anak mereka akan
> terus mengenang 
> peristiwa semacam ini sebagai penistaan diri dan
> keluarga.
> 
> Hari Idul Adha, yang seharusnya menjadi peristiwa
> religius yang 
> menggembirakan, terpaksa mereka jalani dengan duka.
> Mereka dilarang 
> merayakan Idul Adha di rumah ibadah yang mereka
> bangun sendiri. Lebih 
> jauh, mereka dihalangi untuk menyembah Tuhan.
> 
> Referensi:
>
http://islamlib.com/id/index.php?page=article&id=1302
> 
> 
> 
>                          
> 
>        
> ---------------------------------
>  Yahoo! Answers - Get better answers from someone
> who knows. Tryit now.
> 
> [Non-text portions of this message have been
> removed]
> 
> 



      
____________________________________________________________________________________
Never miss a thing.  Make Yahoo your home page. 
http://www.yahoo.com/r/hs


Post message: [EMAIL PROTECTED]
Subscribe   :  [EMAIL PROTECTED]
Unsubscribe :  [EMAIL PROTECTED]
List owner  :  [EMAIL PROTECTED]
Homepage    :  http://proletar.8m.com/ 
Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
    http://groups.yahoo.com/group/proletar/

<*> Your email settings:
    Individual Email | Traditional

<*> To change settings online go to:
    http://groups.yahoo.com/group/proletar/join
    (Yahoo! ID required)

<*> To change settings via email:
    mailto:[EMAIL PROTECTED] 
    mailto:[EMAIL PROTECTED]

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
    [EMAIL PROTECTED]

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
    http://docs.yahoo.com/info/terms/
 

Kirim email ke