Menyadari bahwa sang waktu begitu berharga dalam hidup yang 
begini tidak panjang-Saya kadang sering geram dan tidak sabaran 
dengan basa basi seperti ini.( Hai apakabar Habe? Baik baik saja? O ya 
saya baik baik? Kamu baik? Ya saya juga baik baik? Bagaimana 
kabar keluarga? Baik baik saja? Iya mereka baik baik.Keluarga 
kamu baik juga? Iya baik ) Geram lantaran bukan saja saya mesti 
mengulang kata baik berkali kali, tapi juga lantaran basa basi ini 
sangat time consuming. Umur saya berkurang sekian menit lantaran 
sapa menyapa yang tidak punya isi seperti ini. 

Mungkin lantaran saya begitu tidak sabaran. Tapi mungkin juga lantaran 
saya pernah pernah tinggal di New York yang manusianya lalu lalang berjalan 
begitu cepat maka semua orang kelihatan diburu waktu .Sehingga saya pernah 
berasumsi bahwa orang yang berjalan lamban bukan saja menyia nyiakan 
kalori dan waktu, tapi juga mencirikan keterlambatan budaya. Manusia 
seperti itu stagnan di belakang  jejak langkah penganten Jawa selamanya. 

Budaya pemborosan waktu dan penyiaan energi jelas sangat didominasi 
negara negara dunia ketiga seperti misalnya Bangladesh ( yg similar dengan 
Indonesia ) yang negaranya begitu banyak memiliki kementrian seperti kementrian 
pangan, 
kementrian tanah, kementrian pemuda dan olah raga,kementrian pekerjaan yg beda 
dengan 
kementrian buruh dan  tenaga kerja, and so much more kementrian sampai orang 
Bangladesh sendiri tidak 
pernah tau berapa jumlah mentri di kabinet negaranya sendiri. 

Di Indonesia, kecuali pengendara mobil dan ojek motor. Cara kerja orang nampak 
begitu 
slow. Birokrat tidak pernah mau tergesa gesa menyelesaikan masalah dari yang 
tidak 
krusial seperti memperpanjang ktp ( dibutuhkan kesabaran monumental menunggu 
di ruang tunggu kelurahan ) sampai menyelesaikan krisis harga bbm ( dibutuhkan 
ketebalan dompet yang monumental untuk mengisi  penuh tangki mobil kijang ) 

Ironis, ketika di negara maju yang pemerintahnya mencoba keras memangkas 
raksasa birokrasi, Indonesia justru menambah jumlah propensi dengan alasan 
pemekaran daerah. Maka jika diukur dari pertumbuhan ekponensial, jumlah 
propensi di Indonesia tahun 2025 bisa ditaksir akan menjadi 500 propensi. 
jumlah ini seusai dengan pertumbuhan jumlah kroni dan sohib ketua partai. 

Pembagian rejeki dan kue kekuasaan ini melahirkan nama propensi yang 
sangat kreatif seperti Propensi Bekasi Selatan. Propensi Tangerang Utara, 
Propensi Margahayu Raya. Propensi Tebet Barat. Propensi Islamic Ambon. 
Propensi Kristen Ambon. O dont you forget jumlah partai politik akan berkembang 
biak seperti amuba ( partai bulan bintang,partai bulan tanpa bintang, partai 
langit tak berbintang, partai islam sejahtera, partai sunda, partai sunda anti 
bekasi, 
partai bekasi merdeka, partai betawi berakidah, partai betawi non pengangguran, 
partai pembangunan pesantren, partai batak kanibalis, partai jawa jalur cepat, 
partai amanat penderitaan sihombing, partai orang pengen kaya, partai ambon 
lu sok belanda, partai lawyer pro harto, partai nia daniati, partai yang 
penting islam ) 

OK thats it  about Indonesia 
Lets talk about pemubaziran di Amerika. 

Sam Umpaiboon, teman saya yang bekerja di Diamond Resort di Las Vegas sini 
pernah berdebat dengan saya tentang beda rasa antara merek drinking water. 
Dia bersikeras bawa air kemas merek Perrier lebih enak rasanya dari ar kemas 
buatan Wal Mart.Saya bilang air putih kemasan sama saja rasanya karena air 
putih yang disaring selalu menghasilkan air yang sudah tersaring. Thats all 

Dari perdebatan yang tidak bermakna ini akhirnya saya tahu setelah membaca 
bahwa nutriton facts air kemasan adalah seperti ini : 

NIAGARA DRINKING WATERS 

amount per serving : 
Calories 0 

Total Fat 0 g          0 % 
Sodium  0 mg        0% 
Potassium 0 mg     0% 
Total Carb 0 g         0% 
Protein  0 g             0 % 

What the heck? Kenapa mesti membuang buang waktu menulis bahwa di air 
minum ini tidak berisi apa apa? Such a Waste ! 


Habe 



------------------------------------

Post message: [EMAIL PROTECTED]
Subscribe   :  [EMAIL PROTECTED]
Unsubscribe :  [EMAIL PROTECTED]
List owner  :  [EMAIL PROTECTED]
Homepage    :  http://proletar.8m.com/Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
    http://groups.yahoo.com/group/proletar/

<*> Your email settings:
    Individual Email | Traditional

<*> To change settings online go to:
    http://groups.yahoo.com/group/proletar/join
    (Yahoo! ID required)

<*> To change settings via email:
    mailto:[EMAIL PROTECTED] 
    mailto:[EMAIL PROTECTED]

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
    [EMAIL PROTECTED]

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
    http://docs.yahoo.com/info/terms/

Kirim email ke