--- In [email protected], [EMAIL PROTECTED] wrote: > > Pemakan rayap-begitu aku dijuluki sejak umur 5 tahun. > Gelar kehormatan dari sang mama yang lahir ketika dia > sibuk menetek adikku terkecil dalam kelambu ditengah > malam gerah Jakarta. Aku menggeram senang, tidak ada > nada penolakan dari dia. Lalu sambil mengunyah 3 ekor > rayap yang kutangkap di tiang pintu kamar mandi sore tadi, > kutatap dengki wajah sang adik yang damai mengulum > pentil ibuku yang penuh susu. Willy permai..Willy permai > ah barangkali lantaran susu ibu kelak aku menemukan > bahwa kecerdasanku jauh tertinggal dari si bungsu. > > Wajah ibuku mirip putri India. Walaupun tidak ada darah > India setetespun mengalir di tubuhnya. Dia mengaku pada > teman teman arisan sebagai " keturunan bangsawan Pakistan" > Beberapa orang bisik bisik meragukan itu maklumat. Beberapa > setengah percaya, selebihnya banyak yang tertawa. > Tapi untuk meyakinkan semua orang, dengan senang hati > dia memajang self potret lukisan karya seniman amatiran > gang Mess, menampilkan sosok dia setengah badan lengkap > dengan baju sari dan perhiasan perak bak penari di New Dehli. > Tidak ketinggalan tanda seru di kening yang berkilatan ketika > seriap kali cahaya neon ruang tamu menyentuh permukaan cat. > Strategi mama sukses besar. Mulai saat itu tidak ada seorangpun > tetangga kampung yang ragu ragu bahwa kami keturunan bangsawan > India yang lari ke Pakistan entah sekian puluh tahun yang lalu. > > Abangku menyukai gule kari. Kakak perempuanku menyukai > kabab. Adikku menggemari nasi lengket. Tapi tiada makanan > yang lebih kunikmati dari rayap. Jadi adalah sebuah ritual > bagiku untuk berburu rayap di pagi hari, sebelum matahari > terlalu panas menyengat permukaan tiang kayu keropos > kamar mandi. Msayarakat rayap seperti telah mengenali > dan menyeganiku. Mereka biasanya langsung berlarian > begitu bayanganku muncul di ambang. Rayap serasa > paling gurih jika dicampur dengan sambel lalap atau > dibenamkan dalam sayur lodeh. Juga tidak kalah nikmat > jika tahu cara menggoreng setengah ounce rayap dengan > sambel terasi dan kacang panjang. Ibuku mengerti ini. > Maka di pojokan lemari dapur, biasanya dia akan menyiapkan > beberapa bawang, cabe ulek dan secangkir cuka sebagai > bahan pembangkit selera. Nutrisi rayap diterima baik oleh > pencernaanku. Sumpah, diantara bocah bocah cilik, cuma > aku yang mampu berenang bulak balik 6 kali menyebrangi > Kali Malang di bawah jembatan Dukuh Atas. Dan sumpah > tiada bocah kampung yang mampu mengalahkan panco > menundukkan otot lenganku yang keras. > > Rayap adalah rahasia besar. Selain itu akupun tahu bahwa > memakan rayap bukanlah sebuah kebiasaan normal. Maka > soal diet makanan ini, hanya keluargakulah yang tahu. Mereka > menjaga rahasia ini seperti menjaga nama baik martabat darah > kebangsawanan. Well, kita keturunan India anyway! Tidak ada > kuping yang sanggup menembus ketebalan benteng harga diri > mama. Sebagai seorang janda cerai yang membesarkan 5 anak, > dia lebih mirip pemimpin umat yang amat powerfull dan disegani. > Dia adalah singa betina yang sangat protektif .Jika ada rapor anaknya > yang merah, yang disalahkan adalah gurunya bukan anaknya. > Pernah suatu ketika guruku memberikan nilai lima untuk pelajaran > ahlak. Besok harinya sang mama muncul mendamprat kepala > sekolah SD Al Abrar. Ah malangnya Ibu Yusminar. Konon setelah > diberi penataran oleh sang mama, dia memberikan warning pada > semua guru kelasku, supaya jangan sampai pernah lagi memberikan > merah pada Abeh, murid yang mempunyai orang tua carnivora. > > Tunggu aku makan dulu... > > (1) >
------------------------------------ Post message: [EMAIL PROTECTED] Subscribe : [EMAIL PROTECTED] Unsubscribe : [EMAIL PROTECTED] List owner : [EMAIL PROTECTED] Homepage : http://proletar.8m.com/Yahoo! Groups Links <*> To visit your group on the web, go to: http://groups.yahoo.com/group/proletar/ <*> Your email settings: Individual Email | Traditional <*> To change settings online go to: http://groups.yahoo.com/group/proletar/join (Yahoo! ID required) <*> To change settings via email: mailto:[EMAIL PROTECTED] mailto:[EMAIL PROTECTED] <*> To unsubscribe from this group, send an email to: [EMAIL PROTECTED] <*> Your use of Yahoo! Groups is subject to: http://docs.yahoo.com/info/terms/
