Saya pernah baca buku yang sebagian dari isinya menceritakan tentang "kegiatan" para tapol di pulau Buru.
Jangankan uler dan belalang, tikus dapur dan kelabang pun mereka santap demi sepercik protein. Karena menu sehari-harinya cuma nasi plus beberapa lembar daun bayam untuk tiap orang. Dan banyak yang mati karena beri-beri. camarmerah --- In [email protected], "utusan.allah" <[EMAIL PROTECTED]> wrote: > > Saya pernah makan sup uler di Guilin... > > Seingat saya nggak banyak dagingnya... > > Belut lebih enak. > > Belalang, bukan hanya di Thailand, di kampung saya juga - dulu - suka > digoreng. > > Akan halnya tikus, diberbagai daerah Nusantara juga ada yagn suka makan. Post message: [EMAIL PROTECTED] Subscribe : [EMAIL PROTECTED] Unsubscribe : [EMAIL PROTECTED] List owner : [EMAIL PROTECTED] Homepage : http://proletar.8m.com/ Yahoo! Groups Links <*> To visit your group on the web, go to: http://groups.yahoo.com/group/proletar/ <*> Your email settings: Individual Email | Traditional <*> To change settings online go to: http://groups.yahoo.com/group/proletar/join (Yahoo! ID required) <*> To change settings via email: mailto:[EMAIL PROTECTED] mailto:[EMAIL PROTECTED] <*> To unsubscribe from this group, send an email to: [EMAIL PROTECTED] <*> Your use of Yahoo! Groups is subject to: http://docs.yahoo.com/info/terms/
