--- In [email protected], "rezameutia" <[EMAIL PROTECTED]> wrote:
>
> Tahun 2008, Indonesia mencanangkan "Visit Indonesia Year" dengan
> target menjaring lebih dari 6 juta turis manca negara datang ke
> Indonesia.  Acaranya digelar di Jakarta Convention Centre dengan
> dihadiri menteri-menteri dan para undangan dengan hiburan band papan
> atas Indonesia.  Pokoknya, megah dan rame deh.
> 
> Sekitar 2 minggu yang lalu teman-teman saya datang dari Amerika 
dengan
> maksud mau berlibur sekitar 3 mingguan lah disini.  Ada sekitar 4
> orang yang datang kesini dan ceritanya setelah menghabiskan liburan
> disini, kita mau pisahan di Singapore sekalian nonton konser The
> Police.  Musti nonton tuh, soale, ada kemungkinan ini tour 
terakhirnya
> kan?!  Kapan lagi bisa nonton?
> 
> Anyway, ceritanya ada juga teman dari Srilanka yang mau datang 
kesini
> bersama dengan yang lainnya.  Diurus lah masalah minta visa di San
> Francisco.  Paspornya dikasih ke SF untuk di cap visa Indonesia. 
> Setelah ditunggu satu minggu masih belum keluar juga visanya.  Kawan
> lainnya udah mau berangkat, sementara dia mau pergi ke Srilanka dulu
> untuk urusan keluarga setelah itu baru ke Indonesia, sementara 
sampai
> menjelang keberangkatan paspornya masih di konsulat SF.
> 
> Telpon ke Jakarta minta diurusin masalah visa.  Keberangkatannya 
hari
> Senin sementara hari Rabu belum juga keluar visanya alias paspornya
> masih di konsulat.  Lalu dia telpon ke konsulat SF minta paspornya
> dikirim karena hari Senin akan berangkat.  Lalu, kita kasak kusuk
> disini, ngurusin visa dari Jakarta.  Masalahnya, dia sudah pernah
> beberapa kali datang ke Indonesia, jadi tentunya tidak akan ada
> masalah dengan visa toh?!  Akhirnya, dapet juga visa dari Jakarta 
dan
> langsung dikirim melalui fax ke konsulat SF, disana cuman tinggal di
> cap visanya aja.
> 
> Konsulat menjanjikan hari Jumat sudah ada ditangan berhubung akan
> dikirim hari Kamis.  Sampai detik terakhir keberangkatan hari Senin
> paspornya masih di SF dan akhirnya paspornya diserahkan di bandara
> oleh orang konsulat.  Last minute, man.  Ketika ditanya masalah 
visa,
> orang konsulat bilang dia nggak terima fax-nya.  Padahal, dia punya
> fax visa dari Jakarta juga.  Si Gandhu terima fax-nya, konsulat 
nggak
> terima fax-nya.  Gila dah kerjanya orang konsulat.
> 
> Ketika sampai di Srilanka, dia datang ke kedutaan Indonesia untuk
> mengurus visa untuk Indonesia.  Dia nggak bisa masuk kedalam 
kompleks
> kedutaan, cuman diterima di depan pintu gerbang.
> 
> (+): "They won't let me in through the gate, man"
> (-): "What?!  They don't even let you in through the gate, man?  Did
> you show the visa fax from Jakarta?"
> (+): "Yeah, I did.  They said it is for SF not for them".
> (-): "Jesus, man!  Ok. Why don't you just go to Jakarta and 
get 'Visa
> on Arrival'.  I will pick you up inside the airport and for sure you
> will get the visa".
> (-): "Well.., let's see, man.  May be I go to Thailand and see you 
at
> the concert in Singapore".
> (+): "Ok.  But, if you change your mind, let me know."
> (-): "Sure."
> 
> Visit Indonesia Year.., my ass!!
>




Post message: [EMAIL PROTECTED]
Subscribe   :  [EMAIL PROTECTED]
Unsubscribe :  [EMAIL PROTECTED]
List owner  :  [EMAIL PROTECTED]
Homepage    :  http://proletar.8m.com/ 
Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
    http://groups.yahoo.com/group/proletar/

<*> Your email settings:
    Individual Email | Traditional

<*> To change settings online go to:
    http://groups.yahoo.com/group/proletar/join
    (Yahoo! ID required)

<*> To change settings via email:
    mailto:[EMAIL PROTECTED] 
    mailto:[EMAIL PROTECTED]

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
    [EMAIL PROTECTED]

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
    http://docs.yahoo.com/info/terms/
 

Kirim email ke