Perkatan "Aku" dan "Aku" Dalam memahami dan menangkap perkataan Yesus didalam Injil, mutlak kita harus mengerti apakah kewibawaan perkataan itu termasuk Kodrat Yesus sebagai manusia atau sebagai Ilahi.
Banyak orang kurang memahami tentang kodrat Yesus sebagai manusia dan sebagai Ilahi tersebut, sehingga orang2 yang berseberangan sering mengkritik bahkan memfitnah ayat2 injil, yang katanya kontradiksi atau dipalsu, atau dirubah, dan bahkan kita difitnah menghojat Allah, sebab Yesus sendiri mengatakan bahwa Allah lebih mulia daripada Yesus dan lain2 fitnahan yang kadang2 membuat kita geli melihat tingkah-laku otak, hati dan pikiran mereka, karena mereka tidak tahu apa yang mereka perbuat. Perkataan "Aku" dan "Aku" Kodrat pribadi Yesus sebagai Anak Allah dalam Roh (Firman) dan Anak Allah sebagai gelar sebutan yang diberikan Allah atas kemanusiaannya, haruslah bisa kita bedakan :))) Didalam kata "Aku", yang menunjukkan sederajat dengan Allah, maka berarti dalam kedudukannya sebagai "Anak dalam Roh" atau "Firman". Sebaliknya kata "Aku" yang menunjukkan ketidak-sederajatan dengan Allah, menunjukkan Aku sebagai kemanusiaannya sebagai gelar Anak Allah. Tinjauan Ayat2 Injil sbb. : "Aku dan Bapa itu satu adanya" (Yohanes 10:30) "Sebelum Abraham ada, Aku sudah ada" (Yohanes 8:58) Kata "Aku" disini adalah menunjukkan "Anak Allah dalam Roh" yaitu "Firman" yang hidup dalam diri Yesus. (Internal) Tetapi dalam ayat berikut : "Bapaku lebih mulia daripada Aku" (Yohanes 14:28) "Eli, Eli lama sabakhtani, artinya : Tuhan, Tuhan, apakah sebabnya Engkau meninggalkan Aku?" (Matius 27:46) Kata "Aku" disini, adalah menunjukkan aku (Anak Allah) sebagai gelar atas kemanusiaannya yg nampak terlihat (Fisikal). Jadi didalam memahami perkataan Yesus, kita harus mengerti dan memahami konteks tersebut dalam kedudukanNYa sebagai apa, orang yang tidak mengerti hal ini maka cacian dan fitnahan akan segera dilontarkan karena memang sudah ada benih2 kebencian yang selalu disebar dan ditebarkan !!! Renungkanlah : Firman itu telah menjadi manusia, dan tinggal di antara kita, dan kita telah melihat kemuliaan-Nya, yaitu kemuliaan yang diberikan kepada-Nya sebagai Anak Tunggal Bapa, penuh kasih karunia dan kebenaran. (Yoh 1:14) Tetapi manusia duniawi tidak menerima apa yang berasal dari Roh Allah, karena hal itu baginya adalah suatu kebodohan; dan ia tidak dapat memahaminya, sebab hal itu hanya dapat dinilai secara rohani.(1 Korintus 2:14) Kamu tidak percaya, waktu Aku berkata-kata dengan kamu tentang hal-hal duniawi, bagaimana kamu akan percaya, kalau Aku berkata-kata dengan kamu tentang hal-hal sorgawi? (Yoh 3:12) Karena, seperti yang telah kerap kali kukatakan kepadamu, dan yang kunyatakan pula sekarang sambil menangis, banyak orang yang hidup memusuhi salib Kristus.(Filipi 3:18) Berbahagialah kamu, jika karena Anak Manusia orang membenci kamu, dan jika mereka mengucilkan kamu, dan mencela kamu serta menolak namamu sebagai sesuatu yang jahat.(Lukas 6:22) "Jikalau dunia membenci kamu, ingatlah bahwa ia telah lebih dahulu membenci Aku dari pada kamu. (Yohanes 15:18) "Percayalah kepada Tuhan Yesus Kristus dan engkau akan selamat, engkau dan seisi rumahmu." (Kis 16:31) --- In [email protected], "tawangalun" <[EMAIL PROTECTED]> wrote: > > Terus waktu firman dalam diri Yesus bilang Eloi Eloi lama sabahtani > cara nerangkannya piye? Kok Tuhan malah bilang Tuhan2 jangan engkau > tinggal aku.La saat tsb Tuhannya kemana wong katanya Yesus sendiri > Tuhan kok. > > Shalom, > Tawangalun. > > - In [email protected], Mustafa Dandenong > <mustafadandenong@> wrote: > > > > > > > > Perbedaan Firman dalam diri Yesus dan Firman melalui lidah para > nabi/rasul > > > > > > Allah melakukan kehendakNya, menciptakan segala sesuatu dengan Firman. > > > > > > Dalam membimbing umat manusia didunia ini, melalui > perantara-perantara yang lazim kita sebut para nabi maupun para rasul > untuk disampaikan kepada manusia sesuai zamannya. > > > > > > Penyampaian Firman ini, melalui lidah para nabi/rasul berupa > wahyu. Bentuk wahyu ini sendiri berbagai rupa sesuai definisi yang > diberikan dan berbagai rupa, ada yang dirasakan berupa gerakan roh, > ada yg dirasakan berupa bisikan, konon ada yg mengatakan didikte, ada > yang berupa penglihatan, maupun melalui mimpi2 dllsb. > > > > Tetapi penyampaian Firman yang paling akbar dan tidak ada duanya > yaitu Penyampaian secara langsung oleh Firman itu sendiri yg telah > menjadi manusia, dan tinggal diantara kita, yaitu Yesus dari Nazaret. > Dengan perkataan lain, bahwa Firman itu tidak lagi disampaikan kepada > Yesus berupa wahyu dengan cara bisik2, atau dikte2 atau penglihatan2 > maupun mimpi2 sebagaimana disampaikan kepada para nabi/rasul > terdahulu, tetapi Firman sudah hidup menjadi jasad manusia dalam diri > Yesus Kristus. > > > > > > Oleh karena itulah kita tidak pernah mendengar Yesus mengatakan : > "Demikianlah Firman Allah" atau "Allah telah berfirman kepadaku > demikian, ." atau "Mudah2an Allahku memimpinku kejalan yang benar". > > > > > > Tetapi Yesus dengan tegas dan penuh hikmat Kuasa serta berwibawa, > Ia mengatakan : "Sesungguh-sungguhny a Aku berkata kepadamu " > > Atau : " ..Dosa2mu sudah diampuni"(Mat 9:2b). > > Dalam Markus 2:10-11, Yesus melakukan mujizat sekaligus memberikan > pengampunan dosa: 'Tetapi supaya kamu tahu, bahwa di dunia ini Anak > Manusia berkuasa mengampuni dosa'. > > Yesus hanya melalui ucapan, "Langsung dari mulutNya" tidak pakai > jampi2 atau komat-kamit seperti tukang sihir atau tukang tenung, tidak > juga pakai baca ayat2 sakti, minta bantuan roh2 atau jin2 maupun > malaikat dlsb. > > > > > > Dengan sepatah kata, kalau Ia katakan bangun dan berjalanlah, maka > orang lumpuh itu akan segera bangun dan berjalan (Markus 2:1-12), > demikian juga Ia berkuasa memerintah angin topan, "Iapun bangun, > menghardik angin itu dan berkata kepada danau itu: "Diam! Tenanglah!" > Lalu angin itu reda dan danau itu menjadi teduh sekali.(Markus 4:39), > memelekkan mata orang buta (Yohanes 9:7), mengusir setan (Markus > 5:1-20), menyembuhkan berbagai penyakit (Matius 9:35), dan beberapa > kali membangkitkan orang dari kematian (Matius 9:23-26;Lukas > 7:11-17;Yohanes 11:38-44). Dlsb ..dlsb. > > > > Suatu Firman yang penuh Kuasa dan Wibawa yang layak diucapkan oleh > Allah. Dan ucapan ini memang merupakan Firman Allah Yang Hidup dalam > diri Yesus!!! > > > > > > Yesus sungguh-sungguh Allah Yang Hidup dalam DiriNya : > > Semua telah diserahkan kepada-Ku oleh Bapa-Ku dan tidak seorangpun > mengenal Anak selain Bapa, dan tidak seorangpun mengenal Bapa selain > Anak dan orang yang kepadanya Anak itu berkenan menyatakannya. (Matius > 11:27) > > > > Matius 28:18 Yesus mendekati mereka dan berkata: "Kepada-Ku telah > diberikan segala kuasa di sorga dan di bumi. > > > > Yesus berkata "Langit dan bumi akan berlalu tetapi FirmanKu tidak > akan berlalu" (Matius 24:35). > > > > Berbicara kepada yang menolak Dia, Yesus berkata, "Barangsiapa > menolak Aku, dan tidak menerima perkataan-Ku, ia sudah ada hakimnya, > yaitu firman yang telah Kukatakan, itulah yang akan menjadi hakimnya > pada akhir zaman". (Yohanes 12:48). > > > > > > Yesus juga menyatakan bahwa Dia mempunyai kuasa kehidupan, kuasa > yang hanya dimiliki TUHAN saja. > > > > 'Sebab sama seperti Bapa membangkitkan orang-orang mati dan > menghidupkannya, demikian juga Anak menghidupkan barangsiapa yang > dikehendaki- Nya.' (Yohanes 5:21) > > 'Aku berkata kepadamu: Sesungguhnya saatnya akan tiba dan sudah > tiba, bahwa orang-orang mati akan mendengar suara Anak Allah, dan > mereka yang mendengarnya, akan hidup.' (Yohanes 5:25) > > > > Yesus mengatakan bahwa "supaya semua orang menghormati Anak > sama seperti mereka menghormati Bapa" (Yohanes 5:23). Dalam kategori > yang sama Yesus mendorong murid-murid- Nya, 'percayalah kepada Allah, > percayalah juga kepada-Ku' (Yohanes 14:1). Yesus tanpa meninggalkan > keraguan, menyatakan diri-Nya sejajar dengan Allah. > > > > > > Kesimpulan : > > 1. Sangat jelas sekali bahwa perbedaan kualitas antara Firman yang > disampaikan Allah lewat lidah para nabi/rasul, dengan Firman Allah > Yang Hidup dalam diri Yesus Kristus. > > 2. Yesus Kristus mempunyai Kuasa Menyelamatkan Umat Manusia, > mengampuni dosa-dosa manusia dan membawa manusia kekehidupan yang > kekal yaitu SORGA. > > 3. Para Nabi maupun Rasul tidak mempunyai kuasa menyelamatkan umat > manusia, tidak mampu membawa manusia kesorga, semua itu tergantung > kasih karunia ALLAH. > > 4. Para Nabi dan Rasul hanya mengajarkan "Ajaran Moral", harus > usaha sendiri untuk mendapatkan kasih karunia ALLah dan pengampunan > dosa (untuk memperoleh Pahala); > > > > 5. Yesus Kristus adalah Juru Selamat Dunia, Ia membawa ajaran > "Keselamatan" , supaya siapa yang percaya kepadaNya tidak akan binasa > tetapi memperoleh kehidupan yang kekal. > > (Jakarta, Februari 2008, by Eddy Tanribra Gandranata) > > > > Silahkan meng-copy... ......... ......... ......... ..... > > > > > > > > > > --------------------------------- > > Looking for last minute shopping deals? Find them fast with Yahoo! > Search. > > > > [Non-text portions of this message have been removed] > > > Post message: [EMAIL PROTECTED] Subscribe : [EMAIL PROTECTED] Unsubscribe : [EMAIL PROTECTED] List owner : [EMAIL PROTECTED] Homepage : http://proletar.8m.com/ Yahoo! Groups Links <*> To visit your group on the web, go to: http://groups.yahoo.com/group/proletar/ <*> Your email settings: Individual Email | Traditional <*> To change settings online go to: http://groups.yahoo.com/group/proletar/join (Yahoo! ID required) <*> To change settings via email: mailto:[EMAIL PROTECTED] mailto:[EMAIL PROTECTED] <*> To unsubscribe from this group, send an email to: [EMAIL PROTECTED] <*> Your use of Yahoo! Groups is subject to: http://docs.yahoo.com/info/terms/
