memang lalat celupan akan dicibir oleh orang yang sedang banyak air.Tapi coba orang tersebut kaya di Gaza sekarang yang sedang sulit air maka segelas air yang sudah kecemplungan lalatpun jadi.nah itu kan suatu solusi? Segelas air dipadang pasir jauh lebih berharga dari kalung emas. Shalom, tawangalun.
- In [email protected], "maryamusa04" <[EMAIL PROTECTED]> wrote: > > Tawang, kok jorok amat sih? kalo minuman sudah kemasukan lalat ya > dibuang aja gitu. masa tambah dicelupkan lagi semuanya. > Biar kata kuman2 sudah pada mati juga tapi kan lalat itu nempelnya di > apa coba? kotoran manusia atau hewan yang masih nempel di kakinya > ikut masuk ke minuman tsb. hiiiiiii.. jorok pisan sih. > > > > > > --- In [email protected], "tawangalun" <tawangalun@> wrote: > > > > > > Benar ada hadits shohih yg berbunyi : 'Idzaa waqo'adz dzubaabu fii > > 'inaa'i 'ahadikum falyagh mishu tsumma liyanzi'hu fa'inna fii 'ahadi > > janaa hayhu daa'an wa fiil aakhori dawaa' yg artinya : Jika ada > lalat > > jatuh dalam tempat minum kalian, celupkanlah kemudian buanglah. > Karena > > pada salah satu sayapnya terdapat penyakit dan pada sayap lainnya > > terdapat obat. > > > > Hadits ini berisi pengajaran ttg penyakit dan obatnya sekaligus yg > > terdapat pd tubuh lalat, dan ini sudah diajarkan oleh Rasulullah > jauh > > sebelum ilmu kedokteran modern menemukannya. > > > > Dalam penelitian ilmu kedokteran modern ditemukan bahwa lalat > membawa > > kuman penyakit yg berbahaya spt tifus dan disentri. Namun ternyata > > dalam tubuh lalat tsb juga mengandung zat antibiotik yg mampu > membunuh > > kuman yg dibawanya tsb, dimana utk mengeluarkannya adalah dg cara > > menenggelamkan lalat tsb dlm minuman yg dihinggapinya. > > > > Zat antibiotik pd tubuh lalat tsb diketemukan pertama kali pada th. > > 1871 oleh seorang profesor Jerman bernama Brifeld dr Universitas > Hall > > berupa sejenis parasit yg diberi nama Impozamusky, dimana parasit > tsb > > hidupnya menyertai lalat secara permanen. Selain itu, terdapat pula > > parasit jenis jamur lainnya yg bernama Antomovtraly. Hal ini > diperkuat > > oleh hasil penemuan pakar ilmu jamur yg bernama Langyrun pd th 1945 > > ttg enzim yg terdapat dalam parasit tsb. yg dapat mematikan kuman2 > > penyakit yg dibawa oleh lalat. > > > > Setelah itu berturut2 pada th 1947-1950 dua ilmuwan Inggris, > Aranstin > > dan Cook, serta seorang ilmuwan Swiss Rulyuss, menemukan zat > > antibiotik lainnya dr tubuh lalat yg diberi nama Gavasin. Masih pd > th > > 1947, Movitysh mampu membuat 1 gram antibiotik dari tubuh lalat yg > dpt > > menetralkan 1.000 liter susu yg tercemar kuman penyakit yg dibawa > oleh > > lalat itu sendiri. Pada th 1948 Bryan, Curtis, Hemigh, Jefires, dan > Mc > > Joan menemukan Clutyzin. Pada th 1949 Cumsy dan Farmer (Inggris) > serta > > Girman, Ruth, Ethlenger, dan Blantiz (Swiss) menemukan Anyatyn. > > > > Masih ada lagi penelitian ttg lalat,nanti saja . > > > > Tawangalun. > > > Post message: [EMAIL PROTECTED] Subscribe : [EMAIL PROTECTED] Unsubscribe : [EMAIL PROTECTED] List owner : [EMAIL PROTECTED] Homepage : http://proletar.8m.com/ Yahoo! Groups Links <*> To visit your group on the web, go to: http://groups.yahoo.com/group/proletar/ <*> Your email settings: Individual Email | Traditional <*> To change settings online go to: http://groups.yahoo.com/group/proletar/join (Yahoo! ID required) <*> To change settings via email: mailto:[EMAIL PROTECTED] mailto:[EMAIL PROTECTED] <*> To unsubscribe from this group, send an email to: [EMAIL PROTECTED] <*> Your use of Yahoo! Groups is subject to: http://docs.yahoo.com/info/terms/
