Ni orang emang sedeng Ngomong ngaco terus...
Yang saya masaalahkan adalah bahwa miskin di negeri Belanda itu tidak sama dengan miskin di Indonesia. Dan orang yang dianggap miskin itu, yaitu yang berpenghasilan disekitar seribu dollar sebulan (ketika angket dibikin) lantas berhak dapat macamm-macam subsidi, seperti subsidi sewa rumah dan bermacam-macam keringann lain... Gembel di negeri Belanda itu dapat tunjangan dan..... uang pakansi... Mereka itu terutama adalah orang-orang yang MELILIH hidup dijalanan dan - biasanya - menolak untuk dikasih rumah oleh kotapraja. Makanya empat kotapraja kota besar pernah memikirkan untuk memaksa mereka untuk menerima rumah yang ditawarkan - yang sewanya juga diberi subsidi. Mereka lebih senang tidur di taman atau , dimusim dingin, di tempat penginapan yang dikelola oleh organisasi seperti Bala Kselamatan. --- In [email protected], ajegile lu <[EMAIL PROTECTED]> wrote: > > > Londo-londo yang totok aja pada ngaku ada kemiskinan (dan gembel) di Belanda, trus ngapain situ ribut kalangkabut? > > --- utusan.allah <[EMAIL PROTECTED]> wrote: > > > Anda itu bukan sekedar dungu dipo, tapi jelas sakit jiwa.. > > Anda itu tidak waras.... > > > > Saat dunia dilanda masaalah kredit Amerika anda ributkan penduduk > > Belanda yang mendapat kesukaran karena terlanjur ngambil kredit... > > > > Dan sudah saya jelaskan, bahwa kesukarannnya juga tidak membikin > > mereka betul-betul kurang makan: dengan 150 euro seorang (ketika > > angket dibikin) mereka bisa makan secukupnya, sehat, kwalits Jerman, > > tapi tidak lux. > > > > Dan yang beroleh kesukaran juga kira-kira separohnya penduduk > > keturunan asing (Antillan, Maroko, Turki..) > > > > Pergilah ke psikiater. > > > > Anda jelas sakit jiwa. > > > > --- ajegile lu <ajegilelu@> wrote: > > > > Yeah, cuma orang mlarat moral yang utamain ngutang barang daripada > > menuhin kebutuhan pokoknya (makan). > > > > "Dan bukan karena penghasilan mereka tidak cukup untuk membeli bahan > > makanan, tapi karena mereka terlanjur membeli barang lain dengan > > kredit." > > http://groups. yahoo.com/ group/proletar/ message/205127 > > > > Lagipula londo-londo totok itu pada ngaku ada kemiskinan (dan > > gembel) di Belanda kok situ ngotot betul nipu diri sendiri. > > > ------------------------------------ Post message: [EMAIL PROTECTED] Subscribe : [EMAIL PROTECTED] Unsubscribe : [EMAIL PROTECTED] List owner : [EMAIL PROTECTED] Homepage : http://proletar.8m.com/Yahoo! Groups Links <*> To visit your group on the web, go to: http://groups.yahoo.com/group/proletar/ <*> Your email settings: Individual Email | Traditional <*> To change settings online go to: http://groups.yahoo.com/group/proletar/join (Yahoo! ID required) <*> To change settings via email: mailto:[EMAIL PROTECTED] mailto:[EMAIL PROTECTED] <*> To unsubscribe from this group, send an email to: [EMAIL PROTECTED] <*> Your use of Yahoo! Groups is subject to: http://docs.yahoo.com/info/terms/
