--- In [email protected], Jusfiq Hadjar <[EMAIL PROTECTED]> wrote:
>
> Orng Somali, berkemungkinanbesar orang Islam..
> 
> Tapi motifnya kita belum tahu...
> 
> ---
> 
> 



memang betul, imigran yang pecundang bisanya cuman menyusahkan aja,
selalu membuat repot negara yang ditinggali.  

seperti imigran hirsi ali yang selalu menyusahkan da merepotkan dengan
minta duit kepada pemerintah belanda dengan alasan keamanan.  sama
juga lah, dengan imigran jusfiq yang mendapatkan dana sosial dari
negeri belanda.

orang bule membayar pajak kepada negara, oleh negara pajak itu
diberikan kepada imigran pecundang yang selalu menyusahkan.

bikin malu aja...



==========



* HIRSI ALI KEMUNGKINAN MENUNTUT PEMERINTAH BELANDA

Pemerintah Belanda harus membiayai pengamanan Ayaan Hirsi Ali
sekalipun ia berada di luar negeri. Demikian tuntutan yang ingin
diajukan ke meja hijau oleh mantan anggota parlemen Belanda Ayaan
Hirsi Ali yang sekarang tinggal di Amerika Serikat. Ia memerlukan
penjagaan keamanan karena sering diancam. Ancaman terhadap dirinya
terjadi karena ia bersikap kritis terhadap Islam dan tidak
menyembunyikan pendapatnya itu.  

Lebih lanjut laporan Sebastian Gottlieb,

Hirsi Ali mohon diperbolehkan memanggil beberapa saksi ke pengadilan
Den Haag untuk membuktikan Belanda menjanjikan akan menjamin penjagaan
keamanannya. Saksi pertama yang akan maju adalah pegawai urusan
politik Van den Berg. Setelah itu beberapa karyawan dan orang-orang
kepercayaan mantan Mentri Keuangan Gerrit Zalm serta mantan
Koordinator pemberantasan terorisme.

Setelah mendengarkan pernyataan para saksi Hirsi Ali dan pengacaranya
akan menentukan apakah mereka punya cukup bukti untuk menyeret Belanda
ke meja hijau. Menurut jurubicara pengadilan di Den Haag prosedur itu
memang lumrah.

Elkerbout: Dalam berbagai kasus lebih praktis mendengarkan dulu
kesaksian, setelah itu baru mengumpulkan bukti, karena dengan demikian
bisa memutuskan ada manfaatnya atau tidak menjadikan ini perkara
pengadilan Hirsi Ali politika Belanda asal Somalia, sejak 2002 sering
diancam akan dibunuh karena kecamannya terhadap Islam.  Ketika itu ia
bekerja di lembaga ilmu pengetahuan partai buruh PvdA.  Pada 2003 ia
menjadi anggota parlemen partai liberal VVD. Ia mendapat penjagaan
polisi dan pengawal keamanan.

Setahun kemudian Hirsi Ali bersama Theo van Gogh, seorang sutradara
Belanda membuat film berjudul Submission. Film ini menggemparkan.
Tampak pada film itu, ayat-ayat Al Quran diproyeksikan pada tubuh
seorang wanita setengah bugil. Ini sebagai protes terhadap penindasan
wanita. Januari 2005 Theo van Gogh dibunuh oleh seorang radikal
bernama Mohammed Bouyeri. Dengan sebilah belati, si pembunuh
menancapkan sepucuk surat pada tubuh korban. Pada surat itu si
pembunuh menyampaikan pesan, bahwa nasib sama juga menanti Hirsi Ali.

Pada 2006 terjadi kericuhan politik di parlemen Belanda seputar Hirsi
Ali. Ia kemudian pindah ke Amerika Serikat dan bekerja sebagai ilmuwan
di sebuah lembaga konservatif American Enterprise Institute. Semenjak
itu pecah diskusi apakah Belanda masih tetap bertanggung jawab
terhadap keamanan Hirsi Ali dan harus menanggung biaya penjagaan
keamanannya.

Pemerintah Belanda tidak mau membayar lagi biaya pengamanan bila ia
tinggal di Amerika Serikat. Menurut Mentri Kehakiman Belanda Hirsch
Ballin itu adalah kebijakan yang normal di Belanda.

Hirsch Ballin: Yang boleh diharapkan dari pemerintah Belanda adalah
melindungi orang-orang yang berada di Belanda. Hal itu berlaku pula
bagi para pejabat dan warga Belanda dengan jabatan khusus selama
mereka di luar negeri. Kami sudah memberi kelonggaran terhadap nyonya
Hirsi Ali ketika ia pindah dari Belanda untuk bekerja di Amerika
Serikat, selama itu kami membayar biaya pengamanannya.

Mayoritas dalam parlemen Belanda mendukung keputusan menghentikan
pembayaran biaya pengamanan Hirsi Ali. Sementara ini Hirsi Ali sudah
berhasil mengumpulkan dana di Amerika Serikat untuk membayar biaya
pengamanannya.



======================


------------------------------------

Post message: [EMAIL PROTECTED]
Subscribe   :  [EMAIL PROTECTED]
Unsubscribe :  [EMAIL PROTECTED]
List owner  :  [EMAIL PROTECTED]
Homepage    :  http://proletar.8m.com/Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
    http://groups.yahoo.com/group/proletar/

<*> Your email settings:
    Individual Email | Traditional

<*> To change settings online go to:
    http://groups.yahoo.com/group/proletar/join
    (Yahoo! ID required)

<*> To change settings via email:
    mailto:[EMAIL PROTECTED] 
    mailto:[EMAIL PROTECTED]

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
    [EMAIL PROTECTED]

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
    http://docs.yahoo.com/info/terms/

Kirim email ke