Dengan meninggalnya Mbah Harto, Indonesia di "jerumuskan" dalam lembah ironi.
Apakah kebetulan ini....tgl 27 Januari dan tgl 27 Januari yang oleh PBB
ditentukan sebagai Hari Memperingati Genocide, memperingati kekerasan HAM,
dimana Indonesia adalah sebagai member PBB yang ikut menyetujui jatuhnya hari
peringatan tgl 27 Januari sebagai hari naas bagi orang yang cinta HAM.
Jadi sangat ironis nantinya apabila rakyat Indonesia di suruh memperingati
meninggalnya mbah Harto tidak akan terlupakan dan sama2 akan memperingati juga
hari kelam ...Holocaust Memorial Day.
Kemungkinan ,rakyat kita akan juga tersentuh hati sanubarinya bahwa tgl 27
January adalah hari naas bagi idee keadilan dan tegaknya hukum terkait dengan
idee HAM.
Karena tyrant Mbah Harto yang telah merengut jutaan jiwa yang meninggal tgl
27 January lalu akan diperingati okeh sekuruh dunia sebagai hari naas bagi idee
mulia, kesakralan HAM yang pingin diperingati agar tidak di- injak2 lagi oleh
siapapun juga...tidak oleh Hitler...tidak oleh Mbah Harto.
Rupanya Mbah Harto punya andil besar dengan mengembangkan moral Judas-isme,
Brutus-isme dan KenArok-isme. Coba kita teliti semua percaturan politik dan
sosio ekonomi sepanjang sejarah Indonesia di warnai oleh isme...menusuk dari
belakang.
Bung Karno ditusuk oleh Mbah Harto setelah dia diberi kuasa melalui
SuperSemar.
Perjalanan sejarah menuju ke tahun 1998 dan rupanya Mbah Harto ditusuk dari
belakang oleh Habibie. Habibie ditusuk oleh Golkar dan lengserlah dia.
Megawati ditusuk dari belakang oleh Poros Tengah oleh Gus Dur dan Amin Rais.
Gusdur gilirannya jadi korban ,karena karma menusuk Megawati sekarang
gilirannya ditusuk dari belakang oleh Megawati.
Siapa sekarang yang akan jadi korban budaya Judas Iskariot, Brutus dan Ken
Arok?
Sistim tusuk dari belakang ini rupanya sudah membudaya di perpolitikkan di
Indonesia, selain per-korupsi-an.
Kayaknya orang di Indonesia harus selalu siap2, terutama yang dan hidup di
echelon atas perlu mengawasi apa yang ada dibelakang punggung mereka. Ngak ada
kawan, ngak ada lawan, kecuali kepentingan sesaat. Kawan hari ini bisa ditusuk
dari belakang dan jadi musuh karena kondisi kepentingan dimana persahabatan
lalu jadi invalid dan budaya Judas,Brutus dan Ken Arok mencuat demi untuk
melanggengkan kepentingan/kekuasaan/kekayaan.
Harry Adinegara
---------------------------------
Make the switch to the world's best email. Get the new Yahoo!7 Mail now.
[Non-text portions of this message have been removed]
Post message: [EMAIL PROTECTED]
Subscribe : [EMAIL PROTECTED]
Unsubscribe : [EMAIL PROTECTED]
List owner : [EMAIL PROTECTED]
Homepage : http://proletar.8m.com/
Yahoo! Groups Links
<*> To visit your group on the web, go to:
http://groups.yahoo.com/group/proletar/
<*> Your email settings:
Individual Email | Traditional
<*> To change settings online go to:
http://groups.yahoo.com/group/proletar/join
(Yahoo! ID required)
<*> To change settings via email:
mailto:[EMAIL PROTECTED]
mailto:[EMAIL PROTECTED]
<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
[EMAIL PROTECTED]
<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
http://docs.yahoo.com/info/terms/